<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859</id><updated>2011-04-22T04:46:27.816+02:00</updated><title type='text'>di Vechta</title><subtitle type='html'>ketika sementara waktu tinggal di sebuah kota kecil vechta</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://farizfaza.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-115052783877919804</id><published>2006-06-17T09:01:00.000+02:00</published><updated>2006-06-17T09:35:41.056+02:00</updated><title type='text'>Sekian Bulan Kemudian</title><content type='html'>Akhirnya,&lt;br /&gt;kusambangi lagi rumah ini.&lt;br /&gt;Rumah yang sama,&lt;br /&gt;meski dari tempat berbeda.&lt;br /&gt;Kangen sekali rasanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Vechta,&lt;br /&gt;kutinggalkan  sejak September tahun lalu&lt;br /&gt;Tidak mungkin kembali berdiam di sini&lt;br /&gt;Rumah ini,&lt;br /&gt;sudah menjadi masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pun kembali ke sini,&lt;br /&gt;adalah untuk mengenang.&lt;br /&gt;Sekedar membaca,&lt;br /&gt;atau menuliskannya kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup baru,&lt;br /&gt;tanah baru,&lt;br /&gt;rumah baru,&lt;br /&gt;ada di &lt;a href="http://blokd5.blogspot.com/2006/06/blok-d-5.html"&gt;sini...&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-115052783877919804?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/115052783877919804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/115052783877919804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2006/06/sekian-bulan-kemudian.html' title='Sekian Bulan Kemudian'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112780752427822045</id><published>2005-09-27T09:48:00.000+02:00</published><updated>2005-09-27T09:53:18.903+02:00</updated><title type='text'>Pamit</title><content type='html'>Ini adalah postingan saya yang terakhir dari Vechta. Dua hari lagi kita akan terbang, pulang kembali ke Indonesia. Mohon doanya agar perjalanan kita lancar dan sampai di Indonesia dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mohon maaf lahir dan batin jika ada kesalahan yang disengaja ataupun tidak selama berinteraksi dengan teman-teman semua. Salah interpretasi, salah ketik, salah klik dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi terima kasih atas dukungannya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112780752427822045?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112780752427822045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112780752427822045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/09/pamit.html' title='Pamit'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112654339665296802</id><published>2005-09-12T18:40:00.000+02:00</published><updated>2005-09-16T19:18:13.980+02:00</updated><title type='text'>:-)</title><content type='html'>&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/Dscf0075.jpg" border="0" /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Gambar disamping adalah sesaat setelah Bapak dinyatakan lulus setelah sekitar 1,5 jam mempertahankan disertasinya. Hanya empat orang penguji yang sempat diabadikan, yaitu (dari kiri ke kanan) Prof. M. Ehlers (Uni Osnabruek), PD Dr. J. Schiewe (Uni Bonn), Prof. O. Peithmann (Uni Vechta), Prof. G Turowski (ehem. Uni Dortmund) sedangkan penguji yang satu lagi Prof. W. Schroeder (Uni Vechta) sudah meninggalkan tempat karena ada urusan lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya sampai juga kita pada hari ini. Setelah semuanya selesai, baru terasa bahwa empat tahun telah begitu cepat berlalu. Empat tahun yang luar biasa. Suka, duka, sedih, gembira... di tempat asing yang betul-betul jauh dari rumah dan sanak keluarga.&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada satu hal yang berkesan pada saya, yaitu tentang nilai. Di sini berbeda/terbalik dengan di Indonesia. Nilai A di Indonesia adalah nilai tertinggi dengan bobot 4. Sedangkan nilai tertinggi di sini adalah 1. Jadi inget, dulu kalau ada temen dapet IP satu koma suka diledekin punya IP rapido... hehe....&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sedangkan seseorang dinyatakan lulus dengan yudisium&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Summa Cum Laude (ausgezeichnet) jika nilai komulatifnya 0 sampai 0,50&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Magna Cum Laude (sehr gut) jika nilai komulatifnya 0,51 sampai 1,50&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cum Laude (gut) jika nilai komulatifnya 1,51 sampai 2,50&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rite (genügend) jika nilai komulatifnya 2,51 sampai 3,0&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Dengan catatan, nilai dibawah 1 hanya untuk prestasi yang sangat luar biasa dan sangat jarang sekali terjadi. Mungkin diperlukan prestasi yang luar biasa ya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;-----&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk teman-teman semua, mohon maaf jika akhir-akhir ini saya jarang sekali blogwalking. Ternyata banyak sekali yang harus kita selesaikan, sedangkan waktunya demikian mepet antara ujiannya suBapak dengan waktu pulang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas doa dan dukungan teman-teman semua (tercermin dari komentar di dua postingan terakhir) juga dari email dan telepon yang masuk pada saya. Semoga segala kebaikan teman-teman semua mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT. Amien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112654339665296802?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112654339665296802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112654339665296802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/09/blog-post.html' title=':-)'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112610824958907263</id><published>2005-09-07T17:44:00.000+02:00</published><updated>2005-09-07T17:58:28.776+02:00</updated><title type='text'>Beda Pola</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Saya ingat sebuah cerita:&lt;br /&gt;Di hari pertama kepulangannya, Riri disambut neneknya dengan penuh rindu. Nenek mana yang tidak bangga, cucu yang paling disayanginya lulus dari universitas terkemuka di Amerika. Riri pun tidak kalah senangnya bertemu kembali dengan nenek yang sangat dicintainya itu. Kalimat pertama yang keluar dari mulut Riri, "Nenek sampai kapan ada di Jakarta?". Nenek sangat tersinggung dengan pertanyaan Riri. Dalam hati nenek mengeluh, "Baru saja datang, sudah ditanya kapan pulang. Apa tidak senang dirindui dan ditengok neneknya ini?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah yang salah di sini? Setelah saya mengalami sendiri hidup di sini, saya baru tahu ada kesalahpahaman di kejadian itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dari sudut pandang nenek, beliau tentu sangat tersinggung. Baru saja datang, sudah ditanya kapan pulang. Seolah kedatangannya tidak diharapkan. Hal ini pula yang membuat nenek cepat-cepat pulang ke Jogja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bagaimana dengan Riri? Tentu dia sangat kecewa karena nenek hanya sebentar di Jakarta. Riri tidak tahu pertanyaannya itu yang membuat nenek merasa diusir. Riri sudah terbiasa mengatur jadwalnya dengan detil sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Maksud Riri, dengan tahu sampai kapan nenek ada di Jakarta, dia akan mengubah jadwalnya untuk lebih lama menemani nenek di rumah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hal yang lain:&lt;br /&gt;Bila kita mendapat hadiah dari seseorang, apa yang akan kita lakukan? Biasanya setelah pemberi hadiah itu pulang, baru kita membuka hadiahnya bukan? Sangat tidak sopan membuka hadiah saat itu juga di depan si pemberi (mungkin anak-anak sebagai perkecualian).Tapi di sini, hadiah itu harus dibuka di depan si pemberi. Tidak sopan jika kita hanya menerima kemudian menyimpannya untuk dibuka nanti. Kesannya kita tidak suka dengan pemberiannya itu. Si pemberi tidak akan tersinggung jika pemberiannya diterima dengan biasa-biasa saja (meski kadang bilang suka itu hanya basa basi saja). Tapi si pemberi akan dengan senang hati menjelaskan jika kita menanyakan apa sebenarnya fungsi dari benda yang dihadiahkan itu jika kita tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri sekarang merasa aneh, ketika memasak lebih dan makanan itu saya bagi pada seorang teman tapi oleh teman saya tidak disentuh atau dibiarkan begitu saja. Kesan saya, teman saya itu tidak suka dengan makanan pemberian saya. Hal ini karena saya sudah terbiasa, jika membagi makanan pada tetangga sebelah mereka langsung mencicipi. Ekspresinya jelas, kalau enak dia bilang enak. Kalau tidak enak dia bilang, “…mm, rasanya agak aneh di lidah saya”. Dan saya pun tidak akan tersinggung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Lain padang lain belalang&lt;br /&gt;Lain lubuk lain pula ikannya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hal-hal begini sepertinya sepele, tapi tentu tidak enak jika sudah menyakiti hati orang lain. Yang menyulitkan, kita tidak tahu bahwa itu menyakiti hati orang lain, karena yang disakiti hatinya biasanya hanya diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sekembalinya kita di Indonesia nanti tidak mengalami hal-hal seperti ini. Semoga kita bisa beradaptasi kembali dengan ‘pola lama’. Yah, mungkin perlu beberapa modifikasi untuk menjembataninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau teman-teman punya pengalaman seputar beda pola seperti ini, boleh dong dibagi untuk menambah bekal pulang nanti. Terima kasih…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112610824958907263?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112610824958907263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112610824958907263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/09/beda-pola.html' title='Beda Pola'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112567804218110726</id><published>2005-09-02T17:17:00.000+02:00</published><updated>2005-09-02T18:21:14.570+02:00</updated><title type='text'>Saya Pikir</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kalimat ‚Saya Pikir’ ini mengingatkan saya pada Kertarajasa di film Petualangan Sherina, „Saya pikir... saya pikir... kamu itu selalu berpikir tapi selalu salah... tahu?!“. Wah, semoga saya tidak seperti Upay, yang selalu berpikir tapi selalu salah di mata Kertarajasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya Sherina yang di film itu bersedih karena harus pindah dari Jakarta ke Bandung mengikuti orang tuanya, Fariz juga kelihatan enggan untuk pulang ke Indonesia. Saya pikir, kita ini tidak pindah, melainkan pulang. Mengapa Fariz tidak suka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;hatiku sedih, hatiku gundah,&lt;br /&gt;tak ingin pergi berpisah&lt;br /&gt;hatiku bertanya, hatiku curiga,&lt;br /&gt;mungkinkah ku temui kebahagiaan&lt;br /&gt;seperti di sini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Saya pernah membaca, memory seseorang akan menetap kurang lebih setelah dia berumur 5 tahun. Kurang dari umur 5 tahun hampir tidak ada. Fariz pertama kali datang ke Jerman berumur 5 tahun 3 bulan. Jadi memory dia sebelum itu tentu sudah banyak yang terhapus. Memory tentang suasana, teman-teman, dan saudara-saudara di Indonesia hampir tidak tersisa. Yang Fariz ingat hanyalah apa yang pernah dan sedang dia hadapi di sini. Ada empat musim dalam setahun, siang yang panjang selama musim panas, siang yang pendek selama musim dingin, salju dengan segala kesenangannya, teman-temannya, sekolahnya, Spielplatz, hutan, bersepeda, berlari, berjalan, berbicara... Hampir seluruh aspek kehidupan dia adalah Vechta. Hampir, belum semua. Saya masih suka berbahasa Indonesia dengan dia dan dia masih makan makanan Indonesia. Tapi itu hanya sebagian kecil. Saya pikir, wajar dia enggan meninggalkan Vechtanya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;tempat yang nyaman&lt;br /&gt;kala ku terjaga&lt;br /&gt;dalam tidurku yang lelap&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa sebenarnya yang dipikirkan Fariz?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia khawatir, di Indonesia nanti dia akan diejek bahwa orang Jeman (bukannya mengatasnamakan dirinya orang Jerman, tapi orang yang hanya bisa berbahasa Jerman) itu bodoh, tidak mengerti bahasa Indonesia. Ditambah banyaknya pe-er dari sekolah, takut diejek karena hitam dan satu lagi... mandi dua kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, alasannya lucu. Tapi sangat tidak lucu bagi dia bukan? Dia memang tidak menguasai bahasa Indonesia secara aktif. Saya berbicara bahasa Indonesia, dia merespon dalam bahasa Jerman. Dan kita pun sering ‘bertengkar’ hanya karena sama-sama tidak mengerti apa yang dibicarakan. Saya tidak menangkap maksud dia, dan dia tidak mengerti maksud saya. Saya tahu, seperti itu salah. Sudah terlanjur…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak habis pikir, bagaimana mungkin pulang sekolah waktunya habis untuk mengerjakan pe-er. Kapan waktu untuk bermain? Anak kecil kan harus banyak gerak, bukannya duduk terus-menerus untuk mengerjakan pe-er. Tidak sehat katanya. Betul juga. Alasan itu juga yang pernah saya katakan padanya ketika dia sepanjang hari duduk di depan teve. Saya pikir, yang ini nanti sajalah kalau sudah di Indonesia, ketika dia sudah mulai menjalani rutinitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal hitam, di sekolahnya dia memang masuk kategori berkulit gelap. Di rumah pun, kebetulan dia pula yang paling gelap kulitnya. Ah, berbeda itu kadang tidak menyenangkan bukan? Saya pikir, saya saja kadang merasa begitu apalagi Fariz?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan terakhir, bukan karena Fariz takut air, tapi karena malas. Memang sulit menyuruh Fariz mandi. Sama sulitnya menyuruh dia berhenti mandi. Air memang selalu menyenangkan untuk anak-anak. Saya pikir yang ketiga ini tidak sulit diatasi. Barangkali dia lupa, tidak mandi berarti menjadi santapan enak bagi nyamuk-nyamuk di sana. Hiii….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, saya masih punya sedikit waktu untuk menyelesaikan, memberi pengertian dan memberi penghiburan pada Fariz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Janganlah sedih, janganlah resah&lt;br /&gt;Jangan terlalu cepat berprasangka&lt;br /&gt;janganlah gundah, janganlah resah,&lt;br /&gt;lihat segalanya lebih dekat&lt;br /&gt;dan kau bisa menilai&lt;br /&gt;lebih bijaksana... &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112567804218110726?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112567804218110726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112567804218110726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/09/saya-pikir.html' title='Saya Pikir'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112514198120448051</id><published>2005-08-27T12:57:00.000+02:00</published><updated>2005-08-27T15:39:13.173+02:00</updated><title type='text'>sembilan</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/farizsembilantahun1.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px; width: 215px; height: 166px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/320/farizsembilantahun1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112514198120448051?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112514198120448051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112514198120448051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/sembilan.html' title='sembilan'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112499921303424573</id><published>2005-08-26T08:44:00.000+02:00</published><updated>2005-08-26T17:31:26.060+02:00</updated><title type='text'>Satu lagi...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Ibuuuk, telepon...!!" seru anak saya lantang dari ruang tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Halo, selamat sore..." salam saya setelah meraih gagang telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Halo Pipin, ini Wantanee!" sambut teman saya kursus bahasa dengan ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tumben sekali dia telepon sore-sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Begini, saya punya teman di Muenchen, dari Thailand juga seperti saya. Barusan dia telepon, katanya menemukan orang Indonesia di hotel M tempatnya bekerja. Tapi orang itu nggak bisa bicara bahasa Jerman maupun Inggris, bisanya hanya bahasa Indonesia. Teman saya tanya, barangkali saya punya teman dari Indonesia. Gimana, kamu mau membantu kan?" pintanya setelah bercerita panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Tentu saja", sahut saya cepat tanpa berpikir panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Ok, tunggu sebentar ya... nanti teman saya itu akan menghubungi kamu", jawab Wantanee sebelum menutup telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Hmm, ada apa ya? Tersesat di Muenchen? Ah, nggak mungkin. Rasanya mustahil, berada di Jerman tapi tidak bisa berbahasa Jerman maupun Inggris. Belum selesai saya mereka-reka kejadian di sana, telepon kembari berdering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Kriiing!!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Selamat sore", sambut saya cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Selamat sore, saya Sunantha, teman dari Wantanee. Saya menemukan seorang wanita terkurung di dalam kamar hotel tempat saya bekerja dalam keadaan menyedihkan. Saya kira dari Filipina atau Thailand, ternyata dari Indonesia. Dia hanya bisa berbicara bahasa Indonesia. Saya kasihan, tapi juga bingung menghadapinya. Tolong anda tanya ya, dia bagaimana dan membutuhkan apa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Ya...", jawab saya pendek penuh keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tidak lama kemudian terdengar ratapan dan tangis pilu dari seberang sana. "&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Mbaak... tolong saya Mbaak... &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Saya ini TKI, kerja di Qatar, majikan saya kejam. Saya nggak tahan lagi... huuuuhuuu... tolong saya ya Mbak, toloong...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;"Uh, ah, eh...", mendadak lidah saya kelu. Aduh, bagaimana ini? Beberapa kali saya menghela napas, mencoba menenangkan diri. "Mbak... Mbak ini namanya siapa? Asalnya dari mana?" tanya saya hati-hati. Hhh... barangkali dia TKI yang menjadi korban seperti yang sering saya baca di koran-koran tanah air. Tapi berhadapan langsung dan dimintai tolong seperti ini, sungguh saya tidak siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Terbata-bata sambil sesekali terisak menahan tangis, dia mulai bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Bernama Julaeha, 35 tahun, berasal dari Sumedang. Bersama suaminya yang hanya buruh tani musiman dan berpenghasilan tujuh ribu rupiah sehari dikaruniai dua orang anak. Sekarang kelas 6 dan kelas 2 SD, keduanya dititpkan di tempat kakak Julaeha. Berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, Julaeha menjadi TKI. Dua tahun kontrak pertamanya di Arab Saudi dilaluinya dengan lancar. Keluarga dengan dua orang anak yang menjadi majikannya ini sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Merasa kehidupannya menjadi lebih baik, Julaeha kembali menandatangi kontrak untuk dua tahun berikutnya. Ditempatkan di Qatar. Kali ini majikannya tidak sebaik sebelumnya. Sebuah keluarga dengan delapan orang anak, lima laki-laki dan tiga perempuan. Kerja terus menerus tanpa henti, caci maki, dan kadang pelecehan seksual diterimanya hampir setiap hari. Selalu dikurung di rumah dengan alasan supaya tidak kabur (5 orang TKI sebelumnya selalu kabur karena tidak tahan perlakuan keluarga itu). Badannya kian kurus, selain penderitaan batin juga karena tidak pernah diberi makan. Yang dia makan hanyalah sisa-sisa makanan majikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dia inginkan sekarang adalah kabur. Lari dari hotel tempatnya menginap mumpung majikannya sedang keluar, kemudian mencari induk semang baru. Belakangan setelah mendengar anak saya menangis karena digoda kakaknya dia ngotot ingin ikut saya saja. Segala penjelasan saya tidak digubrisnya lagi. Juga ketika saya katakan bahwa jarak Muenchen dengan kota tempat saya tinggal sangat jauh. Lebih dari tujuh jam perjalanan menggunakan ICE, kereta paling cepat di Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Paspor ditahan majikannya, tidak mungkin dia keluar tanpa indentitas. Juga hal yang tidak mungkin untuk mencari kerja di Jerman. Menjadi pekerja gelap lebih mustahil lagi. Sekitar dua atau tiga hari lagi majikan dan keluarganya nya melanjutkan liburan mereka ke London. Julaeha sendiri akan dipulangkan di Qatar. Saya sarankan turuti saja pulang ke Qatar. Nanti di sana minta tolong majikan teman baiknya (di Qatar Jualeha punya teman baik bernama Muslimah) untuk menelpon ke KBRI Qatar. Minta perlindungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menolak keras. Pertama, kalau majikannya tahu dia bisa dihajar. Kedua, dia tidak mau pulang ke Indonesia karena semua biro jasa pemberangkatan TKI banyak yang tutup. Sedangkan dia masih ingin terus bekerja, mencari uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit. Saat itu dia tidak memegang uang sepeserpun. Gajinya yang 600 real sebulan itu sudah tiga bulan tidak dibayarkan. Kalau dia kabur, bagaimana hidupnya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Begitulah, hampir dua jam Julaeha dan Ibu Sunantha bergantian berbicara dengan saya. Dengan bahasa Jerman pas-pasan, saya mencoba menjadi jembatan komunikasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;-------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Di usianya yang ke 60, Indonesia masih luput memperhatikan Julaeha dan puluhan bahkan mungkin ratusan Julaeha-Julaeha lainnya. Orang-orang yang terpaksa berpisah dengan keluarga untuk bekerja di tempat yang jauh... dan bukan di negrinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ibu Sunantha yang bukan orang Indonesia saja begitu peduli menolong sesamanya. Hanya karena sama-sama perempuan, sama-sama seorang ibu. Telepon itupun atas fasilitas Ibu Sunantha. Sedangkan saya? Apa yang bisa saya perbuat untuk menolong Julaeha? Rasa sedih, kesal, dan marah bergejolak keras di dada. Menyesali ketidakberdayaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Belakangan saya tahu, setelah suami saya mengabarkan berita ini ke sebuah mailing list yang anggotanya mayoritas mahasiswa Indonesia di Jerman, respon mereka positif. Ada beberapa orang yang kebetulan tinggal di Muenchen bersedia membantu. Semoga Julaeha mendapat pertolongan semestinya. Minimal mendapat penghiburan. Syukur bisa lebih dari itu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan saya Julaeha, sedih sekali tidak bisa berbuat apa-apa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;Catatan: Sebuah kejadian nyata yang saya alami beberapa hari yang lalu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112499921303424573?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112499921303424573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112499921303424573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/satu-lagi.html' title='Satu lagi...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112498462331251449</id><published>2005-08-24T17:36:00.000+02:00</published><updated>2005-08-25T18:37:56.606+02:00</updated><title type='text'>Yang tersisa dari Sail 2005</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0221.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0221.jpg" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0220.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0220.jpg" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF02131.JPG"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF02131.JPG" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 102, 0);font-family:verdana;font-size:78%;"  &gt;Sail Bremerhaven dilihat dari Riesenrad (spt bianglala di Dufan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Mengunjungi &lt;a style="color: rgb(204, 102, 0);" href="http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/sail-bremerhaven-2005.html"&gt;Sail Bremerhaven&lt;/a&gt; beberapa saat yang lalu meninggalkan kenangan indah bagi kami sekeluarga. Melihat lebih dekat berbagai macam kapal layar dari berbagai negara, mendapatkan stempel khas mereka (syukurlah kami mendapatkan kesempatan langka ini), terlebih bisa berkunjung dan bertemu langsung dengan awak kapal Dewaruci.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/lomba_foto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/lomba_foto.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0); font-style: italic;font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indonesia Kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah antusiasme mereka saat Indonesia kecilku  tiba&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Selain itu, sampai sekarang Faza suka bersenandung, &lt;em&gt;"Ding ding pak ding ding oi, ding ding pak ding ding..."&lt;/em&gt; (maaf kalau salah, saya tidak tahu bahasanya). Saya pun masih terngiang-ngiang lagu Stasiun Balapan (juga lagu-lagu campursari lainnya) yang dimainkan awak kapal Dewaruci ketika kita sedang makan siang di luar kapal. Hmm.... diantara semilir angin dan hangatnya sinar matahari, makan siang kita jadi nikmaaat sekali. Meski jauh, kampung halaman serasa dekat di hati...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/lomba_foto4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/lomba_foto4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);font-family:verdana;font-size:78%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kibaran Merah Putih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senja mulai turun dan dia tetap tegak di sana...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Oh, ya... masih ingat bendera bajak lautnya Dewaruci? Bendera itu ternyata dibuat sendiri. Salah satu awak kapal yang berasal dari Sunda dan beristrikan orang Surabaya itu mempunyai bakat menggambar yang luar biasa. Beliau pernah menggambar Bima di tengah laut sedang dililit ular naga di salah satu layar dengan menggunakan &lt;em&gt;rolling&lt;/em&gt; (alat untuk mengecat tembok), ditawar orang sebesar 15 juta kurs rupiah (1500 euro?) saat berlabuh di Perancis. Bukan main, beliau sendiri sampai gemetar hasil karyanya dihargai begitu tinggi. Tapi maaf, tidak dijual. Rekan-rekan sejawatnya mengatakan bahwa pekerjaan bapak satu anak itu sebenarnya adalah pelukis dan sambilannya pelaut hehe... Lah, kalau bendera bajak laut itu dibuat sendiri, kenapa awak kapal lain begitu antusias 'mencuri'nya? Kenapa tidak menggambar sendiri saja? Oh, &lt;em&gt;no&lt;/em&gt;... tidak ada nilai historisnya dong. Kibarannya sepanjang menjelajahi samudra itulah yang bernilai tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Kadang hal-hal yang kelihatan sepele menjadi sangat berharga bagi orang lain yang mengetahuinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112498462331251449?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112498462331251449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112498462331251449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/yang-tersisa-dari-sail-2005.html' title='Yang tersisa dari Sail 2005'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112471502124331887</id><published>2005-08-22T13:39:00.000+02:00</published><updated>2005-08-25T17:35:39.486+02:00</updated><title type='text'>1-2-3</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Kali ini postingnya borongan ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;1. Sepedaan lagi&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;dan makan di luar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Seminggu kemarin, selama dua setengah hari berturut-turut cuaca sangat bagus. Sinar matahari adalah barang mewah di sini. Jangan sampai rugi. Cuaca cerah, matahari bersinar indah, maka nikmatilah... Dia tidak datang setiap hari, saat musim panas sekalipun. Hiks, padahal di Indonesia tidak kurang-kurang ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0143.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0143.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Memenuhi keinginan yang baru saja bisa naik sepeda, selama tiga hari itu acara kita berkeliling kota. Faza mulai saya ajak belajar menyusuri jalan-jalan di kota. Masih suka oleng juga sih, bahkan kadang menabrak semak-semak pagar rumah orang, gubraks! Nyengir aja dia... Pengendara sepeda lainnya biasanya maklum dengan pengendara sepeda yang masih berbendera tinggi seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski jalur sepeda ada sendiri, pengendara mobil dari jauh biasanya mengurangi kecepatan demi mencegah hal-hal yang tidak terduga dari pengendara sepeda kecil ini. Karena belum stabil, bisa juga kan tiba-tiba Faza nyasar ke jalan besar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Cuaca cerah, kenapa tidak makan di luar saja? Wow, &lt;em&gt;gute Idee&lt;/em&gt;... Lagi-lagi kita bertiga (suBapak nggak jadi ikut) bersepeda sambil mencari tempat untuk makan di luar. Piknik. Tujuan kita Zitadellenpark, di sana banyak tempat enak untuk piknik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0024.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0024.jpg" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF00281.JPG"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF00281.JPG" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0017.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF00171.JPG" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0); font-style: italic;font-size:78%;" &gt;Zitadellenpark Vechta: indah, lega dan nyaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Makan di luar dalam arti yang sebenarnya, membawa makanan untuk dimakan di luar. Suasana lain ternyata berpengaruh juga pada nafsu makan. Fariz dan Faza makan banyak sekali. Cadangan yang saya bawa untuk suBapak, ludes dimakan mereka berdua. Kasihan, kelaparan sekali kau nak...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan, kita habiskan waktu dengan ngobrol, bermain kartu, bermain bumerang (dari plastik) dan terakhir bersepeda berkeliling. Kemudian pulangnya mampir beli ice cream, hmm... yummi....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;2. Membuat dan Bermain Mikado&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Meluangkan waktu untuk bermain bersama anak-anak mungkin sudah biasa. Jika permainan yang akan dimainkan itu kita buat dahulu sebelumnya tentu lebih mengasyikan bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Tahukah permainan &lt;a style="color: rgb(204, 102, 0);" href="http://www.dinamo.de/artikel/mann/mikado.jpg"&gt;Mikado&lt;/a&gt;? Ketika saya kecil dulu sering sekali memainkannya (tapi entah dulu namanya apa). Rupanya cukup populer juga permainan ini di sini. Bahkan dalam bentuk besar untuk dimainkan di taman/luar rumah seperti &lt;a style="color: rgb(204, 102, 0);" href="http://www.alibaba.com/photo/50080106/Garden_Mikado.jpg"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Permainan yang berasal dari China ini awalnya dibuat dari gading gajah yang halus atau dari batangan kayu tipis. Dimainkan oleh dua orang atau lebih. Saya dulu menggunakan lidi. Karena di sini tidak punya sapu lidi, saya menggunakan tusuk sate yang bagian ujung runcingnya dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/File0496.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/File0496.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Tertarik membuatnya juga? Tidak sulit kok... silakan simak berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Bahan-bahan: 30 buah tusuk sate yang sudah dibuang ujung runcingnya dan dua buah selotip berbeda warna, misalnya merah dan biru (punya kita berwarna kuning dan hitam). Kemudian,&lt;br /&gt;- 6 batang diberi selotip merah 1 strip&lt;br /&gt;- 6 batang diberi selotip merah 2 strip&lt;br /&gt;- 2 batang diberi selotip merah 3 strip&lt;br /&gt;- 2 batang selang-seling merah biru 4 strip&lt;br /&gt;- 6 batang diberi selotip biru 1 strip&lt;br /&gt;- 6 batang diberi selotip biru 2 strip&lt;br /&gt;- 2 batang diberi selotip biru 3 strip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/File0497.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: right; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/File0497.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Aturan penilaian:&lt;br /&gt;- 1 strip merah bernilai 1&lt;br /&gt;- 2 strip merah bernilai 3&lt;br /&gt;- 3 strip merah bernilai 5&lt;br /&gt;- 4 strip selang seling bernilai 10&lt;br /&gt;- 1 strip biru bernilai 2&lt;br /&gt;- 2 strip biru bernilai 4&lt;br /&gt;- 3 strip biru bernilai 6&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Cara bermain: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;- ketigapuluh batangan itu dijatuhkan di lantai &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;- kemudian kita ambil satu persatu dan batangan yang lain tidak boleh bergerak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- jika ada yang bergerak maka permainan dilanjutkan orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- demikian seterusnya sampai habis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- pemain dengan skor tertinggi menjadi pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Permainan ini menurut saya bukan melulu permainan cewek. Cowok juga boleh, kalau mau... Fariz dan Faza bertahan (baca: tidak bosan) selama tiga hari berturut-turut. Mengasyikan, karena anak-anak juga dilibatkan dalam membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;3. Tag Book&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Sebelumnya saya berterima kasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya pada &lt;a style="color: rgb(204, 102, 0);" href="http://www.cintaku.de/tina1/"&gt;Tina&lt;/a&gt; dan &lt;a style="color: rgb(204, 102, 0);" href="http://reswaranekami.blogspot.com/"&gt;Widi&lt;/a&gt; yang sudah melemparkan Tag Book pada saya beberapa waktu yang lalu. Saya lupa, sungguh... &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Sekarang saya bayar ya... *&lt;em&gt;ih, udah basi banget&lt;/em&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Saya senang membaca sejak kecil. Majalah hampir selalu berlangganan sejak saya kecil. Berturut-turut mulai dari Bobo, Ananda, Gadis, Mode, Femina, kemudian AyahBunda.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt; Sekarang cuma sesekali saya membeli majalah. Biasa, kendala bahasa hehe... males mikirnya. Paling sering beli majalah untuk anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Kalau buku, dulu lebih sering pinjam. Ada tetangga yang koleksi bukunya luar biasa.Terutama buku-buku karangan Enid Blyton, hampir semua ada. Ketika kuliah bacaan saya seputar sastra terjemahan seperti Perempuan di Titik Nol, Si Lugu, Okot p'Bitek, buku-buku Khalil Gibran, dll (judul pastinya banyak yang lupa) semuanya saya beli dengan menyisihkan uang saku saya. Dan satu lagi, Asterix... Beberapa sengaja saya beli di sini, seneng aja baca versi bhs Jerman. Lebih lucu dibanding yang terjemahan Indonesia. Kalau sebangsa Tintin, Lucky Luke, dsb lebih sering pinjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Begitu menikah, nah... yang dibeli buku-buku seputar keluarga dan anak. Sekarang beberapa buku saya tentang kehamilan dan merawat bayi beredar dari sepupu satu ke sepupu lainnya. Baguslah, jadi lebih bermanfaat daripada cuma berdebu di lemari. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Setelah Fariz lahir saya mulai membeli buku anak-anak. Sampai sekarang. Karena anggaran terbatas, kita sekarang lebih sering pinjam di perpustakaan. Gratis lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Buku yang terakhir saya beli:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- Brotbacken (buku resep)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- Die ersten Religionkenntnisse fuer Kinder 1 (untuk 3-6 tahun)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- Die ersten Religionkenntnisse fuer Kinder 2 (untuk 6 tahun keatas)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- Der Prophet und die Kinder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;- Asterix und Latraviata (telat belinya karena sering kehabisan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Itu aja yang masih di luar, yang lainnya udah lama masuk &lt;em&gt;Umzugkarton&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Buku yang sedang saya baca saat ini adalah Trem, kumpulan cerpen (dulu dimuat di majalah bahasa Jawa Panyebar Semangat) karangan Suparto Brata. Hehe... asik juga, meski awalnya agak sulit untuk mengeja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tag book tidak saya lemparkan kepada siapa-siapa lagi. Sudah lewat musim, dan mungkin sudah kebagian semuanya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112471502124331887?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112471502124331887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112471502124331887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/1-2-3.html' title='1-2-3'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112418835702285188</id><published>2005-08-17T12:28:00.000+02:00</published><updated>2005-08-18T01:15:01.456+02:00</updated><title type='text'>Sail Bremerhaven 2005</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; width: 320px; text-align: center;" alt="" src="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/images/head_right.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/english/?navid=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Sail Bremerhaven 2005&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dari tanggal 10 – 14 August 2005 adalah festival Kapal Layar terbesar di Eropa. Bertempat di pelabuhan Bremerhaven, festival ini diikuti hampir 300 buah kapal dari 26 negara. Kapal-kapal itu dibagi menjadi 3 besar, yaitu kapal layar, kapal motor dan kapal uap, daftarnya bisa dilihat di &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/schiffe2.html?navid=5"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0162.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0162.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Misalnya kapal &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Amerigo_Vespucci.html?navid=&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Amerigo_Vespucci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Italy) yang mempunyai panjang 110 m. Kapal-kapal kembar seperti &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Gorch_Fock.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Gorch_Fock&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Jerman), &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Sagres_II.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Sagres II&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Portugal) dan &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Mircea.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Mircea&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Rumania). Kapal yang dibuat tahun 80-an seperti &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Dar_Mlodziezy.html?navid=&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Dar Mlodziezy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Polandia), &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Mir.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Mir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Rusia) dan &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Khersones.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Khersones&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Ukraina). Juga kapal-kapal klasik seperti &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Gloria.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Gloria&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Kolumbia), &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/KRI_Dewaruci.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Dewaruci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;(Indonesia), &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Christian_Radich.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Christian Radich&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Sorlandet.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Sorlandet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Norwegia), &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Belem.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Belem&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Perancis), &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Astrid.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Astrid&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Belanda) dan juga &lt;a href="http://www.sail-bremerhaven-2005.de/deutsch/Schiffe/Segelschiffe/Krusenstern.html?navid=6&amp;DisplayBack=true"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Krusenstern&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Rusia).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Jika seluruh kapal layar sandar, akan memakan tempat seluas 82.000 qm. Jika berjajar satu sama lain akan sepanjang 6500 m. Karena terbatasnya tempat, kapal-kapal itu harus benar-benar rapat satu sama lain di dermaga. Benar-benar ujung bertemu ujung. Bahkan ada yang berjejer bersebelahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Wiken kemarin kita mengajak anak-anak untuk melihat dan mengenal lebih dekat kapal layar. Saat &lt;em&gt;open ship&lt;/em&gt; kita bisa masuk ke kapal dan berinteraksi dengan krunya. Ada dispensasi jika kapal itu dari negara asal kita. Seperti kita yang sewaktu-waktu diijinkan masuk Dewaruci. Bahkan tidur disana juga boleh kalau mau. Masih banyak kabin yang kosong katanya. Wah, asik banget ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0001.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jumat sore sebelum menuju pelabuhan kita sempat menikmati karnaval dari kru masing-masing kapal. Dari Oman menampilkan alat musik dan tarian mereka yang khas, Indonesia dengan reog Ponorogonya (ini paling heboh deh), Skotlandia dengan alat musik tiupnya, Rusia dengan akrobatnya dan masih banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Pemandangan pertama ketika sampai di pelabuhan adalah tiang kapal dan orang-orang sedemikian banyaknya. Sangat padat. Terlebih di atas jembatan yang sesekali harus ditutup karena kapal yang lewat. Hampir tidak bisa berjalan sejengkal pun. Macet total. Bukan main... Ditambah di sekitar pelabuhan berdiri juga stand-stand pasar malam yang menjual beraneka ragam makanan dan minuman. Yang paling menyiksa, ketika berdesak-desakan terlihat dan tercium aroma mie goreng dari sebelah. Duuuhh, dingin-dingin begini... (coba nggak ada babinya...).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0204.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0204.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tadinya kita bingung melihat arus orang-orang ini, ternyata ada antrian untuk mendapatkan stempel. Masing-masing kapal menyediakan tempat (di dalam kapal atau di dermaga di sisi kapal ybs) untuk melayani permintaan stempel atau pembelian souvenir. Wah, menarik nih... masing-masing kapal tentu punya stempel yang khas. Kesempatan langka. Keesokan harinya baru kita dapatkan kesempatan itu. Bayangkan saja, untuk satu putaran dermaga (itu belum semua kapal) memakan waktu lebih dari 4 jam. Ya sudahlah... tidak perlu semua, kita sudah tidak mampu berjalan lebih jauh lagi. Capek...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;KRI Dewaruci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="font-family: verdana;" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0166.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/320/DSCF0166.jpg" border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Anak-anak sangat antusias memasuki kapal ini. Mungkin serasa di tempat sendiri ya? Krunya baik dan ramah. Segala pertanyaan dan keingintahuan kita dijawab dengan baik. Termasuk pertanyaan anak-anak. "...hehe, gak reti aku mbak..." kata mereka pada saya dengan logat Surabaya yang kental setelah Faza bicara panjang lebar menceritakan sesuatu dalam bahasa Jerman.&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0119.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0119.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Menjadi lebih menarik ketika kita diperbolehkan memasuki ruangan yang sebenarnya tertutup untuk umum. Ruang kemudi, tempat penyimpanan plakat-plakat souvenir dari tempat-tempat yang pernah disinggahi, ruang VIP, ruang makan, saloon, dsb. Ditawari kopi, teh atau jus jeruk. Dipersilakan mencicipi sayur dan lauk 'mahoni' (mau nggak mau ya ini hehe...). Ups, tapi rasanya... Indonesia banget deh. Lezat betul... Saya bayangkan jika ada badai, seluruh isi dapur pasti berantakan dan kacau balau. Apa yang mereka makan ketika juru masak (karena badai) tidak memasak? Mie instan tentu saja... atau berbekal lauk kering dari rumah kali ya?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0113.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0113.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Dewaruci berawak 81 orang dari berbagai daerah di Indonesia. Obrolan makin asik ketika kita bertemu dengan daerah asal yang sama. Misalnya teman dari Kendari bertemu awak kapal dari Kendari, teman dari Surabaya bertemu awak Surabaya, teman yang sedang mangambil spesialisasi dokter bertemu dengan dokter kapal, dsb. Di sana obrolan lebih mengarah pada curhat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Ternyata pelaut juga manusia biasa. Yang kadang mabuk ketika badai menggulung, yang kadang menyendiri dengan tatapan kosong ketika rasa rindu menghajar, yang kadang jum'atan sambil cekikikan karena ketika ruku' kapal oleng ke depan. Sangat membosankan selama berbulan-bulan di tengah lautan (dari Indonesia ke Jerman memakan waktu 4 bulan). Dan ketika mereka kembali ke Indonesia, anak yang mereka tinggalkan hampir setahun yang lalu tidak lagi mengenali bapaknya...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0104.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0104.jpg" border="0" height="119" width="91" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0135.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0135.jpg" border="0" height="91" width="119" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0134.jpg"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 2px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0134.jpg" border="0" height="119" width="91" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);font-size:78%;" &gt;Fariz dan Faza di atas KRI Dewaruci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Oh, ya... ada satu hal yang sebenaranya menarik perhatian saya. Mengapa di kapal Dewaruci terpasang bendera bajak laut dengan ukuran cukup besar? (coba perhatikan foto di atas) Bajak laut melambangakan pelaut yang tangguh dan gagah berani. Tidak sembarang kapal berani memasang bendera ini. Menaklukan ombak dan badai, mengarungi tujuh samudera, menjelajahi lima benua. Tentu saja Dewaruci sudah melampauinya, sebagai kapal latih umurnya sudah mencapai 73 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Cerita menarik seputar bendera bajak laut ini, selama festival di Bremerhaven sudah lebih dari lima kali awak kapal dari negara lain mencoba mengambilnya. Tentu saja saat tengah malam, tapi selalu gagal karena ketahuan. Sebenarnya bendera yang sebelumnya lebih 'bagus', ada gambar darahnya. Pernah waktu berlabuh di Perancis, bendera itu tinggal seperempatnya (aus karena berkibar berbulan-bulan). Oleh awak kapal Belanda, bendera itu dipinjam, katanya untuk permainan. Dua jam kemudian, sesuai perjanjian, tidak dikembalikan. Diminta baik-baik tidak boleh. Langsung kapal Belanda itu di serbu. Wah, seru... kayak mau tawuran aja. Katanya sih, nilai historisnya itu yang tak ternilai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Ternyata bendera-bendera kecil yang saat itu menjadi hiasan mempunyai arti jika berdiri sendiri. Ada yang melambangkan huruf A, artinya ada kegiatan menyelam. Atau huruf S, artinya di kapal tersebut sedang ada latihan. Atau bendera ular-ular perang (kapal sipil tidak memasang bendera ini) atau bendera genderang perang. Wah, tambah pengetahuan juga nih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0232.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0232.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Malam terakhir festival mereka menggelar &lt;em&gt;cocktail party&lt;/em&gt;. Beraneka ragam makanan khas Indonesia ada di sana. Kapal Dewaruci benar-benar penuh sesak oleh undangan dan masyarakat Indonesia di Jerman. Acara kesenian yang digelar antara lain tari reog, tari saman, rampak kendang (sampai terpal samping dibuka agar bisa dilihat dari bawah), dan diakhiri dengan poco-poco (akhirnya kapal dibuka untuk umum karena banyak yang menghendaki bergabung). Kabarnya baru kali ini sambutan dari masyarakat (Indonesia maupun umum) sungguh luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Hari berikutnya mereka kembali berlayar. Menuju Belanda untuk menjemput 80 orang taruna. Diperkirakan sekitar bulan Desember sampai kembali di Indonesia. Selamat jalan Dewaruci... seberat apapun beban yang dibebankan padamu, semoga tetap berjaya dan gagah perkasa...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112418835702285188?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112418835702285188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112418835702285188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/sail-bremerhaven-2005.html' title='Sail Bremerhaven 2005'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112358334806482981</id><published>2005-08-16T06:12:00.000+02:00</published><updated>2005-08-16T14:45:02.703+02:00</updated><title type='text'>Sepedaan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0041.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0041.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Akhirnya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Akhirnya Faza bisa naik sepeda. Horreee...!!&lt;br /&gt;Setelah dibujuk-bujuk (kadang diancam juga hehe.... nggaklah, maksudnya kita kan udah mau pulang, sepedanya cepat atau lambat kan harus dibuang juga...) akhirnya Faza dengan berat hati mau belajar naik sepeda lagi. Awalnya... saat diajak belajar lagi, dia menolak dengan berbagai macam alasan yang 'lucu'. Seperti yang jempol tangannya sakit-lah (hehe... kan nggak ada hubungannya Za...) atau hidungnya sakit-lah... (hihi, makin ngawur aja bikin alasan...).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Minggu pagi itu saya ajak (lagi) Faza ke Uni, di tempat parkirnya yang cukup luas. Saya carikan tempat yang tidak rata dengan maksud agar dia belajar keseimbangan dengan cara meluncur. Satu dua kali masih kikuk, lama-lama mulai merasa asik. Dan akhirnya tanpa dia sadari sudah bisa meluncur cukup jauh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Setelah istirahat dan makan siang, kita kembali ke lokasi latihan sepeda tadi. Saya dan Fariz sibuk memberi instruksi untuk meluncur sambil mencoba mengayuh. Saya dan Fariz makin semangat, justru Faza makin stress karena merasa tidak nyaman. Hehe... sorry ya Za, kita cuma ingin kamu cepet bisa naik sepeda (ih, maksa deh!).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Karena bosan, lama-kelamaan Fariz asik dengan sepedanya sendiri dan saya sibuk dengan kamera. Tidak ada lagi yang memperhatikan Faza. Begitu saya menoleh, lho... Faza sudah mengayuh sepeda. Huaaaa.... saya teriak-teriak sampai keluar air mata. Rasanya bahagiaaa banget. Kemudian saya lari mengejarnya dan memeluknya. Hehe... sinetron banget yah? (untung parkiran itu sepi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Sebelumnya saya sempat disarankan untuk membeli &lt;a href="http://www.veloshopweil.de/Laufrad_rot_Bremse_gross.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;&lt;em&gt;laufrad&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk Faza. Sebuah sepeda tanpa pedal kayuh. Tujuannya sih untuk belajar keseimbangan saja. Harganya lumayan untuk kantong saya padahal masa pakainya tidak akan lama. Akhirnya saya memilih &lt;a href="http://www.nowalking.com/gw/stiletto-scooter.jpg"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;scooter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;. Di rumah sudah ada, tidak perlu membeli lagi. Setelah Faza cukup menguasai scooter (baca: bisa menjaga keseimbangan) itulah saya ajak lagi untuk belajar bersepeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0133.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0133.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari-hari berikutnya kebetulan cuaca cukup bagus, saya ajak Fariz dan Faza bersepeda ke hutan. Saya belum berani mengajak Faza ke jalan. Selain masih belum stabil, Faza belum menguasai aturan bersepeda di jalan. Berbahaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Bersepeda di hutan memang menyenangkan, hawanya sejuk. Seiring dengan turunnya suhu dan makin tingginya curah hujan, semakin sering kita jumpai bermacam-macam jamur di sana. Tentu saja kita nggak berani memetiknya karena kita nggak punya buku panduan tentang jamur. Mana yang boleh dimakan dan mana yang beracun atau berbahaya jika dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0074.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0074.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika melewati daerah pertanian kita jumpai rumah-rumah 'pak tani' yang khas. Lengkap dengan gudang besar untuk menyimpan hasil panen, kandang ternak, juga tempat parkir traktor-traktor mereka. Di sekitarnya akan tampak ladang gandum yang siap panen, atau tanaman jagung yang mulai meninggi. Kadang juga pohon apel yang lebat oleh merah buahnya. Hmm... santapan mata dan hati yang nikmat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Semoga suatu saat nanti petani Indonesia bisa seperti petani di sini. Melek informasi, mampu membeli dan menggunakan peralatan modern untuk memaksimalkan hasil pertaninan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112358334806482981?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112358334806482981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112358334806482981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/sepedaan.html' title='Sepedaan'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112366287405935900</id><published>2005-08-10T09:04:00.000+02:00</published><updated>2005-08-10T14:00:05.290+02:00</updated><title type='text'>Faza... Faza...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; TAUSCHEN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Pada suatu hari, kita bertiga sholat Maghrib berjamaah. Dapat satu raka'at, Faza mulai bicara.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza :  Mas Fariz, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tauschen&lt;/span&gt; (tukeran tempat) yook...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk :  ??? *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sambil menahan geli&lt;/span&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Fariz :  Ssst, kalau sholat itu nggak boleh bicara...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : Ya udah, aku diem aja...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Mereka kemudían diam, nggak ngobrol lagi. Masuk raka'at terakhir terdengar Fariz cekikikan, sibuk menahan tawa. Ketahuan setelah salam, ealaaah... ternyata mereka bener-bener sudah tukar tempat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;ANAKNYA SATU SAJA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Fariz dan Faza memang cukup sering bertengkar. Suatu kali Faza mengadu lagi:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza: Ibuk, kenapa Mas Fariz nggak dibuang aja?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk: Kok dibuang? Kenapa?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza: Mas Fariz udah jelek (yeee, emang barang).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk: Lhoo... nanti Faza nggak punya teman di rumah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza: *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;masih sewot&lt;/span&gt;* Kenapa sih, Ibuk anaknya nggak satu aja?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk: Hehe... Za... Za... kalau anaknya cuma satu kamu itu nggak ada...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;MAS FAZA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Suatu siang setelah makan siang di ruang tengah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza :  Buk, kenapa aku bukan Mas Faza? Kenapa itu Fariz jadi Mas Fariz?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Mas Faris itu dipanggil Mas    karena sudah punya adik, dik Faza.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza :  Aku nggak mau... Apa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tauschen&lt;/span&gt; (ditukar) aja, aku Mas Faza dan itu Dik Fariz?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk :  Ya nggak bisa, kan lahirnya duluan Mas Fariz. Apa Faza pengen punya adik?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza :  Mau, tapi adiknya dua ya... Junge (laki-laki) sama Mädchen (perempuan)...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Trus, kalau ada adiknya nanti Faza sama siapa? (selama ini Faza masih sering nempel Bu Pipin, kalau malam tidurnya juga masih suka nyusul).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza :  Mm, ya aku nanti sama Bapak aja..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Kalau Faza sama bapak dan Ibuk sama adik, trus Mas Fariz sama siapa?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : He he he.... *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sambil ketawa geli&lt;/span&gt;* biar Mas Fariz nggak punya orang besar... (maksudnya Fariz nggak punya teman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Keesokan harinya, begitu bangun tidur Faza langsung tanya:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Faza : Buk, adiknya mana? Kenapa lama sekali nggak datang-datang? Aku mau adiknya itu sekarang...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;SuIbuk: Waduh, ya nggak bisa cepet gitu dong Za...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;CUMA ISINYA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Suatu siang saya sedang di kamar, di luar tiba-tiba Faza teriak-teriak panik. Pokoknya teriak-teriak nggak karuan... tapi nggak nangis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;SuIbuk : Faza kenapa?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Faza terus pegang-pegang mulutnya sambil terus teriak-teriak. Sambil lewat tadi saya memang lihat di meja dapur ada sebuah cabe yang terbuka. Cabenya utuh, tapi sisinya sobek dan bijinya keluar...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;SuIbuk : Faza apa makan cabe?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Faza :  Nggak... sssshhhh... hhhhaaahhhh...... aku nggak makan cabe.... ssshhh.....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Setelah minum buanyaaaak sekali dan sudah bisa ditanya-tanya lagi:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;SuIbuk : Trus itu tadi Faza habis makan apa? Pedes ya?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Faza :  Aku tuh nggak makan cabe, cuma isinya aja...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;IKUT BAPAK SEKOLAH&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : Bapak mana Buk?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Nganter Mas Fariz beli kacamata baru... Hayo, kemaren siapa yang bikin kacamata Mas Fariz patah? (kemarin mereka berdua bertengkar dan kacamata Fariz patah)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza diem aja... seolah-olah nggak denger apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : Aku tuh mau ikut Bapak sekolah...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Ya nggak boleh, Faza kan sudah punya sekolah sendiri...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : Sudah boleh kok sama Bapak...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dengan sedikit curiga&lt;/span&gt;* Oh, ya...? Bapak bilang gimana coba?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : Besok Freitag (Jumat) aja ya, Faza ikut Bapak sekolah... gitu...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : trus, Faza bilang apa?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : aku bilang... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;*dengan suara dikecilkan&lt;/span&gt;* ... iya...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Hari Jumat seminggu yang lalu Faza diijinkan Bapaknya ikut ke Uni sebentar. Karena akhir minggu, suasana Uni sudah sepi. Jadi kalau Faza mau nyusul nggak papa, tidak mengganggu yang lain. Sepulang dari optik, saya tanya suBapak... apa bener, besok Jumat Faza boleh ikut ke Uni.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuBapak : Ha ha ha... Ibuk berhasil ditipu Faza... Aku nggak bilang apa-apa kok...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk: Habis, mukanya itu meyakinkan sekali...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;TES KUPING&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Karena beberapa hari Faza sepertinya tidak begitu mendengar saya agak curiga. Ini nggak dengar beneran atau memang sengaja nggak mendengarkan? Saya coba test, bicara dengan nada pelan/berbisik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Faza jelek... (Fariz kalau digituin biasanya langsung bereaksi).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza cuma diem aja. Coba diulangi kok tetep nggak bereaksi. Wah, agak deg-deg-an juga nih... Jangan-jangan harus ke dokter kuping lagi nih. Coba sekali lagi deh...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Faza pinter...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : Ya... aku denger... Faza pinter...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;SuIbuk : Lho, tadi kok nggak denger?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Faza : *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sambil cuek&lt;/span&gt;* Kalau yang jelek-jelek aku memang nggak denger kok....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112366287405935900?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112366287405935900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112366287405935900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/faza-faza.html' title='Faza... Faza...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112267373065660491</id><published>2005-08-02T16:25:00.000+02:00</published><updated>2005-08-03T13:59:03.583+02:00</updated><title type='text'>Beberapa hari ini...</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center" align="center"&gt;&lt;a href="http://www.tickerfactory.com/"&gt;&lt;img src="http://tickers.tickerfactory.com/ezt/d/4;10722;105/st/20050929/e/we+go+back+home/dt/6/k/aadf/event.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Karena sebab inilah kita beberapa minggu terakhir ini mulai sibuk bebenah. Mulai mengepak barang, memilah-milah mana yang akan di bawa pulang, mana yang masih dipakai di sini, dan mana yang dibuang... Tiap wiken nyicil ngecat rumah dan bongkar karpet. Satu demi satu ruangan di selesaikan. Kemudian mulai cerewet pada anak-anak untuk tidak mengotori tembok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Pulang? Iya, pulang ke Indonesia,&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt; für immer&lt;/span&gt;. Jangan tanya bagaimana rasanya. Senang karena akan pulang habis, tapi juga sedih meninggalkan segala sesuatu yang sudah hampir empat tahun kita jalani di sini. Kadang terbersit pertanyaan, kapan ya bisa ke sini lagi? Mungkin lewat mimpi dulu deh... belum tau...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Insya Allah, anak-anak sajalah yang ke sini lagi untuk meneruskan sekolahnya. Beasiswa dong ya... bayar sendiri mana kuat. Sekolah yang pinter ya nak, biar besok bisa balik ke Jerman lagi. Barangkali mengasyikan ya ketemu lagi dengan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://fa-und-fa.blogspot.com/2005/07/der-beste-freund.html"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;teman-teman karib&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; dari masa kecil. Fariz ketemu lagi dengan Yevgenij dan Faza ketemu lagi dengan Vincent.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sesuatu yang saya rasakan berat untuk ditinggalkan adalah kenyamanan. Salah satunya kenyamanan di bidang kesehatan. Selama di sini kita selalu mendapatkan penanganan yang baik, tanpa risau memikirkan biaya yang harus dikeluarkan. Apalagi Fa-Fa beberapa kali harus menjalani operasi kecil (ntar diceritain tersendiri deh, tapi kalo nggak lupa lho ya... hehe...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify" align="justify"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Liburan Sekolah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0145.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0145.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Liburan musim panas kali ini kita tidak punya rencana liburan kemana-mana. Untuk mengisi liburan, Fariz ikut &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Sommerferienprogram&lt;/span&gt; di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://gulfhaus.de"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;gulfhaus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;. Ada 70-an lebih program yang ditawarkan berdasarkan kelompok umur. Biasanya untuk acara 'bikin-bikin' atau 'pergi-pergi' harus daftar dan bayar (bayarnya murah banget deh...), tapi ada juga yang gratis tapi harus daftar karena tempat terbatas. Untuk acara permainan kelompok biasanya sih gratis, tinggal dateng dan ikut gabung aja sesuai jamnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hampir tiap hari tuh kegiatannya, kecuali wiken. Program ini membantu banget untuk yang tidak punya rencana liburan keluar. Acara banyak diselenggarakan di hari biasa, jadi waktu wiken tetap milik keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Untuk 'bikin-bikin' Fariz milih &lt;em&gt;Knetten zum selbermachen&lt;/em&gt; (bikin playdough) dan &lt;em&gt;Traumfänger basteln&lt;/em&gt; (aduh, yang ini susah jelasinnya... pokoknya kayak kerajinan orang indian deh...). Sebenarnya Fariz pengen ikutan sirkus juga (pagi sampai sore bikin alat-alat sirkus dan latihan, kemudian di akhir waktu mereka tampil di panggung) sayang tempatnya udah penuh. Ada satu lagi yang Fariz kepengen banget, yaitu &lt;em&gt;Raketenfahrzeug bauen&lt;/em&gt; (bikin roket), lagi-lagi udah penuh. Yah, sayang banget...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Trus, kalau yang 'pergi-pergi' Fariz pilih ke &lt;em&gt;Indoorspielplatz &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://bullermeck-alfsee.de"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bullermeck&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;. Dulu pernah sih ke &lt;em&gt;Indoorspielplatz&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://towabu.de"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Towabu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Bremen. Karena udah tahu bakal asik banget, jadi pengen ikut. Lagian kan tempatnya beda, gitu alasannya. Yang kedua Fariz ikut ke &lt;/span&gt;&lt;a href="http://kletterwald-nord.de"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kletterwald&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Thüle. Dari namanya udah ada gambaran bahwa di sana acaranya maen tali. Memanjat, meluncur, meniti... dari satu pohon besar ke pohon besar yang lainnya, kayak Robin Hood (waduh... pengen juga nih kalau yang beginian, jadi inget maen tali jaman SMA dulu).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Lah kalo yang gratis tapi mesti daftar itu antara lain kursus bowling, kursus tennis, kursus golf, latihan berkuda... Dan lagi-lagi tempatnya sudah penuh... (eh, yang berkuda itu untuk usia 10 tahun keatas). Skak tadinya pengen ikut, tapi nggak jadi... males katanya. Masak liburan disuruh mikir lagi sih? Walah, alasan saja dikau ini Riz... hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF00971.JPG"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF00971.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Owiyah, ada satu kegiatan seru nih... judulnya &lt;em&gt;Filmnacht&lt;/em&gt;. Fariz diantar ke Gulfhaus jam 8 malam. Sampai sana, bertempat di aula kita memompa kasur angin dan menggelar kantong tidur. Dan Fariz siap nonton 'layar tancep' semalam suntuk. Bayangin, ada 6 film tuh yang diputar... lembuuurr. Meskipun sudah ada yang pernah ditonton (di Kino atau dari VCD), tetep aja ditonton semua filmnya sama Fariz. Paginya dijemput jam 8 (udah dikasih sarapan juga di sana), sampai rumah trus klipuk. Tidur,&lt;em&gt; klenger&lt;/em&gt; sampai tengah hari... hihi... pulang ronda ya bang?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kalau yang gratis dan tidak perlu daftar biasanya berupa permainan kelompok. Bagus banget untuk latihan bersosialisasi. Lagian yang ikutan hampir seumuran dan dari sekolah yang berbeda-beda, kebanyakan belum saling kenal. Tambah teman, tambah pengalaman dan menyenangkan... Kalau di Indonesia bikin program paket liburan kayak gini laku nggak ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kadang sambil nunggu Fariz mengikuti kegiatan, saya dan Faza bikin kegiatan sendiri. Piknik di Zitadellenpark belakang Gulfhaus. Tapi ya gitu, saking asiknya Faza malah ketiduran. Wah, enak ya Za, semilir angin sepoi-sepoi... asal jangan masuk angin aja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Fazas Kindergarten&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/File0490.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/File0490.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sehubungan dengan kepulangan kita itu, tahun pelajaran yang akan datang Faza tidak lagi ke &lt;em&gt;Kindergarten&lt;/em&gt;. Tanggung sih, masuk cuma sebulan. Kalau sekolah sih gratis, tapi Kindergarten kan bukan sekolah, jadi harus bayar dan cukup mahal untuk kantong mahasiswa seperti kita. Makanya Faza diluluskan aja dulu, besok dilanjutkan di Indonesia saja ya Za...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Oleh gurunya dibuatkan acara perpisahan. Dari pagi memang saya sengaja ikut Faza sekolah, pengen meliput untuk terakhir kalinya. Rencana setelah acara perpisahan saya mau pulang. Lha kok, ternyata acaranya ditaruh di jam terakhir... ya udah, seharian deh saya jadi guru bantu di kelasnya Faza hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0010.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0010.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Memenuhi keinginan Faza, saya membuat burung-burungan dari kertas dan juga sebuah pesawat terbang yang digantung di ranting untuk dibagikan pada seluruh teman sekelasnya (sekitar 20-an anak). Mayan juga, butuh dua hari untuk melipat dan menggantungnya di ranting. Hasilnya lucu, warna-warni... Selain itu, Faza juga membawa &lt;em&gt;eis&lt;/em&gt; untuk dimakan bersama teman-temannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Fazanya sih enjoy aja, lah saya ini yang bolak-balik berkaca-kaca... Wah, sudah dekat yah dengan waktu pisah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:verdana;" align="justify" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dibantu dengan foto dan video semoga Faza nantinya selalu ingat akan pengalamannya sekolah di Jerman. Senjata kita disini ya cuma itu, digicam dan camcorder... Rasanya tidak ada yang lebih bergharga daripada kenangan itu (wah, nangis deh saya... hiks!).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112267373065660491?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112267373065660491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112267373065660491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/08/beberapa-hari-ini.html' title='Beberapa hari ini...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112177968965285484</id><published>2005-07-19T15:02:00.000+02:00</published><updated>2005-07-19T16:23:59.736+02:00</updated><title type='text'>Tebakan Korek Api</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Berhubung saya sedang sibuk dengan kegiatan fisik (heh, apaan?) - maksudnya lagi sibuk ngecat rumah, bongkarin karpet, hampir tiap hari antar jemput Fariz untuk kegiatan mengisi liburan di Gulfhaus, nyiapin acaranya Faza besok Kamis, dsb- postingan kali ini tebak-tebakkan aja ya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hadiahnya apa? Mmm... apa ya? Gimana kalau senyum manis disertai pujian "pinteeer..." hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Pertanyaannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;1. Buatlah pernyataan di bawah ini dengan menggunakan korek api. Pindahkan 2 buah korek api agar pernyataan tersebut menjadi benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;a. 8 + 2 = 5 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;b. 8 - 3 = 9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;c. 9 x 2 = 3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;d. 9 + 2 = 5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;e. 5 - 6 = 8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Contoh:&lt;/span&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0061.jpg" width="202" align="center" vspace="5" /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jawab: &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0062.jpg"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0063.jpg"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;2. Masih sama dengan pertanyaan pertama, tapi kali ini pindahkan 1 buah buah korek api agar pernyataan berikut menjadi benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;a. 9 - 9 = 9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;b. 5 - 3 = 0&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;c. 5 - 2 = 2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;d. 8 - 5 = 5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;e. 9 - 3 = 4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Contoh:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/320/DSCF0064.jpg" width="202" align="center" vspace="5" /&gt;Jawab: &lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF00651.JPG"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Berdua Fariz, asik sekali saya berkutat dengan tebakan ini. Seringkali Fariz lebih cepat. Atau, kalau saya sudah menemukan jawabannya kadang pura-pura masih mikir... biar dia duluan yang tebak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Selamat menebak ya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112177968965285484?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112177968965285484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112177968965285484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/07/tebakan-korek-api.html' title='Tebakan Korek Api'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112109407823516046</id><published>2005-07-10T16:24:00.000+02:00</published><updated>2005-07-11T23:27:36.616+02:00</updated><title type='text'>Lukisan Awan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0064.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 236px; CURSOR: hand; HEIGHT: 143px; TEXT-ALIGN: center" height="72" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0064.jpg" width="100" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Siang yang panas dan kering. Sambil tiduran di balik bayang-bayang pohon yang rindang saya menikmati semuanya. Hembusan angin sepoi-sepoi, kicauan burung-burung, dan satu lagi... lukisan awan di atas sana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lukisan yang tidak pernah diam. Perlahan-lahan bergerak bersama angin yang juga membentuknya. Kadang terurai sedikit, seperti kuas yang menggores panjang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Makin lama makin tipis, kemudian menghilang...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tidak lama kemudian datang lagi, dengan gambar yang lain lagi. Seperti slide show yang memutar gambar demi gambar dengan langit sebagai latarnya. Dua warna, biru dan putih... tapi memberi banyak warna imajinasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lukisan yang indah. Lukisan yang hanya bisa dinikmati, tanpa bisa saya buat sendiri.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF00661.JPG"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF00661.JPG" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0073.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0073.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/1600/DSCF0075.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7691/864/200/DSCF0075.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Seperti juga saya. Gambar demi gambar kehidupan terlampaui. Datang dan pergi, tanpa pernah saya ketahui gambar apa lagi yang akan saya temui esok hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini, sebelas tahun yang lalu. Saya bukan lagi saya sendiri. Saya sudah menjadi kami. Dan kami kini bukan dua lagi. Di tahun kedua menjadi tiga. Di tahun keenam menjadi empat. Akankah menjadi lima? Enam? Atau tujuh seperti angan-angan saya dulu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini, di usia kembar pertama ini. Di sebuah tempat yang dalam mimpi pun belum pernah saya jumpai. Tapi hari ini saya benar-benar berada di sini. Bukan mimpi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini, saya sampai di sini. Di sepuluh juli yang entah sampai kapan akan kami lalui. Semoga masih banyak gambar-gambar yang lain lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini, besok dan besoknya lagi... Semoga masih ada pagi dan matahari. Menjumpai tahun kembar kedua, ketiga, keempat, kelima...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Semoga...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112109407823516046?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112109407823516046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112109407823516046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/07/lukisan-awan.html' title='Lukisan Awan'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-112005378756870449</id><published>2005-07-03T15:32:00.000+02:00</published><updated>2005-07-05T14:57:38.436+02:00</updated><title type='text'>Elterntreffen</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Menjelang berakhirnya tahun pelajaran, sekolah mengadakan pertemuan antara guru, orang tua dan murid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Elterntreffen Di Kindergarten Faza&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;img style="WIDTH: 126px; HEIGHT: 102px" height="119" hspace="5" src="http://www.ju-vechta.de/veranstaltungen/2003/polizei/logo-polizei.jpg" width="91" align="left" vspace="5" /&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di Kindergarten Faza, diawali dengan kunjungan ke &lt;a href="http://www.polizei.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;kantor polisi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Sekitar jam tiga sore kita berkumpul di pelataran parkir kantor polisi. Anak-anak memakai topi polisi hasil karya mereka sendiri. Topi hijau dengan sebuah bintang perak di tengahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dialog interaktif antara polisi dan anak-anak terjalin bagus di situ. Ketika ditanya, profesi apakah yang mempunyai mobil dan seragam dinas yang khas. Hampir semua anak tunjuk tangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0089.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0089.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;"Yak, kamu...", tunjuk Bapak Polisi yang mendampingi anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Pemadam kebakaran", jawab Jan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Betul sekali. Kalau kamu?", sambil menunjuk anak yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Polisi", jawab Kim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Iya, tepat sekali. Kalau kamu apa?", pada anak yang lain lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Pemadam kebakaran", jawab Meik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Iya, betul... sama seperti jawaban temanmu tadi. Nah, kalau kamu apa?", tanyanya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Polisi", jawab Niklas, anak yang lebih kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"Iya... tapi tadi sudah", kata Pak Polisi dengan sabar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hahaha.... dari sekian banyak anak yang tunjuk tangan ternyata jawabannya cuma dua itu. Kalau tidak pemadam kebakaran ya polisi. Rupanya, kalau belum ditunjuk mereka tidak menurunkan tangan meskipun jawabannya sudah disebutkan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kemudian rombongan dibagi dua kelompok, masing-masing 10 orang anak beserta (salah satu) orang tuanya. Kita termasuk kelompok kedua, jadi sementara waktu menunggu di pelataran parkir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0094.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0094.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Sambil menunggu, seorang petugas mengenalkan beberapa kendaraan polisi dan fasilitas di dalamnya. Motor, mobil, juga warna baru yang menjadi ciri khas Polisi di Jerman. Sebelumnya warna khas polisi di Jerman adalah hijau. Secara bertahap akan berganti warna menjadi biru, warna khas &lt;a href="http://www.europol.eu.int/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Polisi Uni Eropa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Sementara ini yang sudah biru penuh baru di Hamburg. Vechta baru sebagian kendaraan saja. Seragamnyapun masih hijau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Setelah kurang lebih limabelas menit asyik dengan kendaraan polisi, tibalah saatnya kita masuki kantornya. Wah, ada apa saja ya di sana?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Pertama kita diantar ke ruang depan, tempat pengaduan. Wah, dilengkapi kaca anti peluru... rapat, membatasi ruang dalam dan luar. Berbicara lewat mikrofon dan menyerahkan sesuatu lewat semacam laci dari besi. Anak-anak semakin bersemangat untuk bertanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ruang berikutnya adalah ruang tahanan. Faza sampai heran, kok ada ruangan kecil (sekitar 3x3 meter persegi) dan nggak ada apa-apanya. Setelah dijelaskan kalau ruangan itu untuk penjahat yang baru ditangkap jadi tahu dia, kenapa jendelanya diatas, kenapa diberi terali, kenapa pintunya tebal sekali, dsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Berikutnya ruang untuk tes alkohol, kemudian diteruskan ke ruangan foto dan sidik jari. Setelah bla-bla-bla dijelaskan tentang kegiatan di ruangan itu, anak-anak antusias sekali antri ikutan 'cap jempol'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0133.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF01331.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Ruangan terakhir yang kita kunjungi berisi statistik angka kejahatan dan kecelakaan di Vechta. Sehubungan dengan itu petugas menekankan tentang pentingnya keamanan berkendara. Jika mengendarai sepeda harus mengenakan helm, jika mengendarai mobil harus duduk di Kindersitz dan mengenakan sabuk pengaman, dsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/File0477.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 78px; HEIGHT: 56px" height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/File0477.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Anak-anak sangat antusias, juga para orang tua. Kesempatan bagus untuk bertanya langsung pada petugas. Pertanyaan apa saja akan dijawab dengan jelas dan gamblang. Wah, jadi tambah pengetahuan nih...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Setelah kurang lebih satu setengah jam di kantor polisi, kita bersama-sama menuju Kindergarten. Acara selanjutnya adalah Grillen...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0149.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0149.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Sambil menunggu &lt;em&gt;Wurst&lt;/em&gt; (sosis)-nya dibakar, kita para orang tua duduk-duduk sambil berjemur (duh, tambah gosong deh saya...). Anak-anak asyik bermain-main. Faza dan beberapa orang temannya memilih &lt;em&gt;Matsch&lt;/em&gt;, mainan pasir campur air. Oleh gurunya disuruh telanjang kaki semua hehe... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Baru kali ini, acara &lt;em&gt;Grillen&lt;/em&gt; menyebalkan. &lt;em&gt;Wurst&lt;/em&gt;-nya jelas nggak bisa kita makan karena &lt;em&gt;aus Schwein&lt;/em&gt;. Dan setelah melihat-lihat salatnya... sama saja, nggak ada yang bisa dimakan. Kebanyakan mereka membawa salat kentang dan ada salaminya. Ada juga sih yang pake telur, tapi karena nggak yakin mendingan nggak ikut makan deh. Paling Faza tuh, makan rotinya doang... (hihi... kasihan dikau Za...).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tadinya rencana kita cuma mau ikut ke kantor polisi, habis itu pulang. Tapi Faza ngotot pengen ikutan ke Kindergarten bersama teman-temannya. Ya udah, dan beginilah jadinya... kelaparan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Elterntreffen di Sekolahnya Fariz.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00461.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00461.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Pertemuan akhir tahun di &lt;a href="http://www.liobaschule.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;sekolah Fariz&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, terutama dari kelasnya Fariz, sekaligus untuk perpisahan dengan guru kelasnya. Gurunya Fariz ini kebetulan mendapat tempat mengajar di sekolah yang dekat dengan rumahnya di &lt;a href="http://www.oldenburg.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Oldenburg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jadi tidak perlu lagi menempuh jarak jauh Oldenburg-Vechta. Hemat energi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Acaranya &lt;em&gt;Grillen&lt;/em&gt; juga. &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0055.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0055.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Selain membawa daging untuk dibakar kemudian dimakan sendiri, kita juga membawa salat untuk dimakan bersama-sama. Wah, susah nih kalau alatnya dipakai bareng-bareng. Jadi, selain membawa pecel (sebagai &lt;em&gt;Indoneschische Salat&lt;/em&gt;) saya membawa sosis yang sudah saya goreng di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Wah, ternyata tidak seperti dugaan saya semula. Sekolah Fariz ini kan untuk semua agama dan kepercayaan, jadi banyak orang Turki (juga Mesir atau Arab) yang menyekolahkan anaknya di situ. Mereka membawa alat grill sendiri... dagingnya tidak bakal tercampur dengan daging yang tidak bisa kita makan. Amaaan.... Malah kita dapat rejeki, sate ala Turki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0037.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0037.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Anak-anak? Mereka sih asik sendiri... selesai makan langsung mainan di luar. Ada matahari, sayang kalau bermain di dalam ruangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Pecelnya? Hihi, tidak laku... Barangkali rasanya aneh dan tidak cocok untuk lidah mereka. Saya memang sengaja tidak membuat banyak. Jadi begitu tidak habis, bisa saya habiskan berdua dengan suBapak di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-112005378756870449?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112005378756870449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/112005378756870449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/07/elterntreffen.html' title='Elterntreffen'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111930475333335361</id><published>2005-06-20T00:40:00.000+02:00</published><updated>2005-06-24T14:29:20.623+02:00</updated><title type='text'>Kinderfest, Rujakan dan Baton</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0091.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0091.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Di Vechta hari Sabtu lalu ada acara&lt;span style="color:#cc6600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.schuetzenfest-in-vechta.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Kinderfest&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, bagian dari serangkaian acara Schuetzenfest.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.bsv-vechta.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Schuetzenfest&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah pesta rakyat yang utamanya berisi perlombaan menembak. Di Vechta sendiri menurut sejarahnya, acara ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 1639. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ada satu sasaran yang akan ditembak oleh beberapa orang kandidat. Barangsiapa bisa kena, dia akan diangkat menjadi Koenig (raja). Selain dewasa ada juga raja anak-anak. Kostumnya itu lho, keren sekali... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sayangnya tidak banyak gambar bisa saya ambil. Tinggi saya hanya 1,5 meter, cuma sebatas punggung orang-orang itu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00341.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0034.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sebenarnya yang kita tuju adalah acara sampingannya, yaitu Kinderfest. Cuaca sangat bagus dan anak-anak saya biarkan puas bermain-main di sana. Beberapa kali mereka bertemu teman sekolah masing-masing. Saya hanya melihat dari jauh sambil berteduh atau sekedar &lt;em&gt;say hello&lt;/em&gt; dengan orang tua mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00171.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00171.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0080.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00801.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0052.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0052.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Cukup banyak permainan yang disediakan secara gratis di sana. Selain anak-anak senang, mereka jadi cukup banyak gerak, tambah bonus gosong...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari minggu cuaca masih bagus. Selepas makan siang, saya mengajak Faza piknik di halaman belakang. Sementara tetangga mencari tempat panas, kita menggelar tikar di tempat yang teduh... sudah terlalu coklat nih kulitnya dan belum pengen lebih gelap lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Beberapa saat suasana sangat tenang dan nikmat. Ditemani suara burung cicit-cuit, saya membaca dan Faza bikin &lt;em&gt;bastel&lt;/em&gt; (prakarya). Belum saya sempat membalik halaman buku, datang Fariz dan Natha. Wah, heboh... mereka main perang-perangan. Kemudian datang suBapak membawa perlengkapan badminton. Datang lagi Mbak Maria, mamanya Natha. Kemudian Bang Rhein, papanya Natha, bersama tamu mereka (satu keluarga) dari Oldenburg. Acara piknik tambah meriah...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00141.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00141.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tiba-tiba ada ide bikin rujak. Wah, oke banget. Langsung deh, kita keluarin apa aja yang bisa mendukung acara rujakan dadakan ini. Mangga, ketimun, wortel, dan apel... haha... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;########&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Saya dapat lemparan &lt;em&gt;musical baton&lt;/em&gt; dari&lt;span style="color:#cc6600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://tentangadani.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Heni&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; nih... Tentang apa itu baton, silakan dibaca di &lt;a href="http://tentangadani.blogspot.com/2005/06/bertanding-bulutangkis.html"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;blognya Heni&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Telinga saya memang senang mendengarkan alunan nada, tapi mulut saya tidak bisa melantunkannya dengan baik dan benar. Dan kalau ditanya seberapa besar file musik di komputer, jawabnya tidak ada sama sekali. Kita lebih sering memutar radio Indonesia (Prambors, Elshinta, Sonora, Retjobuntung, dll), untuk membawa suasana Indonesia di rumah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Di Jerman saat ini sedang giat-giatnya berperang melawan pembajakan. Beberapa kali kegiatan tersebut disiarkan di TV. Seorang teman bercerita, di Hamburg ada orang Indonesia yang ketahuan dan kena denda cukup besar. Kok bisa ketahuan sih? Itu dipantau dari seberapa besar donlod yang dilakukan selama beberapa bulan (apalagi kalau film tuh, kan gede banget filenya). Bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasa internet, hal tersebut mudah dideteksi. Tapi kalau donlodnya legal sih ya lolos aja... Digeledah lho rumahnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jadi, jangan sekali-sekali membajak lagu ya.... (hehe... seperti yang nggak pernah aja).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;CD atau kaset yang terakhir saya beli adalah Bach Collection. Yang senang dengan CD ini hanya saya. SuBapak bilang iramanya bikin terengah-engah, FaFa bilang membosankan. Tanpa penggemar lain, CD ini hanya saya putar saat Bapak di Uni dan anak-anak di sekolah. Aman....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Melodi yang sedang hadir di telinga saya saat ini datang dari mulutnya Fariz. Fariz itu suaranya gede, lucu kalau nyanyi. Dia menyanyikan lagu rock, latihan untuk pentas di sekolahnya besok Jumat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;wo ist meine spinne?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;wer hat sie gesehen?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;sie hat sech lange beine&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;sie ist ja wundershoen&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;ja wunderschoen...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Terjemahannya kurang lebih begini: Dimana laba-labaku? Siapa yang melihatnya? Dia punya enam buah kaki yang panjang. Dia sangat cantik, sangat cantik sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0068.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0068.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Gayanya ngerock habis deh... pake goyang-goyang kepala, suara dibikin lantang dan serak '&lt;em&gt;nglokor&lt;/em&gt;', kaki depan dihentak-hentakkan di lantai. Tapi isi lagunya itu lho yang bikin geli...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lima buah lagu yang paling berkesan (meski tidak sering saya dengarkan) adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Bing&lt;/strong&gt;-ciptaan Titik Puspa yang dinyanyikan Adi Bing Slamet. Pada syair 'kekasih berpulang untuk slamanya' diganti dengan 'papaku berpulang untuk slamanya'. Lagu tersebut populer saat ayah saya meninggal dunia 26 tahun yang lalu. Kalau sekarang denger lagu itu lagi, hati saya seakan kembali lagi pada suasana 18 Mei 1979 itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Nostalgy&lt;/strong&gt;-Richard Clayderman. Itulah satu-satunya lagu instrumental yang bisa saya mainkan di piano ketika saya SMP dulu. Itupun di bawah not baloknya saya beri angka, do-re-mi-fa-sol-la-si-do. Gampang karena mencetnya gantian jari tangan kiri dan kanan... Sekarang sih, udah nggak bisa lagi... hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Deborah-&lt;/strong&gt;Jon and Vangelis. Kesan itu timbul karena kalau diputar tengah malam, enak sekali didengar... seringnya sih dari radio. Serasa terbang jauh deh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Edelweiss-&lt;/strong&gt;unknown. Lagu klasik ini selalu mengingatkan saya akan pemandangan dari atas gunung dan tentu saja bunga edelweiss itu sendiri. Lagu ini pula yang dulu sering saya gumamkan (saya ingatkan, saya tidak bisa menyanyi) untuk menidurkan anak-anak. Ketika saya menggumamkan lagu ini untuk Faza, Fariz langsung mengenalinya... Katanya, "Aku kayaknya tahu deh lagu ini..." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Liberatio-&lt;/strong&gt;Krypteria. Lagu ini selalu diputar oleh salah satu stasiun TV di sini ketika menayangkan berita tentang Tsunami. Waktu itu sering sekali diputar untuk memulai dan mengakhiri acara. Setiap kali mendengar lagu ini, hati saya nyeri... ingat korban yang di Aceh. Betapa manusia tidak punya kekuatan apa-apa terhadap alam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Yang terakhir, baton saya lemparkan ke 5 orang berikutnya emm, siapa ya...? Coba deh, tangkap ya.... &lt;a href="http://meandmysea.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Since&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://sambodhonokazoku.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Widya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://dettmers.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Tika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lovekittens.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Dyan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://khairulu.blogsome.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Khairul&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111930475333335361?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111930475333335361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111930475333335361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/06/kinderfest-rujakan-dan-baton.html' title='Kinderfest, Rujakan dan Baton'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111893529971180215</id><published>2005-06-16T15:03:00.000+02:00</published><updated>2005-06-24T20:04:28.236+02:00</updated><title type='text'>Universum Science Center</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img hspace="5" src="http://www.nordwest-ticket-veranstaltungen.de/Bilder/universum.jpg" align="left" vspace="5" /&gt;Minggu lalu cuaca tidak menentu. Suhu kembali turun, sering hujan dan sangat berangin. Pengen pergi, tapi pergi kemana yang nggak dingin dan cocok dengan selera kita berempat? Akhirnya kita sepakat ke &lt;a href="http://www.universum-bremen.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Universum Bremen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; lagi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Untuk suBapak ini adalah untuk pertama kalinya, sedangkan saya dan FaFa untuk kedua kalinya. Dulu ke sana tahun 2003, sudah dua tahun yang lalu... Selain foto-foto-nya nggak ada (digicam dibawa suBapak survey di Indonesia) juga ada satu ekspedisi yang terlewat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/orientasi.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/orientasi.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Universum ini dibuka sejak lima tahun yang lalu (September 2000), dengan jumlah pengunjung lebih dari 500.000 tiap tahunnya. Bekerja sama dengan &lt;a href="http://www.uni-bremen.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Uni Bremen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (terletak satu area), isi dari Universum adalah hasil karya para ahli yang berkompeten di bidangnya dari Uni Bremen. Dibagi menjadi tiga besar yaitu: ekspedisi bumi, ekspedisi manusia dan ekspedisi alam semesta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bangunan tiga lantai berdinding luar dari perak berbentuk seperti kerang (atau kepala paus) ini mempunyai &lt;em&gt;diplay area&lt;/em&gt; sekitar 4000 meter persegi dan mempunyai 250 macam eksperimen yang dapat kita gunakan secara aktif. Cocok sekali untuk anak-anak yang senang melakukan eksperimen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ekspedisi pertama kita adalah bumi (pada peta di atas berwarna biru). Semua yang berhubungan dengan bumi ada di sini. Lahirnya bumi, kulit dan lapisan bumi, magnet bumi, bagian-bagian bumi, lempengan bumi, laut dalam, samudra, cerita tentang bumi, angin dan cuaca, klima, dan cerita tentang kehidupan di atas bumi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0017.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="119" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0017.jpg" width="91" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0011.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0011.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0017.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00131.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="119" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00131.jpg" width="91" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;ki-ka: tornado, magnet bumi, tekstur batu-batuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lengkap, dan yang paling berkesan adalah simulasi gempa. Sambil membayangkan kerusakan yang ditimbulkannya, saya benar-benar merinding merasakan dahsyatnya gempa dengan 8 skala Richter. Masya Allah, mengerikan sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tempat favorit FaFa adalah petualangan bawah laut. Kita masuk ke sebuah 'kapal selam'. Selama menyelam dijelaskan apa saja yang akan kita jumpai di bawah laut disertai gambar-gambar yang menarik dari tiga layar monitor. Yang lucu pada saat mendengar kata Zooplankton, Faza langsung berseru, "Hah, Plankton?!". Hehe.. kayak ketemu teman lama aja Za... Padahal Plankton yang dia kenal itu kan ada di film Sponge Bob. Heran kali ya, kok bentuknya beda banget dengan di film... hehe... makanya bengong aja dia sepanjang 'perjalanan' menyelam itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ekspedisi kedua kita adalah alam semesta, kita mulai dari lantai tiga (berwarna kuning, meneruskan ekspedisi sebelumnya). Yaitu tentang umur sang waktu, susunan dan model zat, gravitasi dan keseimbangan, getaran dan gelombang, cahaya dan bayangan, fenomena alam semesta, ketidakterbatasan alam semesta, perjalanan menembus waktu, dan tentang mitos dan cerita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0029.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0029.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0027.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0027.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;ki-ka: kelembaman benda, putaran roda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00351.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00351.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0040.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00401.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;ki-ka: keseimbangan, gelombang longitudinal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Anak-anak senang sekali ketika menaiki 'pesawat' untuk perjalanan menembus waktu. Selain layar monitor, tempat kita berpijak juga ikut bergetar dan bergerak sesuai dengan narasi cerita. Seolah-olah sedang menembus ruang dan waktu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00442.jpg"&gt;&lt;img height="91" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00441.jpg" width="119" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Membuat anak-anak benar-benar lupa waktu, lupa capek dan lupa makan. Kalau tidak dipaksa-paksa mereka tidak mau istirahat untuk makan siang (padahal sudah lewat). Petualangan di alam semesta berakhir di lantai dasar. Selanjutanya kita istirahat sambil makan siang yang kesorean.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tidak perlu menunggu lama, anak-anak sudah kembali siap dan bersemangat meneruskan ekspedisi. Ternyata ini dia yang dulu terlewatkan... ekspedisi manusia (warna merah). Dimulai dari pembuahan sel telur, kontak pertama (lahir), keunikan manusia, gerak dan keseimbangan, indra pendengaran, indra peraba, indra penciuman, indra penglihatan, perasaan, daya ingat, berbicara dan bergerak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00881.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00882.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00741.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0074.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00872.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00871.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;ki-ka: gua garba, indra penciuman, indra penglihatan (kepala bapak di ruang gelap)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Pintu masuk ekspedisi ini adalah &lt;em&gt;gua garba&lt;/em&gt;, alias kandungan ibu. Di dalamnya lengkap diputarkan film dari pembuahan sampai menjadi janin yang bisa beraktivitas. Tapi gambar tentang ibu melahirkan ditaruh di tempat yang tinggi, jauh dari jangkauan anak-anak. Mulai dari hanya terlihat bulatan hitam kepala yang siap keluar (di jalan lahir) sampai seluruh badan bayi berhasil keluar. Meski saya sudah dua kali mengalami, merinding juga melihat gambar bagaimana seorang bayi dilahirkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tiga ekspedisi berhasil dilampaui bukan berarti anak-anak mau diajak pulang. Setelahnya mereka 'lepas sendiri'... asik di lantai satu, ekspedisi alam semesta. Mereka berdua seakan tidak pernah puas dengan eksperimen-eksperimen yang mereka lakukan. Lagi, lagi dan lagi... tidak bosan mereka mengulang-ulang. Saya dan suBapak akhirnya menunggu di bawah untuk duduk meluruskan kaki. Pegel...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dan setelah hampir 6 jam berkutat dari ekspedisi satu ke ekspedisi berikutnya, anak-anak baru mau diajak pulang. Iya loh, hampir 6 jam... kita masuk jam sebelas dan keluar sudah hampir jam lima sore. Aduh nak, kok nggak capek sih?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 247px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 145px" height="91" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/File0475.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;Universum Science Center Bremen di malam hari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;color:#993300;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;foto terakhir diambil dari&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.harmonie-lindenholzhausen.de/assets/images/Bremen_Universum.jpg"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;em&gt;sini&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111893529971180215?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111893529971180215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111893529971180215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/06/universum-science-center.html' title='Universum Science Center'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111835198402723414</id><published>2005-06-09T22:02:00.000+02:00</published><updated>2005-06-10T22:17:09.030+02:00</updated><title type='text'>Salah satu sudut kotaku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto-foto ini saya ambil di pertigaan antara Muehlenstrasse, Marienstrasse dan an der Wassermuehle. Suatu tempat di dekat pusat&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.vechta.de"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#cc6600;"&gt;kota&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;y&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ang juga tempat bercabangnya sungai Vechtaer Moorbach.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0098.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0098.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF01051.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0105.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sungai Vechtaer Moorbach ini sejajar dengan Muehlenstrasse. Mengalir membelah kota dari barat ke timur. Bukan sungai yang besar, tapi enak dilihat dan dinikmati. Juga bebek-bebek yang menjadikan sungai ini sebagai rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF01061.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF01061.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0103.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0103.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Jika kita mendekat serta merta mereka akan datang mengerubuti kita. Berjalan dengan pantat &lt;em&gt;megal-megol&lt;/em&gt;... hehe... Jumlahnya cukup banyak. Mungkin dikira akan diberi makan ya? Tapi oleh &lt;em&gt;Stadt&lt;/em&gt; sudah dipasang papan larangan yang tidak memperbolehkan memberi makan bebek-bebek itu. Ah, bebeknya mana tahu... mereka kan tida bisa membaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0014.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0014.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hmm, nikmat sekali ya mereka berjemur... nyaman, tentram dan damai... Coba di Indonesia bisa seperti itu. Anak-anak tidak harus ke Bonbin jika hanya akan melihat bebek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0099.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0099.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Jalan kedua di pertigaan itu adalah Marienstrasse. Melewati jalan ini serasa melewati barisan tentara yang sedang memberi penghormatan... Kok tentara? Soalnya pohon itu hampir memiliki ketinggian yang sama dan besar batang yang sama, seragam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Saya suka sekali melewati jalan ini. Rasanya seperti sedang shooting film... hehe...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0109.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0109.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dan jalan ketiga adalah jalan di depan &lt;em&gt;Wassermuehle&lt;/em&gt; (kincir air). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Di belakang kincir air ini sungai Vechtaer Moorbach dibelokkan dan membentuk sebuah danau kecil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kincir air ini termasuk bangunan bersejarah. Bangunannya berdinding rangka kayu yang diantaranya diisi dengan batu bata. Dibangun pada tahun 1724, dahulu digunakan sebagai tempat penginapan dan juga sebuah toko roti. Sejak tahun 1967, setelah direnovasi, bangunan ini difungsikan sebagai sebuah kantor perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Vechta memang hanyalah sebuah kota kecil, tapi mempunyai banyak sudut yang menarik untuk dinikmati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111835198402723414?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111835198402723414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111835198402723414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/06/salah-satu-sudut-kotaku.html' title='Salah satu sudut kotaku'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111831049348226853</id><published>2005-06-09T09:19:00.000+02:00</published><updated>2005-06-09T21:59:31.526+02:00</updated><title type='text'>Jatuh</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Jatuh yang ini berbunyi, "brak!" kemudian, "hooaaaaa...!!".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ceritanya hari Minggu &lt;strong&gt;seminggu yang lalu&lt;/strong&gt; saya menemani Faza belajar naik sepeda. Sayang, Faza masih kurang pe-de. Sebenarnya kalau kecepatannya cukup dia bisa. Tapi begitu pegangan saya lepas... eee, malah nengok ke belakang. Jatuh dia... tersungkur dengan muka terlebíh dahulu mendarat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Mulutnya berdarah. Saya periksa sekilas bibir atas sebelah dalam robek, giginya utuh, 'hanya' gigi seri atas sebelah kanan agak goyah dan gusinya membiru...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Malam hari dia tidur dengan gelisah, meski tanpa demam dan muntah-muntah. Ah, kenapa saya gelisah begini? Sepertinya hal yang lumrah, jatuh karena belajar naik sepeda. SuBapak menghibur saya, "Ah, nggak apa-apa... biasa jatuh begitu...".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Pagi hari, selepas sholat subuh gantian suBapak yang cemas, "Kok bibirnya jontor sekali? Pagi ini bawa ke dokter aja deh...".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tanpa termin saya langsung ke &lt;em&gt;Kinderarzt&lt;/em&gt;. Melihat kondisinya Faza langsung masuk kamar periksa tanpa mengantri. Luka di bibir atas sebelah dalam sudah menutup dan tidak berdarah lagi, jadi tidak perlu dirujuk ke dokter bedah untuk dijahit (jatuh gitu aja di bawa ke dokter bedah?). Setelah melihat &lt;em&gt;Imfpung Ausweiss&lt;/em&gt; (buku kecil yang berisi daftar imunisasi)-nya Faza, saya langsung diberi resep untuk menebus vaksin anti tetanus (wah, segitunya ya?).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dokternya bilang tidak apa-apa. Disarankan untuk dibawa ke &lt;em&gt;Zahnartz&lt;/em&gt; (dokter gigi) untuk memeriksa giginya yang goyah itu. Masih gigi susu, tidak usah khawatir, begitu katanya. Disarankan untuk berkumur dengan Kamille Tee (kalau di Indonesia biasanya kumur pakai air garam ya?) agar giginya kuat kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Selesai disuntik, Faza langsung saya bawa ke Zahnartz. Lagi-lagi tanpa termin dan Faza langsung masuk kamar periksa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dokternya baik dan ramah, sambil memeriksa Faza diajak ngobrol. Diperiksa, diotak-atik, klitak-klitik lama sekali dia menggunakan pernak-pernik alatnya. Gigi yang goyah diberi semacam lem di kanan-kirinya, disatukan dengan gigi sebelahnya. Agar stabil, tidak terasa sakit dan segera kuat kembali. Selama 4 minggu Faza tidak boleh menggigit makanan yang keras atau alot. Termasuk makanan kegemaran Faza, &lt;em&gt;Broetschen&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Schokolade&lt;/em&gt;... hehe... maaf ya Za, kali ini bener-bener nggak boleh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Sore ini&lt;/strong&gt; kembali ke &lt;em&gt;Zahnarzt&lt;/em&gt; untuk kontrol, &lt;em&gt;alles oke,&lt;/em&gt; kata dokternya... Alhamdulillah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0122.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF01221.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(204,102,0)" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;senyum Faza hari ini... &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(204,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi saya masih heran. Kenapa sampai segitunya ya penanganannya? Seandainya toh didiamkan saja juga bisa sembuh sendiri kan? Apa karena di sini aja begitu. Di Indonesia bagaimana ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111831049348226853?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111831049348226853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111831049348226853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/06/jatuh.html' title='Jatuh'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111781507919704576</id><published>2005-06-04T16:48:00.000+02:00</published><updated>2005-06-04T23:38:59.956+02:00</updated><title type='text'>Pipinstrasse</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hah, Pipinstrasse? Bener gitu, ada Jalan Pipin?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Iya, betul sekali... ada Pipinstrasse di Jerman. Serasa udah ngetop banget nih yang punya nama Pipin... hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00631.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 97px; HEIGHT: 81px" height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0063.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ini adalah gambar Pipinstrasse yang sempat kita temui di Bonn.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai saat &lt;span style="color:#000000;"&gt;ini saya sudah menemukan Pipinstrasse di 3 kota, yaitu di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.bonn.de/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Bonn&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.koeln.de"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Koeln&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.paderborn.de"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Paderborn&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bahkan di &lt;a href="http://www.gauting.de"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Gauting&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; selain Pippinstrasse juga ada &lt;a href="http://www.virtualgauting.de"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Pippinplatz&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Pippin dengan dobel p. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sebenarnya siapakah Pipin ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Pipin atau Pippin atau Peppin lebih dikenal dengan nama Pippin III (Ger. Pippin der Jüngere; French, Pépin le Bref; Lat., Pippinus Minor) hidup pada tahun 714-768. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Menikah dengan Bertrada dari Laon tahun 740 dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Charlemagne, Carloman dan Redburga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anak dari Charles Martel ini, setelah melengserkan raja Merovigians, Childeric III, mengangkat dirinya sendiri menjadi raja. King of the Franks pertama yang bertahta pada tahun 751. Dialah pendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dinasti Frankish of the Carolingians.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tahun 754 memimpin pasukan perangnya ke Italy dan berhasil menguasai Lombards. Setelah itu, di sisa hidupnya masih terus berperang untuk menguasai Saxons dan Saracens.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebelum wafat Pippin membagi&lt;span style="color:#cc6600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ucalgary.ca/applied_history/tutor/firsteuro/imgs/map25.html"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;kerajaannya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk dua orang anak lelakinya, Charlemagne (747-814) dan Carloman (751-771). Sedangkan anak perempuannya, Redburga, menikah dengan raja Egbert dari Wessex.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pippin meninggal 24 September 768 di Paris dan &lt;a href="http://www.kaipahl.de/dogfood/_images_dogfood/paris0303_stdenis14.jpg"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;dikuburkan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bersama dengan istrinya di &lt;a href="http://architecture.relig.free.fr/denis.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;St. Denis Basilika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dari berbagai sumber.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111781507919704576?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111781507919704576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111781507919704576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/06/pipinstrasse.html' title='Pipinstrasse'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111758040040991455</id><published>2005-05-31T21:48:00.000+02:00</published><updated>2005-06-03T20:35:35.403+02:00</updated><title type='text'>Ibas</title><content type='html'>&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 2px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 2px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 2px solid; WIDTH: 182px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 2px solid; HEIGHT: 176px" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/File0472.jpg" align="left" vspace="5" border="0" /&gt;Ini adalah foto Ibas dan Faza saat Faza ulang tahun yang pertama. Sudah lama sekali, lebih dari 4 tahun yang lalu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Dulu&lt;/strong&gt;... umur 8 hingga 16 bulan, Faza menjadi 'anaknya' Bu Uti. Ada kejadian yang membuat anak-anak terpaksa dititipkan di Jogja. Keluarga kecil saya terpecah menjadi tiga. SuBapak di Bremen, saya di Semarang, dan FaFa di Jogja (waktu itu saya belum diijinkan meninggalkan pekerjaan saya). Sungguh masa-masa yang berat untuk kita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Dulu&lt;/strong&gt;... betapa tidak berdayanya saya sehingga Ibas pun menjadi Ibu untuk anak-anak saya, meski untuk sementara. Selalu ada Ibas yang siap membantu saya, kapan saja...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Sekarang&lt;/strong&gt;... setelah empat tahun tidak bertemu, begitu saya kangen pada beliau. Hanya suara yang kadang mempertemukan kita lewat telepon. Atau kering tempe buatan Ibas yang dibawa suBapak sebagai oleh-oleh untuk saya ketika survey di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Sekarang&lt;/strong&gt;... saya suka geli juga kasihan pada Ibas. Beliau tidak bisa lagi berkomunikasi dengan FaFa karena kendala bahasa. Kalaupun dipaksa, anak-anak hanya mau bercerita menggunakan bahasanya dan saya harus menjadi penterjemah bagi keduanya... Ibas tidak tahu bahasa Jerman dan anak-anak sudah lupa bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Hari ini&lt;/strong&gt;... 1 Juni 2005, Ibas menapaki usianya yang ke 66.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Selamat Ulang Tahun&lt;/strong&gt; Bas, semoga selalu sehat dan bersemangat. Dan juga selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT. Amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111758040040991455?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111758040040991455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111758040040991455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/ibas.html' title='Ibas'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111740651554206457</id><published>2005-05-29T14:43:00.000+02:00</published><updated>2005-05-30T23:34:56.010+02:00</updated><title type='text'>Wiken kepanasan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kemaren mo cerita nggak betah banget duduk di depan kompi, panasnya itu lho. Berasa di Semarang, bedanya tanpa nyamuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Pagi sampai tengah hari masih betah di rumah. Setelahnya kayaknya harus cari pohon deh, buat ngadem. Panasnya menyengat, kalau kena matahari langsung perih di kulit. &lt;em&gt;Semelet&lt;/em&gt; kata orang Jawa, kulit serasa mau pecah. Katanya sih di Jerman rekor suhu tertinggi di bulan Mei, sampai 35°C.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sore-sore saya ajak FaFa jalan-jalan tapi Fariz nggak mau ikut. Katanya kakinya masih capek setelah sepedaan kemaren. Sampai di tempat parkir ketemu suBapak pulang dari Uni. Pengen ikut juga... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tadinya mau jalan muter sekitar apartemen aja, yang penting keluar rumah. Sampai di &lt;em&gt;Friedhof&lt;/em&gt; (tempat pemakaman) sebelah apartemen, pintu sampingnya terbuka. Iseng, coba masuk ah... pengen tahu aja seperti apa. Waduh, teduh banget... Ini makam apa taman?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tempatnya sungguh luas dengan sebuah tempat persemayaman dan kapel. Jika ada orang yang meninggal, akan terdengar bunyi lonceng. Itulah mengapa disebut lonceng kematian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0013.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0013.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0010.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0010.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Selanjutnya kita menuju hutan kecil di belakang apartemen. Seperti biasa, beberapa kali berhenti menunggu Faza melihat atau mengambil sesuatu yang menurutnya menarik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Eeeh, itu &lt;em&gt;Reh&lt;/em&gt; (rusa) kan...? Kok bengong aja lihat kita berjalan kearahnya? Sayang saya telat mengambil gambarnya, hanya terlihat saat dia kembali masuk ke semak-semak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Semakin jauh berjalan memasuki hutan, beberapa kali kita memergoki &lt;em&gt;Kaninchen&lt;/em&gt; (kelinci liar coklat berekor bulat). Gerakannya cepat sekali. Sering kita hanya mendengar bunyi "krosak" tanpa melihat apa/siapa yang membuat bunyi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tidak lama kemudian kita sudah menyusuri pinggiran lapangan golf. Hutan itu satu komplek dengan lapangan golf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Saya sih, berjalan-jalan saja rasanya sudah cukup. Tapi Faza tidak. Berjalan tanpa melihat-lihat atau memegang sesuatu yang (menurutnya) menarik adalah membosankan. Bahkan kalau boleh, semuanya akan dibawa pulang. &lt;em&gt;Waduh... nyusuh.&lt;/em&gt; B&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;enda-benda menarik untuk dilihat atau diambil itu antara lain; ranting pohon, daun, rumput, &lt;em&gt;Marienkäfer&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;kepik&lt;/em&gt;), siput, ulat, lebah, batu, bunga, biji-bijian...dan lain-lain. Kantong celananya penuh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/reh.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/reh.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0028.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0028.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0058.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0058.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sore yang lain saya ajak FaFa sepedaan (lagi) ke Zitadelle. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tempat di sekitar museum ini sangat indah. Saya suka duduk berlama-lama di tepi danaunya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0090.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0090.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0075.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0075.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0074.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0074.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sore itu cukup ramai. Ada sekelompok remaja bermain kartu, ada seorang cewek sedang asik membaca, ada sebuah keluarga yang ketiga anaknya sedang berguling-guling di rumput, beberapa pasangan yang hanya tidur-tiduran sambil ngobrol, atau beberapa anak laki-laki bermain sepak bola... Tidak ada tempat teduh di bawah pohon yang lowong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya kita menuju &lt;em&gt;Spielplatz&lt;/em&gt; di belakang taman itu. Jenis mainannya banyak. Tidak perlu menunggu lama, anak-anak segera sibuk dengan permainannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00871.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0081.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 81px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/DSCF0081.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111740651554206457?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111740651554206457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111740651554206457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/wiken-kepanasan.html' title='Wiken kepanasan'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111727243495968456</id><published>2005-05-28T11:22:00.000+02:00</published><updated>2005-05-28T15:37:15.796+02:00</updated><title type='text'>Panasnya...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;sudah tiga hari ini suhunya diatas 30°C&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;panasnya tidak enak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;kering&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;semromong&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;bikin &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0116.jpg"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;sambil nunggu &lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0001.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#cc6600;"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111727243495968456?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111727243495968456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111727243495968456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/panasnya.html' title='Panasnya...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111712225083787604</id><published>2005-05-26T16:56:00.000+02:00</published><updated>2005-05-27T00:00:12.223+02:00</updated><title type='text'>Libur lagi...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bulan Mei ini anak-anak sekolah (terutama di Niedersachsen) banyak sekali libur. Setelah dua kali wiken panjang, minggu ini cuma masuk Senin dan Selasa. Sisanya libuuur lagiii....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Kemaren&lt;/strong&gt; anak-anak saya biarkan seharian main di luar. Kebetulan Faza juga libur. Cuacanya bagus sekali. Baru sorenya saya ajak mereka ke &lt;em&gt;Bibliothek&lt;/em&gt; untuk mengembalikan buku dan meminjam lagi. Bukan cuma buku sih, di sana juga ada kaset/CD cerita dan berbagai macam permainan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00021.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00022.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0003.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0003.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0006.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0006.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di sini (Jerman maksudnya), buku anak-anak dan aneka macam permainan dibedakan berdasarkan umur. Hal itu memudahkan kita untuk memilih di rak-rak yang berjejer-jejer itu. Mana basa jerman semua lagi... hehe... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lumayanlah untuk belajar membaca. Kalau dulu saya sering meminjam buku cerita bergambar dengan alasan sesuai dengan usia Faza, sekarang saya sudah 'berani' meminjam buku &lt;em&gt;Märchen&lt;/em&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kadang dikoreksi Fariz kalau saya salah baca. Sayang, lidah &lt;em&gt;medhok&lt;/em&gt; saya terlanjur tidak bisa mengucapkan kata-kata dengan fasih. Bedanya &lt;em&gt;u&lt;/em&gt; dengan &lt;em&gt;ue&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;o &lt;/em&gt;dengan &lt;em&gt;oe&lt;/em&gt;, atau &lt;em&gt;sch&lt;/em&gt; lupa dibaca sebagai &lt;em&gt;s&lt;/em&gt;... susah bener sih?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kembali lagi ke kegiatan sore kita. Setelah masing-masing mendapatkan pilihannya (saya pilih komik Asterix) p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;ulangnya anak-anak saya ajak mampir beli es krim. Cari tempat, kemudian duduk-duduk di kota sambil menikmati cerahnya cuaca. Hmm, sungguh sore yang indah....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0007.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0007.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF00121.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00121.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Hari ini&lt;/strong&gt;, Kamis, selama Faza sekolah Fariz saya beri pekerjaan. Selesai, menjelang jam dua belas kita berdua menjemput Faza dan langsung sepedaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bersepeda sambil sesekali berhenti jika anak-anak pengen berhenti. Berhenti untuk melihat kuda, berhenti untuk foto, berhenti untuk melihat pompa angguk, berhenti untuk melihat sungai, atau berhenti untuk mengambil &lt;em&gt;Pusteblume&lt;/em&gt; (nggak tau kenapa anak-anak memberi nama begitu, padahal itu kan &lt;em&gt;Löwenzahn&lt;/em&gt; yang sudah berbulu) untuk ditiup-tiup agar bulunya terbang berhamburan. Kadang sebelum meniup mereka berbisik, "&lt;em&gt;Ich wünsche mir......"&lt;/em&gt; hehe, seperti melihat bintang jatuh aja bikin permohonan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0039.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0039.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0046.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0046.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0061.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0061.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0063.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0063.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini panas sekali, membuat kita cepat lelah. Sejam kemudian kita sudah menggelar bekal makan siang kita. Hhh, akhirnya... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0064.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0064.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0087.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0087.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0088.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 119px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 91px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00881.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Masih belum capek, anak-anak saya ajak ke &lt;em&gt;Spielplatz&lt;/em&gt; (tempat bermain) yang belum pernah mereka datangi. Saya istirahat, mereka masih penuh semangat main ayunan, perusutan, memanjat, merangkak, dll. Wah, tenaga anak-anak itu luar biasa ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0106.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 91px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 119px" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0106.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya sekitar jam empat mereka saya ajak pulang, tepatnya saya paksa pulang. Saya sudah capek sekali. Takut ketiduran di situ...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111712225083787604?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111712225083787604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111712225083787604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/libur-lagi.html' title='Libur lagi...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111692325825271100</id><published>2005-05-24T10:26:00.000+02:00</published><updated>2005-05-24T21:36:13.813+02:00</updated><title type='text'>duapuluhtigamei</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;"Nein, will ich nicht gross werden"&lt;/em&gt;, katanya suatu kali bahwa dia nggak mau jadi tambah besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;"Ich möchte nicht Geburtstag haben...!!",&lt;/em&gt; serunya ngotot tetep nggak mau ulang tahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;"Ich mag immer vier Jahre alt bleiben"&lt;/em&gt;, jawabnya tambah sewot karena pengen umurnya tetap empat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Wah, &lt;em&gt;ngeyel tenan&lt;/em&gt;... Kenapa ya anak ini? Apa yang menakutkan dari menjadi lima tahun? Barangkali karena jika dia minta bantuan kita suka bilang, "Lho... umurnya sudah hampir lima kok masih belum bisa sendiri?" Sebetulnya semuanya sudah bisa dia lakukan sendiri, dia sendiri juga mengakuinya. Dia bisa melakukan semuanya sendiri, dengan catatan, kalau nggak ada Ibuk di rumah. Hah...?!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Setelah merasa yakin bahwa setelah berumur lima tahun Ibuk, Bapak dan Mas Fariz akan tetep sayang, baru deh mengangguk mau ulang tahun. Hmm, apa hubungannya ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tanggal dua puluh tiga pagi, dia bangun dengan wajah ceria... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"&lt;em&gt;Mami, hab ich heute Geburtstag...?&lt;/em&gt;", tanyanya dengan wajah cerah ceria. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;"&lt;em&gt;Wo ist mein Geschenk?&lt;/em&gt;", lhaaa... belum beli... Kemaren katanya nggak mau ulang tahun (hihi... manyun dia). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Saya hanya bilang, karena kemaren nggak mau ulang tahun makanya Ibuk nggak beli hadiah. Kalau sekarang sudah mau ulang tahun, nanti Ibuk belikan hadiahnya. Dia lalu mengangguk senang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dan saya memang belum melakukan persiapan apa-apa untuk ulang tahunnya itu. Beli hadiah belum. Belanja untuk memasak istimewa juga tidak. Seandainya sampai tanggalnya dia tetap ngotot nggak mau ulang tahun ya nggak papa. Dia nggak pengen kok... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini, tanggal dua puluh empat, dengan membawa es krim dia merayakan ulang tahunnya bersama teman-temannya di Kindergarten (tidak dirayakan Senin, karena hari Senin di kelasnya sudah terlalu banyak kegiatan rutin). Sampai rumah dia bisik-bisik di telinga saya, "&lt;em&gt;Mami... kann ich morgen wieder Geburtstag feiern?&lt;/em&gt;" hehe... itu sih namanya ulang hari, bukan ulang tahun...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangkali menjadi besar itu kadang menakutkan ya? Punya kewajiban tambah banyak dan beban tanggung jawab lebih besar. Faza saja sudah merasakannya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ah, tapi ya dilalui saja... Dicoba dan kemudian dijalankan. Insya Allah akan selalu ada Ibuk, ada Bapak dan ada Mas Fariz yang akan mendukung dan mendampingi... Ternyata tidak apa-apa bukan? Umur lima tahun itu juga menyenangkan kok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hmm.. jadi ingat lagi lagu ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 61px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 60px" height="81" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0089.jpg" width="82" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.tembang.com/xt_cari.asp?keyword=Kumpul+Bocah&amp;kategori=judul_lagu"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Kaki kecil berlari kesana kemari&lt;br /&gt;Sambil tertawa riang&lt;br /&gt;Kedua tangannya diayun kiri kanan&lt;br /&gt;Hari ini bahagia, terbias di wajahnya&lt;br /&gt;Slamat hari ulang tahun&lt;br /&gt;Smoga kamu panjang umur&lt;br /&gt;Cepat undang semua teman&lt;br /&gt;Bocah centil yang tidak dapat duduk tenang&lt;br /&gt;Pinggulnya slalu goyang&lt;br /&gt;Dia berjanji nanti malam akan datang&lt;br /&gt;Bersama teman-teman, menari jaipongan&lt;br /&gt;Timplak timplung timplak timplak timplung..bletak&lt;br /&gt;Kempul kemplak kembyar ....&lt;br /&gt;La la la pandanglah awan di atas bintang-bintang&lt;br /&gt;Di sana .. semua bidadari turut bernyanyi riang&lt;br /&gt;Inginkah kau pergi ke sana&lt;br /&gt;Terbang bersama kupu kupu pu&lt;br /&gt;Bermain pelangi, bersama dewa-dewi&lt;br /&gt;Petiklah .. bintang&lt;br /&gt;Dan bawalah pulang&lt;br /&gt;Petiklah bintang, dan bawalah pulang&lt;br /&gt;Berikan kepada, guru tersayang&lt;br /&gt;Berikan pada guru tersayang, berikanlah pada guru tersayang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;~~~&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0050.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Selamat ulang tahun Faza...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111692325825271100?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111692325825271100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111692325825271100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/duapuluhtigamei.html' title='duapuluhtigamei'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110962564135125936</id><published>2005-05-18T14:30:00.000+02:00</published><updated>2005-05-24T20:55:31.656+02:00</updated><title type='text'>Posisi tempat tidur</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 50px; HEIGHT: 57px" height="102" hspace="5" src="http://arbeitsschutz.nibis.de/seiten/berufsbild/ernaehrung/medien/hygienisch/250_schnupfen.jpg" width="89" align="right" vspace="5" weidht="'102" /&gt;Sudah beberapa lama kita punya pertanyaan begini: Mengapa Faza lebih sering pilek dibandingkan Fariz? Apa karena Fariz sudah lebih besar sehingga daya tahan tubuhnya lebih bagus? Bisa jadi. Atau mungkin karena Faza tidurnya mepet tembok dan Fariz tidak? Lah, apa hubungannya coba?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tengah malam ketika menengok anak-anak yang sudah terlelap di kamarnya sering terasa ada gerakan udara yang cukup &lt;em&gt;sríwing-sriwing&lt;/em&gt;. &lt;img style="WIDTH: 85px; HEIGHT: 89px" height="102" hspace="5" src="http://www.speechteach.co.uk/assets/images/clip_art_images/sleeping_vrj.jpg" width="85" align="left" vspace="5" weidht="'102" /&gt;Dari mana ya? Jendela sudah tertutup rapat, pintu juga begitu (rumah-rumah di negara 4 musim biasanya di design cukup kedap dan rapat). Karena penasaran, segera ambil lilin untuk mengetahui arah angin. Siapa tahu ketemu sumbernya. Tapi kok tidak ketemu sama sekali tempat yang dicurigai sebagai sumber munculnya angin itu, heran...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Teka-teki baru terpecahkan setelah membacakan buku untuk anak-anak. Mengapa kalau kita membuka kulkas kaki kita yang terlebih dahulu terasa dingin? Jawabnya karena udara dingin lebih berat daripada udara panas. Jadi begitu pintu kulkas terbuka, udara dinginnya langsung turun dan kaki kita yang terlebih dahulu terasa dingin. Konsep itu juga yang menyebabkan balon udara bisa terbang ke angkasa. Jika udara di dalam balon dipanaskan dia akan menjadi ringan dan balonpun bisa terbang. Lho, kok malah cerita...? hihi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 85px; HEIGHT: 89px" height="102" hspace="5" src="http://www.rp-online.de/layout/fotos/303x427/r-heizung_img5732.jpeg" width="85" align="right" vspace="5" weidht="'102" /&gt;Kita dulu berpikiran lebih baik tempat tidur (terutama jika musim dingin) mepet tembok, dekat dengan &lt;em&gt;Heizung&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;heater&lt;/em&gt;). Biar hangat kan... Tapi ternyata malah salah... Heizung biasanya dipasang di bawah jendela. Kalau tidur di dekat Heizung, berarti tidur di bawah jendela. Kalau suhu di luar lebih dingin, tidur dibawah jendela akan membuat muka kita terpapar dingin terus... Pilek deh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Memang sebaiknya jendela itu diberi&lt;em&gt; korden&lt;/em&gt;. Selain untuk menghalangi pandangan, juga menghambat udara dingin yang jatuh dari (kaca) jendela. Tetapi akan lebih baik kalau kita memakai tempat tidur, bukan cuma kasur &lt;em&gt;thok&lt;/em&gt; yang diletakkan di bawah. Tempat tidur berkolong akan membuat udara dingin tetap berada di bawah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ini cuma pengalaman saya sebagai ibu rumah tangga lho.... Yang ahli fisika tentu bisa memberi penjelasan yang lebih logis. Atau, jangan-jangan teori saya ini malah salah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;~~~&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;update:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Komentar Bu Ari mengingatkan saya beberapa hal berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;saya sering/selalu meletakkan handuk basah di atas Heizung, kadang kalau tengah malam udara dalam kamar masih terlalu kering, saya semprot ruangan (biasanya ke tembok) dengan air&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;siang hari, saat anak-anak sekolah, Heizung dimatikan, jendela dibuka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;malam hari, setengah jam sebelum anak-anak masuk kamar, jendela saya buka sebentar barang 10 menit untuk ganti udara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;suhu udara dalam rumah yang terlalu hangat (karena pemanas) juga membuat penghuninya gampang sakit lho... virusnya muter terus kali ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Semenjak Faza sekolah, Kindergarten maksudnya, tidak lagi terlalu gampang sakit. Mungkin karena hampir tiap hari dia keluar rumah. Menghirup udara segar di luar dan menjadi lebih sehat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Terima kasih Bu....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110962564135125936?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110962564135125936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110962564135125936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/posisi-tempat-tidur.html' title='Posisi tempat tidur'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111624776405319190</id><published>2005-05-16T14:20:00.000+02:00</published><updated>2005-05-16T18:25:51.846+02:00</updated><title type='text'>Wiken panjang (lagi)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Minggu kemaren wiken panjang (Kamis-Minggu), minggu ini wiken panjang lagi... (Sabtu-Senin). Seneng sekali ya, libur terus. Sejak hari Jumat FaFa sudah seneng aja. Sepulang sekolah, cepet-cepet makan siang, langsung mainan di luar. Ya sepak bola, ya sepedaan, ya main skuter, &lt;em&gt;keduk-keduk&lt;/em&gt; tanah... hehe... apa ajalah yang menurut mereka menarik. Bertiga dengan Natha, teman dari Indonesia satu-satunya di Vechta. Kebetulan tinggalnya di &lt;em&gt;Studentenwohnheim&lt;/em&gt; juga (Mamanya &lt;em&gt;Doktorarbeiten&lt;/em&gt; di Uni Vechta).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0114.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0114.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0122.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0122.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sabtu pagi kita ke Bremen, pengajian rutin bulanan. Bulan ini, penyelenggaranya adalah keluarga Bapak Sekar Wijaya dan Ibu Kartika, tapi tempatnya di kediaman Bapak Gerry. Biasalah, di sini tidak semua tetangga bisa memberi toleransi atas keberisikan yang terjadi. Jadi penyelenggara bisa bergilir, tapi soal tempat kalau tidak memungkinkan hampir selalu di rumah Pak Gerry ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai di Bremen masih jam sepuluh. Masih ada waktu sekitar satu jam untuk jalan-jalan. Kita iseng aja ke Weser, jalan-jalan. Sembari suBapak juga iseng ngintip &lt;em&gt;flöhmarkt&lt;/em&gt;, barangkali ada yang menarik hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;FaFa asik banget liat kapal yang lalu lalang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0134.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0134.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0140.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0140.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0152.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0152.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF01551.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF01551.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0166.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0166.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0172.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0172.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari Minggu tenang di rumah karena cuaca kembali tidak bersahabat. Rasanya capek banget deh. Heran, cuma pergi seharian aja kok capeknya kayak gini. Kali cuacanya yang berangin itu ya, bikin badan &lt;em&gt;lungkrah&lt;/em&gt;. Dopping nih, dikencengin kalau nggak mau ambruk. &lt;em&gt;Grippe&lt;/em&gt; meski udah nggak wabah lagi, tapi masih ngintip-ngintip juga... Pergantian musim gini emang rawan banget bikin sakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Senin cuaca masih belum bagus. Pagi berkabut dan dingin, brrr... Enaknya ngapain ya? Saya masak untuk makan siang, suBapak 'dibantu' Faza mencoba bikin klepon. Huahaha... rame... Setelah mateng, dicicipi, lho kok ada yang nggak manis? Ternyata klepon &lt;em&gt;made in&lt;/em&gt; Faza nggak dikasih gula. Katanya susah mbuletinnya kalau dikasih gula... &lt;em&gt;owalah&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Za, nggak&lt;/em&gt; &lt;em&gt;uenak&lt;/em&gt; &lt;em&gt;toyooo&lt;/em&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0191.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; WIDTH: 93px; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid; HEIGHT: 86px" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0191.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111624776405319190?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111624776405319190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111624776405319190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/wiken-panjang-lagi.html' title='Wiken panjang (lagi)'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111558356560920202</id><published>2005-05-08T21:16:00.000+02:00</published><updated>2005-05-08T22:22:05.446+02:00</updated><title type='text'>Muttertag</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hadiah dari anak-anak dalam rangka Muttertag:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#993300;"&gt;Dari Fariz:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/File0377.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/File0377.jpg" border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hadiah ini tadi malam, karena lupa, dilembur sampai malam oleh Fariz. Untuk seorang anak laki-laki delapan setengah tahun, diperlukan ketelatenan untuk menyelesaikannya (kertas ini bolak-balik &lt;em&gt;full color&lt;/em&gt;, diberi warna dengan menggunakan pensil warna).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dari Faza:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/File0378.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/400/File0378.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Halaman depan ini dihias sendiri oleh Faza. Setelah dibuka, ternyata sebuah buku resep. &lt;strong&gt;Spatzennest Kinderkochbuch&lt;/strong&gt;, kumpulan resep makanan kesukaan anak-anak di kelasnya Faza. Tentu saja, beberapa halaman sudah 'diwarnai' oleh Faza...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Terima kasih Fariz ya... terima kasih juga Faza... akan Ibuk simpan baik-baik hadiah ini. I&lt;em&gt;ch habe euch beide sooo lieb... &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111558356560920202?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111558356560920202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111558356560920202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/muttertag.html' title='Muttertag'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111547992576994685</id><published>2005-05-07T16:22:00.000+02:00</published><updated>2005-05-07T19:39:07.040+02:00</updated><title type='text'>Makanan Paling Enak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Makanan apakah yang paling enak?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Makanan enak itu antara lain: sarapan dengan bubur lauk gudeg dan krecek, makan siang jajan di soto Kadipiro, sore jalan-jalan sambil jajan rujak es krim di Pakualaman, lalu makan malam lesehan di bakmi Doring. Hmm... itu sih dulu ketika saya masih mahasiswa...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Makanan enak bisa juga makanan yang kita sukai. Seperti empek-empek belakang toko Ramai, ayam goreng Mbok Sabar (manis), ayam goreng Ny. Suharti (asin), ikan bakar Morolejar, ... sudahlah, tidak usah diteruskan. Lidah saya protes...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Atau, makanan enak itu adalah makanan yang pas takaran bumbunya. Tidak terlalu manis dan tidak terlalu asin. Kurang pedas, silakan tambah sambal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi menurut saya, makanan yang paling enak adalah masakan Ibas (demikian saya memanggil ibu saya). Hampir empat tahun tidak pulang, yang paling saya kangeni hanyalah masakan Ibas. Ketika suBapak pulang ke Indonesia untuk survey pun yang saya inginkan adalah masakan Ibas sebagai oleh-oleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dulu saya pernah berdebat dengan suBapak perihal sambal goreng dan opor ayam lebaran bikinan ibu masing-masing. Saya bilang masakan Ibaslah yang enak. Tapi suBapak bilang masakan Ibas sedikit kurang manis, lebih enak masakan Ibu. Bla... bla... bla... Dari situ kita lalu mengambil kesimpulan bahwa masakan ibu kita masing-masinglah yang paling enak untuk kita masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Saya tidak akan pernah bisa memasak dengan rasa persis seperti yang Ibu masak. Tapi kakak ipar saya bisa memasak dengan rasa seperti yang Ibu masak. Jadi kalau kangen masakan Ibu (beliau sudah meninggal dunia) tinggal minta tolong dibuatkan kakak ipar saya tersebut. Dan memang mantap, rasanya bisa mirip sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya, masakan ibu adalah masakan yang paling enak untuk anak-anaknya. Ada tambahan bumbu rahasia yang tidak bisa ditemui juru masak bintang lima sekalipun. Yaitu bumbu cinta. Ibu akan memasak untuk anak-anaknya sarat dengan rasa cinta. Beliau tahu persis selera anak-anaknya dan akan selalu memasak sesuai dengan selera masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bayangkan saja, 25 tahun serumah dengan Ibas, selama itu pula saya selalu makan masakan beliau. Bagaimana mungkin saya tidak mencintai rasanya yang khas tersebut? Lebih nikmat lagi kalau minta suap dengan tangan... Uh, rasanya tak tertandingi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bahkan ketika saya sudah menikahpun, jika melihat Ibas makan menggunakan tangan (tidak menggunakan sendok) barang satu atau dua kali saya pasti mengganggu untuk minta suap. Rasanya? Hmm... ada rasa lain yang begitu nikmat, yaitu rasa cinta dan sayang yang begitu kental, manis dan hangat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jadi bukan salah Faza ketika mempermalukan saya di suatu pertemuan. Waktu itu dia tidak mau makan. Hanya satu atau dua suap, kemudian tidak mau lagi. Katanya, "Nggak mau, makanannya nggak enak... lebih enak masakannya Ibuk". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111547992576994685?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111547992576994685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111547992576994685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/makanan-paling-enak.html' title='Makanan Paling Enak'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111493950251033498</id><published>2005-05-03T10:58:00.000+02:00</published><updated>2005-05-03T23:16:42.110+02:00</updated><title type='text'>Keukenhof</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya jadi juga saya pergi ke Keukenhof dengan beberapa orang teman. Kebetulan dari Vechta ada &lt;em&gt;tagesfahrt&lt;/em&gt; (perjalanan sehari) dengan bus ke sana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.keukenhof.com/"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Keukenhof&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah taman bunga yang terletak di Lisse (antara Amsterdam dan Den Haag) Holland. Dibuka setiap musim semi dan tahun ini dibuka sejak tanggal 24 Maret sampai 20 Mei. Meski &lt;em&gt;tulip&lt;/em&gt; adalah bunga yang identik dengan Holland, di keukenhof tidak hanya tulip, tapi juga  &lt;em&gt;Lilien&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Gladiolen&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Narzissen&lt;/em&gt;, dll. Sayang, tulip hitam yang kita cari baru muncul nanti di minggu-minggu terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Singkat cerita, sampai di sana kita bertiga langsung membabi buta. &lt;em&gt;Foto machen&lt;/em&gt;. Bunga-bunganya bukan main. Tidak puas-puas rasanya membuat foto. Yang ini, yang itu, yang sana, sebelah sananya lagi... Suhanallah, semuanya indah banget...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0102.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0102.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0155.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0155.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0154.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0154.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0143.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0143.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0133.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0133.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0119.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0119.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0082.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0082.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0088.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0088.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0080.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0080.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Duuuh, sampai gemes rasanya... semuanya pengen difoto, semuanya pengen diabadikan... Ternyata tidak mudah membuat foto makro. Fokusnya sering melesat... (masih amatiran nih, harus banyak belajar lagi). Ada tips yang lebih mudah nggak ya untuk membuat foto makro?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jangan bertanya di sana ada bunga apa saja, saya tidak tahu. Ada begitu banyak bunga dengan nama yang berbeda. Padu padan antara satu bunga dengan bunga yang lain selalu membuat saya berdecak kagum. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0013.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0013.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0040.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0040.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dan tamannya itu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bunga... bunga... di mana-mana bunga. Hangatnya sinar mentari... semilir angin sepoi-sepoi... membawa harum bunga yang hmmm... segeeerrrr... &lt;em&gt;Frisch&lt;/em&gt; banget deh rasanya... Enggan rasanya beranjak dari tempat indah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF00021.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF00021.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0045.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0045.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hingga suatu saat kita tersadar bahwa kita tinggal punya waktu 1 jam lagi. Hah, belum juga muterin semuanya... kok waktunya sudah habis sih? Tempat seluas 32 hektar itu tidak berhasil kami jelajahi seluruhnya... Menit-menit terakhir menuju tempat parkir, sambil berlari saya masih berusaha mengambil foto... sayang dilewatkan begitu saja...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/1024/DSCF0174.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" height="52" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0174.jpg" width="62" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#c0c0c0;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dan, inilah hadiah ulang tahun yang indah dari suBapak, Fariz dan Faza... terima kasih ya, &lt;em&gt;ich liebe euch alle...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111493950251033498?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111493950251033498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111493950251033498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/05/keukenhof.html' title='Keukenhof'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111479107938419068</id><published>2005-04-29T17:24:00.000+02:00</published><updated>2005-04-30T15:13:44.143+02:00</updated><title type='text'>Jika cuaca cerah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0075.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;"&lt;em&gt;Mami, darf ich nach draussen spielen&lt;/em&gt;?". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sudah sejak tadi siang anak-anak ribut pengen main di luar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"&lt;em&gt;Mami... darf ich bitte nach draussen spielen&lt;/em&gt;?" pinta mereka kembali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sore ini cuaca cerah, ada matahari. Anak-anak, kalau sudah main di luar pasti susaaah banget disuruh masuk. Apalagi siangnya sudah semakin panjang (saat ini Magrib pk 20.42). Suhunya sudah lumayan anget sih, cuma masih berangin. Jadinya ya masih dingin juga...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Akhir-akhir ini kita mulai mempersiapkan anak-anak pulang ke Indonesia September nanti. Yang berhasil dikomporin baru Faza. Ketemu siapa saja dia pasti cerita kalau mau pulang ke Indonesia. Katanya, di sana enak... &lt;em&gt;Sommer&lt;/em&gt; terus. Tiap hari bisa piknik, main di luar dan makan es krim. Hihi... kayak yang udah pernah aja Za...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;note: Kalau ngomong Jerman, Faza memanggil saya Mami. Kalau pake basindo &lt;em&gt;tetep wae&lt;/em&gt; Ibuk...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111479107938419068?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111479107938419068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111479107938419068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/04/jika-cuaca-cerah.html' title='Jika cuaca cerah'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111437112857863868</id><published>2005-04-25T20:35:00.000+02:00</published><updated>2005-04-25T22:34:40.803+02:00</updated><title type='text'>Namanya juga anak-anak...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Pengajian rutin bulan ini diselenggarakan Sabtu kemarin di kediaman keluarga Bapak Masbukin di Heinrich-Schulz-Strasse Bremen. Sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Cuaca sangat cerah, tidak heran jika selepas makan siang anak-anak sudah tidak sabar untuk bermain di luar. Beberapa saat kemudian terdengar tangis seorang gadis cilik. Fiqa terjatuh dari ayunan. Sepertinya 'hanya' jatuh. Tapi anak ini terus menerus menangis kesakitan sambil memegangi tangannya. Kasihan, sepertinya sakit sekali. Karena tidak kunjung reda tangisnya, juga karena tangannya tidak boleh disentuh (jika tersentuh sedikit saja dia menjerit kesakitan), diputuskan segera dibawa ke dokter. Masya Allah, lengannya patah... dan langsung dioperasi hari itu juga. Adik Fiqa, semoga lekas pulih ya kesehatannya. Semoga keceriaanmu segera hadir seperti sedia kala. Amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0034.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Namanya juga masih anak-anak. Pola pikirnya masih sangat simpel. Masih sulit bagi mereka untuk menjaga dirinya sendiri. Dunia anak-anak adalah dunia yang penuh warna-warni ceria. Segala ingin dicoba, semua ingin dilakukan. Memuaskan segala rasa keingintahuan. Bertanya apa ini, apa itu. Memegang (kompor panas), menangkap (lebah), merasai (cabe rawit merah), menaiki (kucing) dan masih banyak lagi 'kegiatan' si kecil yang kadang membahayakan dirinya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Seperti halnya Faza. Pernah suatu kali, saat saya jemput di Kindergarten matanya merah dan berair, ada sedikit luka di bagian putihnya. Gurunya bilang mata Faza terkena sesuatu. Belakangan Faza cerita kalau dia &lt;em&gt;blusukan&lt;/em&gt; ke semak-semak. Karena musim gugur, semak itu tinggal rantingnya saja. Trus, kenapa masuk ke semak-semak Za? Jawabannya hanya angkat bahu, kepengen aja katanya... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Atau saat Faza kejar-kejaran dengan Fariz. Saking semangatnya tidak bisa berbelok, menabrak pinggiran meja. Bukan hanya memar, di dahinya terbentuk sebuah kawah kecil... Atau ketika di Madurodam, jatuh di arena mini Schipol. Di dahinya tumbuh sebutir telur ayam kampung. Owalah naaak, seperti apa itu sakitnya...&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Belum lama, teman Faza juga jatuh dari ketinggian hampir 2 meter. Di halaman Kindergarten ada rumah-rumahan kayu. Lantainya dibuat lubang dengan diameter ca. 1 m dan di tengahnya terpasang sebatang besi untuk luncuran seperti di pemadam kebakaran. Biasanya selalu ditutup karena tidak semua anak bisa memposisikan diri dengan aman untuk meluncur kebawah. Entah kenapa, hari itu tutup tersebut dibuka. Kasihan sekali, setelah jatuh (perutnya terlebih dahulu) dia sampai tidak bisa bersuara atau menangis. Setelah dibawa ke dokter, ternyata tidak ada hal yang perlu dikuatirkan. Syukurlah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Atau saya sendiri pada saat umur 1 tahun. Waktu itu menjelang tidur siang. Selesai minum, saya BAB. Ibu sudah kembali ke dapur, karena setelah minum biasanya saya akan tidur. Sambil mengantuk saya berdiri dan jatuh dari &lt;em&gt;Kinderbett&lt;/em&gt;. Pertama kepala membentur tempat tidur utama, kedua membentur lantai. Malam harinya suhu tubuh meninggi, diiringi muntah-muntah. Dibawa ke UGD, benar... gegar otak ringan. Harus menginap beberapa hari di RS. Akibatnya kepala saya &lt;em&gt;peyang&lt;/em&gt; sampai sekarang hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0005.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Tingkah laku anak-anak memang sulit diduga. Dilarangan seperti disuruh. Kesannya menjadi lebih menantang. Misalnya menaiki perosotan dari sisi miringnya, ayunan sambil berdiri, bersepeda sambil melepas stang, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;melongok keluar dari jendela/balkon lantai atas, dsb. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Seperti Fariz, jika sedang bersepeda tidak bisa diajak bicara. Konsentrasinya hilang. Jika bersepeda bersama temannya, meski sering diingatkan untuk konsentrasi, tetap saja sambil bergurau. Sering dia menabrak sepeda di depannya, pernah menabrak semak-semak, pernah menabrak rambu lalu lintas, bahkan pernah juga menabrak orang yang sedang berjalan dari belakang. Aduuuh, kita sampai minta maaf berkali-kali... untung orangnya baik, tidak mempermasalahkan apa-apa (padahal sakit juga lho, wong dia mengelus-elus kakinya terus).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Di sini anak-anak adalah raja. Segala tingkah lakunya benar adanya. Jika anak-anak tiba-tiba &lt;em&gt;nyelonong&lt;/em&gt; ke jalan dan tertabrak kendaraan, si anak tidak bersalah. Tidak heran, jika di trotoar tiba-tiba Faza berlari, dari jauh pengendara mobil mengurangi kecepatan. Mengantisipasi jika si kecil ini tiba-tiba berbelok ke arah jalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Seperti cerita teman. Anaknya bermain sepeda dengan anak tetangga. Karena tidak bisa mengerem, sepedanya menabrak sebuah mobil yang diparkir di dekatnya, mobil baru lagi.... Teman bulenya ini kemudian masuk ke rumah dan keluar lagi bersama ayahnya. Rupanya ayahnya pemilik mobil itu. Tunggu punya tunggu, ternyata si pemilik mobil tidak juga kunjung datang untuk meminta ganti rugi mobilnya yang tergores dan &lt;em&gt;penyok itu&lt;/em&gt;. Ketemu di jalan juga biasa saja, seperti tidak terjadi apa-apa. Ah, namanya juga masih anak-anak... belum bisa kira-kira.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0002.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Anak-anak, sampai kapankah mereka bisa disebut anak-anak? Pada posisi sebagai orang tua, apakah selamanya anak-anak kita akan selalu menjadi 'anak-anak'? Sampai umur berapakah kita benar-benar tega melepaskan mereka, mempercayai mereka? Jika beberapa tahun yang akan datang, anak-anak meminta ijin untuk naik gunung apakah saya akan mengijinkan? Sudah banyak buku dibaca, sudah banyak cerita didengar, tapi rasanya tidak semudah itu untuk melepas mereka sendirian (hehe... ibuk-ibuk, bawaannya kuatir melulu...).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ah, saya jadi ingat ibu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Meski saya anak perempuan satu-satunya, beliau tidak pernah melarang saya untuk berkemah, naik gunung, canoeing (beliau tahu benar saya tidak bisa berenang) atau kegiatan semacamnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Barangkali jika diberi kepercayaan anak-anak justru bertanggung jawab ya?. Meski waktu itu bergaul dengan berbagai macam teman (dari yang baik-baik sampai pengguna narkoba) alhamdulillah, saya tidak pernah tertarik untuk aneh-aneh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Semoga sang waktu (seiring dengan bertambahnya usai anak-anak) membantu saya  menjadi lebih bijaksana. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111437112857863868?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111437112857863868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111437112857863868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/04/namanya-juga-anak-anak.html' title='Namanya juga anak-anak...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111394272457854588</id><published>2005-04-19T20:19:00.000+02:00</published><updated>2005-04-25T22:32:24.106+02:00</updated><title type='text'>Nama</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Waktu mengantar Faza ke &lt;em&gt;HNO-Artz&lt;/em&gt; (THT) menindak lanjuti &lt;em&gt;überweisung&lt;/em&gt; dari Kinderartznya, saya sekalian minta &lt;em&gt;termin&lt;/em&gt; untuk Fariz (kontrol rutin 3 bulanan). Dijawab oleh pembantu dokternya bahwa nama Fariz tidak ada. Kok aneh? Ternyata dia mencari berdasarkan nama belakang. Jelas nggak bakal nemu karena nama belakang Fariz dan Faza beda. Lagi-lagi saya harus menjelaskan bahwa kita nggak punya nama belakang/nama keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sudah berkali-kali kita di sini berurusan dengan hal itu. Kadang merepotkan juga tidak punya Nama Keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 136px; HEIGHT: 104px" height="152" hspace="5" src="http://www.oberschwaig.de/Bilder/briefkasten.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Kita pernah di telpon oleh bagian admistrasi Kinderartz karena tagihan rekeningnya kembali. Dengan kata lain, nama yang dituju tidak ditemukan. Waktu itu yang terpasang di kotak pos hanya nama suBapak saja. Karena nama belakang suBapak dengan nama anak-anak beda, oleh pak posnya surat tersebut dikembalikan kepada si pengirim. Untuk menghindari berulangnya kejadian tersebut, kita pasang nama lengkap kita berempat di kotak pos.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Di sini saya dipanggil dengan nama belakang suami (Frau Buchori), sedangkan di Indonesia saya dipanggil dengan nama depan suami (Bu Imam). Lucunya, di tempat kursus dipanggil dengan nama belakang saya (Frau Nurhidajah), di sekolahnya Fariz dipanggil dengan nama belakang Fariz (Frau Afham), dan di Kindergarten dipanggil dengan nama belakang Faza (Frau Ghifary).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 67px; HEIGHT: 53px" height="152" hspace="5" src="http://www.cs.ucla.edu/~soonoh/alphabet_n.gif" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Keadaan ini cukup merepotkan saat perpanjangan visa. Kita punya empat nama belakang dengan huruf awal yang berbeda. Harus antri di empat pintu, yaitu pintu untuk inisial B, N, A dan G. Belakangan ada petugas baik hati, dia mau menerima semuanya (karena satu keluarga). Jika saatnya perpanjangan visa kita lihat dulu dia di mana. Tahun ini dia ada di pintu N, jadilah kita antri di sana. Alhamdulillah, semua urusan lancar, seminggu selesai dan tidak dikenakan biaya sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Suatu kali saya lupa menjemput Faza karena keasikan memasak. Setelah ditelpon saya segera ke Kindergarten. Sampai tujuan bukannya langsung boleh pulang tapi diajak ngobrol. Ditanya-tanya, "Sebenarnya namanya siapa sih?" Rupanya &lt;em&gt;Erzieherin&lt;/em&gt;nya bingung karena nama (belakang) Faza beda dengan nama bapaknya. Jadilah saya sedikit bercerita bahwa di Indonesia tidak semua orang punya atau mengenakan nama keluarga, kecuali untuk suku tertentu. Bukan karena Faza itu anak saya dengan suami yang lain... (bisa dikira begitu ya?).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Nama belakang adalah nama keluarga, jadi kita tidak boleh &lt;em&gt;njangkar &lt;/em&gt;(disebut begitu saja). Harus dengan embel-embel Herr atau Frau. Nama depan sih boleh saja dipanggil begitu saja. Kadang saya dipanggil Pipin saja oleh anak-anak tetangga. Sebaliknya FaFa juga boleh njangkar, memanggil nama depan orang tua teman-temannya. Tapi biasanya untuk yang sudah akrab ya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kadang orang sini heran, tiga kata kok nama depan semua. Atau heran juga dengan orang yang namanya hanya satu kata saja. Orang-orang yang malang katanya, tidak punya keluarga... hehe...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jadi, sebaiknya kita punya nama keluarga atau tidak ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111394272457854588?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111394272457854588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111394272457854588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/04/nama.html' title='Nama'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111323493822548631</id><published>2005-04-11T17:40:00.000+02:00</published><updated>2005-04-12T10:27:43.480+02:00</updated><title type='text'>Salzburg</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-bagian akhir-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya sampai juga di hari terakhir liburan. Tujuan kita adalah &lt;a href="http://www.stadt-salzburg.at"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Salzburg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Austria.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF01311.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0131.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saya sendiri sebenarnya senang berjalan-jalan, melihat-lihat dan menikmati suasana kota. Tapi anak-anak sebaliknya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sudah terbayangkan bagaimana suasana hari terakhir ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kondisi fisik tidak lagi prima (mulai terasa capeknya) obyeknya pun 'hanya' melihat-lihat kota saja. Hmm, kira-kira apa ya yang bisa menarik minat anak-anak dari jalan-jalan dan melihat-lihat ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0127.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0127.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Dari HBF Salzburg dengan menggunakan bus kita turun di Rathaus. Busnya unik loh, seperti bom-bom car (bom-bom bus kali ya... hehe...).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari Rathaus kita mulai jalan di sekitaran &lt;em&gt;Altstadt&lt;/em&gt;. Benar saja, belum lama jalan anak-anak sudah mulai bosan. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0137.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0137.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untunglah, tidak lama kemudian kita sampai &lt;a href="http://www.salzburg.info/sehenswertes_15.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Residenz&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang di depannya terdapat air mancur (saat itu belum ada airnya). Disana anak-anak sejenak mendapatkan kesenangan dengan menaikinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelahnya kita istirahat sejenak di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.salzburg.info/sehenswertes_testrundgangeinzelseite.html"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#cc6600;"&gt;Mozartplatz&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; sambil membuka bekal makan siang.&lt;/span&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0141.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0141.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hff... udara sangat panas dan sekali lagi kami salah kostum. Padahal di ramalan cuaca yang sempat saya lihat di internet hujan lho (namanya juga ramalan manusia ya...). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Di depan kami patung Wolfgang Amadeus Mozart berdiri dengan gagahnya. Dia lahir tahun 1756 dan menjadi putra kebanggan kota Salzburg.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0155.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0155.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Berikutnya kita berjalan ke arah &lt;a href="http://www.salzburg.info/sehenswertes_aaaaaa.html"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Dom&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Megah sekali. Anak-anak tidak peduli. Mereka terus berjalan sambil sesekali berhenti menikmati musik dari pengamen jalanan. Wah, ada catur raksasa... asik sekali... Sayang kita tidak punya cukup waktu untuk memainkannya, padahal FaFa sudah bersemangat lho. Hei, lihat di atas sana... cantik dan megah ya? Kita ke sana yoook...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bener deh, FaFa langsung semangat. itu adalah &lt;a href="http://www.salzburg.info//sehenswertes_30.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Festung Hohensalzburg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Sebuah benteng yang dibangun pada tahun 1077 dan sejak tahun 1892 sudah disediakan&lt;em&gt; Standseilbahn&lt;/em&gt; (seperti lift miring) untuk memudahkan kunjungan ke sana. Hebat ya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dari atas kita bisa leluasa melihat kota Salzburg. Sebuah kota yang ditengahnya mengalir sungai Salzbach. Dikelilingi bukit-bukit nan menawan. Bangunan-bangunan kuno yang elok. Sungguh paduan pemandangan yang sangat indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0176.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0176.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF01791.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF01811.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF01811.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0217.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0270.jpg"&gt;&lt;img height="202" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0270.jpg" width="152" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Puas berkeliling (sebenarnya lebih tepat dikatakan capek berkeliling) di dalam Festung Hohensalzburg, kita kembali turun. Dilanjutkan mencari rumah tempat Mozart dilahirkan. Sempat 'nemu' toko buku tertua di Austria, Hollrigl, sejak tahun 1594. Uh, sayang banget nggak sempat masuk. Baru deh, kemudian sampai di &lt;a href="http://www.salzburg.info/sehenswertes_27.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Mozart Geburthaus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0261.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0261.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Sebenarnya yang lebih menarik adalah jalan (atau lorong) di sebelah kiri gedung kuning itu, &lt;a href="http://www.salzburg.info/sehenswertes_28.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Getreidegasse&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Berderet toko-toko dengan papan nama antik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sebenarnya kita juga sempat mengunjungi &lt;a href="http://www.salzburg.info/sehenswertes_23.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;Schloss Mirabell&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Sepintas saja, karena waktu sudah pukul enam sore. Mungkin karena masih dingin, tamannya belum tampak indah. Bunga dan tanaman lainnya belum tumbuh dengan sempurna. Kolam-kolam juga masih kering.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dan, selesai sudah kita mengunjungi Salzburg. Kembali ke Muenchen, kemudian pulaaaang...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111323493822548631?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111323493822548631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111323493822548631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/04/salzburg.html' title='Salzburg'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111256559756278203</id><published>2005-04-03T23:28:00.000+02:00</published><updated>2005-04-05T22:25:29.463+02:00</updated><title type='text'>Neuschwanstein</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-bagian kelima-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-TOP: rgb(170,170,170) 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: rgb(170,170,170) 1px solid; BORDER-BOTTOM: rgb(170,170,170) 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/Schloss%20Neuschwanstein.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Rasanya cukup familiar ya dengan gambar di atas?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 199px; HEIGHT: 152px" height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0104.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Jika pernah menonton film Cinderella (Disney, kartun) rasanya mirip dengan istana sang pangeran bukan? Begitu pula dengan puri yang dibangun di Disneyland seperti gambar di samping, mirip bukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Walt Disney memang terinspirasi oleh Neuschwanstein, istananya raja Ludwig II. von Bayern, untuk membangun istana Cinderella di Disneyland.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Nah, pada liburan hari keempat inilah kita mengunjungi &lt;a href="http://www.neuschwanstein.de/deutsch/index.htm/"&gt;Neuschwanstein&lt;/a&gt;. Namun kali ini saya agak ragu. Apakah anak-anak bisa menikmati jalan-jalan ke &lt;em&gt;Schloss&lt;/em&gt;? Apakah mereka tidak bosan? Apakah mereka bisa tahan untuk tidak bercanda atau berlari-lari?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0086.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Sampai di &lt;a href="http://www.schwangau.de/"&gt;Schwangau&lt;/a&gt; (baca: schwan-gau) kita disambut oleh udara yang hangat. Cukup membuat kita nyengir karena salah kostum. Fariz sempat nyeletuk, "Ibuk, aku keangeten sekali..." he he... sama, ibuk juga...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Setelah membeli tiket masuk yang sudah tertera kode (untuk bahasa) dan jam untuk mengikuti &lt;em&gt;Fuehrungen&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Guided Tours&lt;/em&gt;), kita kemudian antri kereta kuda untuk mencapai Neuschwanstein. Kita tidak memilih jalan kaki yang 'katanya' memakan waktu 30 menit. Dengan tujuan yang demikian tinggi, rasanya mustahil membawa anak-anak ke sana dalam waktu 30 menit. Apalagi kita sudah terikat jam untuk masuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sungguh tidak disangka, anak-anak sangat menikmati dan mendengarkan dengan baik penjelasan yang diberikan. Kita memang sengaja memilih bahasa Jerman agar mudah dimengerti anak-anak. Memasuki ruangan demi ruangan membuat saya (mungkin anak-anak juga) seperti dibawa masuk ke sebuah negeri dongeng dalam buku cerita anak-anak. &lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0083.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Berjalan dari satu ruangan ke ruangan lain serasa seperti berjalan dari lembar satu ke lembar lain dari buku cerita itu. Perabot dengan ukiran yang rumit dan indah, dinding dengan lukisan atau gambar yang demikian halus memikat, pemandangan di luar jendela yang sangat menakjubkan, bukan main... Sangat indah... Kesan saya, Raja Ludwig II. memang gila... bisa membangun istana demikian indahnya he he...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Karena selama mengikuti fuehrungen kita tidak diperkenankan memotret, silakan buka di &lt;a href="http://www.neuschwanstein.de/english/castle/rooms/index.htm"&gt;&lt;span style="color:#cc6600;"&gt;sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk melihat keindahan ruangan demi ruangan dalam istana itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0107.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Sebenarnya setelah dari Neuschwanstein, kita ingin naik ke Hohenschwangau juga. Tapi ternyata waktu kira turun sudah kesorean, sudah tidak ada lagi kereta kuda yang akan membawa kita turun. Yah... jalan kaki deh... (pegel bener euy!).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai di bawah hari masih tanggung. Mau ke Hohenschwangau kaki udah capek banget, tapi kalau pulang kok masih banyak waktu gini? Melihat-lihat souvenir, aduh bagus-bagus bangeeet... tapi kok mahal sekali harganya. Daripada susah-susah, difoto ajalah tokonya... Cepret!! Dapet deh semua souvenirnya, tapi dalam bentuk gambar... he he...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/320/DSCF0111.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Akhirnya kita ikut bis jurusan Garmisch-Partenkirchen untuk menikmati pemandangan yang lain (bosen juga naik kereta terus). Menyusuri kota-kota kecil di daerah pedesaan Bayern sungguh sangat mengesankan. Bangunannya yang khas, bentuk jendela yang unik, dan satu lagi... orang Bayern rupanya senang dan pintar melukis. Hampir semua rumah yang kita lewati ada lukisannya. Unik sekali...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-posting berikutnya, liburan hari terakhir-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111256559756278203?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111256559756278203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111256559756278203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/04/neuschwanstein.html' title='Neuschwanstein'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111228872662145594</id><published>2005-03-31T17:00:00.000+02:00</published><updated>2005-04-05T17:05:49.620+02:00</updated><title type='text'>Zugspitze</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-bagian keempat-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sebenarnya kita pergi liburan ini bareng dengan keluarga teman. Tapi barengnya cuma di kereta ketika berangkat dari &lt;a href="http://www.bremen.de/"&gt;Bremen&lt;/a&gt; dan pulang dari &lt;a href="http://www.muenchen.de/"&gt;Muenchen&lt;/a&gt; aja. Habis, rencana perjalanannya beda sih. Hari ini kita ke mana mereka ke mana nggak pernah sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Di hari ketiga kita sempet ketemu saat sarapan, saling tukar cerita dan info. Ternyata mereka merubah jadwal, hari itu ke &lt;a href="http://www.zugspitze.de/"&gt;Zugspitze&lt;/a&gt;. Menurut ramalan cuaca, cuma hari itu yang cuacanya bagus dan ada matahari. Wah, kita jadi pikir-pikir... ada sih rencana ke sana, tapi besoknya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya diputuskan bahwa kita ke sana juga. Kalau cuaca tidak bagus dan jarak pandangnya terbatas, percuma dong kita ke sana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Selesai sarapan cepet-cepet balik ke kamar, dalam waktu 10 menit ngebut ganti kostum total. Kenapa? Karena &lt;a href="http://www.zugspitze.de/"&gt;Zugspitze&lt;/a&gt; itu di pegunungan Alpen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.zugspitze.de/bilder/rundreise.gif"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://www.zugspitze.de/bilder/rundreise.gif" width="202" align="right" vspace="5" /&gt; &lt;/a&gt;Tujuan pertama kita adalah &lt;a href="http://www.garmisch-partenkirchen.de/portal/infomaxcms.php?index=01&amp;amp;lang=de/"&gt;Garmisch-Partenkirchen&lt;/a&gt;. Tampak pada gambar (bisa diperbesar), dari sana kita menggunakan Bayerische Zugspitbahn jenis kereta listrik biasa, sampai bahnhof &lt;a href="http://www.grainau.de/"&gt;Grainau&lt;/a&gt;. Kemudian ganti kereta lagi menggunakan jenis &lt;a href="http://digilander.libero.it/zh/cograilways/index.html"&gt;Zahnradbahn&lt;/a&gt;, yaitu kereta listrik yang ditengahnya mempunyai tambahan roda bergigi khusus untuk daerah pegunungan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0044.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0044.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Mulai dari Grainau inilah jalur kereta mulai menanjak. Subhanallah, pemandangannya sungguh indah sekali. Hamparan padang salju, rumah-rumah pedesaan yang sangat khas, deretan pohon cemara yang tampak bertumpuk-tumpuk karena perbedaan ketinggian, pucuk-pucuk gunung yang tertutup salju, hilir mudik kereta gantung mengangkut pemain ski... sungguh luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai di bahnhof Eibsee kita turun. Karena waktunya sudah terlalu siang, kita tidak sempat lagi menikmati pemandangan Eibsee (danau) yang kebetulan saat itu masih beku. Langsung dilanjutkan naik Seilbahn menuju Zugspitze. Dengan jarak/lintasan sepanjang 4453 m, bergerak dari ketinggian 1000 m ke ketinggian 2962 m, merupakan lintasan Seilbahn terpanjang di Jerman. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tadinya saya sempet sebel juga, kok Seilbahn-nya penuh sesak begitu? Gimana kita bisa menikmati pemandangan di luar? Semua tempat di dekat jendela sudah terisi. Tapi begitu melihat ke atas, kearah lintasan yang akan kita lalui... hiii, tinggi banget. Sudahlah, lebih baik di tengah saja. Anak-anak langsung saya beri permen karet untuk menyesuaikan perubahan tekanan dari perbedaan ketinggian dalam perjalanan itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tuh, bener kan... begitu bergerak naik &lt;em&gt;dengkul&lt;/em&gt; mulai gemetaran. Rasanya kok srrr... srrr... ha ha ha... &lt;em&gt;singunen&lt;/em&gt; kata orang jawa. Ssst, denger-denger kabar, kalau nggak kuat bisa keluar pipis nggak sengaja lho. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Waktu tempuhnya sebenarnya tidak lama, sekitar 10 menitan, tapi untuk saya terasa sangat lama. Berdiri dengan satu tangan memegang gantungan (seperti di bus kota), tangan satu lagi memegang Faza membuat saya berhitung dalam hati... satu... dua.. tiga... dua puluh... lima puluh... seratus... aduuuh, lama sekali sih? Gelisah sekali rasanya. Kayaknya mulai mabuk nih... hi hi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0237.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0237.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Begitu sampai, lega rasanya.... bisa menginjakkan kaki lagi di bumi, meski badan masih sedikit bergoyang-goyang. Fariz langsung bisa menyesuaikan, hanya Faza yang masih terus berusaha menjauhi jendela, takut katanya. Menaiki beberapa tangga, sampailah kita di teras Zugspitze. Brrr... dingin! Angin bertiup lebih kencang di atas. Di sekitarnya bukan lagi salju, melainkan es. Dari tempat inilah sebenarnya kita bisa melihat puncak-puncak gunung di Swiss, Austria, Italy dan tentu saja Jerman. Sayang saya tidak mengetahui dengan persis arahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0245.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0245.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan menggunakan teropong koin (setelah memasukkan koin €1 teropong baru bisa berfungsi) kita bisa melihat kota/desa-desa di bawah dengan jelas. Garmisch-Partenkirchen tampak seperti miniatur kota yang indah, Eibsee beku juga terlihat demikian jelas, pucuk-pucuk gunung yang lain begitu mempesona... benar-benar memanjakan mata. Membuat hati demikian haru, subhanallah... indah sekali ciptaan-Mu ya Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Melewati sebuah jembatan (ketika lewat, saya berjalan dengan cepat dan mata lurus menghadap depan, hi hi... masih takut) kita sudah di luar negeri, Austria. &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0250.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0250.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;&lt;/a&gt;Horreeee... kita sudah pernah ke Austria juga... he he... Setelah membuka bekal makan siang sambil istirahat sebentar, kita kembali melanjutkan perjalanan. Sempat salah arah menuju Tirol Austria. Menurut petugas jaga di situ, kalau datang dari Jerman harus turun ke Jerman pula. Balik lagi, menyeberang jembatan lagi, kembali ke Jerman lagi. Baru kemudian kita turun ke Zugspitplatt yang mempunyai ketinggian 2600 m dengan menggunakan Gletscherseilbahn. Kali ini panjang lintasannya 1000 m.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/640/DSCF0038.jpg"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0038.jpg" width="202" align="left" vspace="5"/&gt;&lt;/a&gt;Zugspitzplatt ini adalah tempat untuk bermain ski. Tempatnya begitu luas dan lapang, juga dengan pemandangan yang sangat indah. Ada sebuah gereja kecil, menurut letaknya merupakan gereja tertinggi di Jerman. Wah, FaFa benar-benar sangat menikmati. Bisa berlari-lari, berguling-guling, perosotan, melihat orang bermain ski, dll. Lenyap sudah rasa mabuk tadi, berganti dengan suasana ceria. Seperti mentari yang saat itu bersinar dengan hangatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0035.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Waktu berlalu demikian cepat, sudah saatnya untuk berkemas-kemas. Setelah membeli kartu pos dan beberapa souvenir kita kemudian menuju bahnhof Zugapitplatt, menuju Zahnradbahn yang akan membawa kita kembali turun. Dari ketinggian 2600 m kita menuju Grainau dengan ketinggiannya 710 m. Panjang lintasan relnya 19.000 m. Sebuah perjalanan panjang yang membosankan karena sepanjang perjalanan hanya tampak gelap. Kita melewati lorong-lorong di bawah gunung. Karena lelah, sepanjang perjalanan anak-anak tertidur pulas. Saya hanya bisa heran, berapa lama ya waktu yang diperlukan untuk membuat terowongan sepanjang ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0016.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Perjalanan ini sungguh sangat berkesan. Mungkin waktu saya muda dulu pernah naik gunung di Jawa dengan ketinggian lebih dari 3000m. Tapi hamparan pemandangan di sini sungguh tak terlukiskan dengan kata-kata. Eh, masih lebih hebat Fariz dan Faza ya, masih berumur 8 dan 5 tahun tapi sudah mencapai puncak gunung dengan ketinggian 2962 m... he he...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-posting berikutnya, liburan hari keempat-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111228872662145594?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111228872662145594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111228872662145594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/zugspitze.html' title='Zugspitze'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111211287550689131</id><published>2005-03-29T16:56:00.000+02:00</published><updated>2005-04-03T22:55:27.543+02:00</updated><title type='text'>Legoland</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-bagian ketiga-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hari Minggu, pagi-pagi sekali anak-anak sudah bangun dengan badan segar. Lebih bersemangat karena obyek kita hari ini ke &lt;a href="http://www.lego.com/legoland/deutschland/default.asp?locale=1031"&gt;Legoland&lt;/a&gt;, Guenzburg.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dengan menempuh 1,5 jam lebih perjalanan kereta, disambung bus 10 menit sampailah kita di tempat tujuan (kaget juga Bayern Ticket berlaku untuk Wochenende, asik... lebih murah dibanding WET sih). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai sana... brrr, kok dingin banget? Apa karena tempatnya terbuka ya, jadi terasa lebih dingin? Agak risih juga sih, masak kita &lt;i&gt;brukut&lt;/i&gt; sementara orang lain sudah terbuka gitu. Cueklah, daripada ntar masuk angin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/1024/DSCF0138.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-TOP: #aaaaaa 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-BOTTOM: #aaaaaa 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0138.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#cc6600;"&gt;Di depan pintu gerbang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;SuBapak antri tiket masuk, saya mencoba mempelajari peta lokasi. Mencoba mencocokan apa yang sudah dilihat dari internet sekaligus membuat prioritas. Mana yang harus kita dahulukan, mana yang bisa santai-santai. Film dan pertunjukan yang jamnya sudah tertentu masuk prioritas pertama, kemudian arena yang sekiranya akan diantri banyak orang prioritas kedua, keliling Miniland prioritas ketiga (mumpung belum terlalu capek), dst.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 185px; HEIGHT: 146px" height="114" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/Legoland%20Parkmap.jpg" width="144" align="left" vspace="5" /&gt;Hmm... ternyata Legoland tidak terlalu luas... kayaknya bisa deh, ngerasain semua (pengalaman di Disneyland nih, takut waktunya habis hanya untuk antri). Tapi ini kan belum Sommer, jadi pengunjung juga belum begitu banyak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jam sepuluh gerbang dibuka, kita langsung menuju belakang, Lego Imagination. Antri Tret-O-Mobil, naik ke Aussichtsturm sambil melihat pemandangan dari atas, dst.&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0179.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Setengah jam sebelum pemutaran Film, kita langsung ke Lego Studio. Masih ada waktu, sempet masuk arena Wellenreiter. Muter sekali trus... lariiii.... hi hi, waktunya tinggal 10 menit. Wah, kalau Sommer nggak mungkin seperti ini.... harus antri dengan setia he he...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Saat menonton show adalah saat untuk mengistirahatkan kaki.&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0185.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt; Duduk manis sambil menikmati pertunjukan. Untung banget kita memutuskan mengunjungi Lego Deutschland (bukan di Billund-Denmark yang lebih dekat dari Vechta). Kenapa? Bahasanya itu... Show-nya kan memakai bahasa setempat, bahasa Denmark mana kita tahu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi memang mengagumkan, kreatif sekali. Dari jauh sih 'cuma' kelihatan bagus, setelah dekat... alamaaaak, semuanya dari Legostein. Di Miniland saya sampai terbengong-bengong, indah bangeeeet... Masuk di Lego Fabrik baru ketahuan kalau jenisnya itu ada buanyaaaak buanget. Masing-masing beda bentuk, ukuran dan warna, juga punya nomor seri sendiri-sendiri. Yang gila lego pasti pahamlah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/1024/DSCF0210.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-TOP: #aaaaaa 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-BOTTOM: #aaaaaa 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0210.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#cc6600;"&gt;&lt;em&gt;Mini Berliner Dom, lihatlah lebih dekat...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sayangnya Fariz nggak berani naik Bionicle. Padahal katanya arena ini baru ada di Lego Deutschland aja (kayaknya pernah deh lihat di Galileo saat peluncuran perdananya). Berhubung takut ya... nggak bisa dipaksalah, ntar malah kenapa-kenapa. Padahal di Feuerdrache (model achterbahn yang meliuk-liuk) Fariz malah minta tambah dua kali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0031.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Selama di Legoland ini FaFa mana sempat mengeluh capek, lapar juga nggak. Makan siang aja musti dipaksa-paksa karena sudah jam 2. Tapi kalau anak-anak seneng kita juga ikut seneng kok. Ibuknya nih, bolak-balik menantang Fariz naik ini dan itu (Faza masih terbatas, umur juga tinggi badan). Padahal sendirinya yang pengen he he... untung Fariznya tertantang, jadi mau juga... kloplah... hi hi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Puas berkeliling, semua sudah dimasuki dan dinaiki (kecuali satu atau dua yang memang nggak mau atau takut), kita cabut jam enam sore. Masih sejam lagi sih tutupnya, tapi kita nggak mau resiko kehilangan kereta terakhir ke Muenchen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/1024/DSCF0050.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-TOP: #aaaaaa 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-BOTTOM: #aaaaaa 1px solid" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0050.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#cc6600;"&gt;&lt;em&gt;FaFa masih berat meninggalkan legoland&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tschuessie Legoland... auf wiedersehen....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-posting berikutnya, liburan hari ketiga-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111211287550689131?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111211287550689131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111211287550689131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/legoland.html' title='Legoland'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111204167669896728</id><published>2005-03-28T17:08:00.000+02:00</published><updated>2005-04-03T12:30:46.196+02:00</updated><title type='text'>Hallo Muenchen...</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-Bagian kedua-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sesuai &lt;em&gt;fahrplan&lt;/em&gt;, jam limaan kita ganti kereta di Frankfurt. Empat jam kemudian sampai deh kita di Muenchen HBF. Alhamdulillah, perjalanan lancar...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Di sana sudah ditunggu Pak Iwan, teman SuBapak yang kebetulan sudah menyelesaikan program Masternya. Pak Iwan inilah yang akan mengantar kita jalan-jalan sampai siang. Ssst, kesempatan nih untuk melengkapi data yang kita punya... bisa tanya sebanyak-banyaknya. Termasuk, dimana ya kita bisa beli Indomie? Wakakaka... (heran, kok nggak bisa jauh-jauh dari Indomie sih?).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0012.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Kelar beli Welcome Card dan nitip barang di locker, mulai deh kita jalan-jalan. Tujuan pertama ke Marienplatz. Kita masuk dari Karlstor (nyempetin foto-foto bentar) trus jalan, jalan dan jalaaaan terus sepanjang Kaufingerstrasse. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Mulai deh, kalau lihat-lihat kota gini FaFa yang ribut. "Ibuuuk, capeeeek" keluh Faza. Atau, "Kita kok jalan terus mau kemana sih?" tanya Fariz. Kebetulan saat itu cuaca tidak bagus, gerimis dan cukup berangin. Hmm, sungguh tidak ideal untuk jalan-jalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="202" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/glockenspiel.jpg" width="152" align="left" vspace="5" /&gt;Acara jalan-jalan berakhir di Marienplatz, istirahat sebentar sambil menunggu &lt;em&gt;Glockenspiel&lt;/em&gt; jam 11 siang dari menara Neuen Rathaus. &lt;em&gt;Glockenspiel&lt;/em&gt; adalah irama yang berasal dari paduan lonceng/genta. Sementara lonceng berbunyi, di menara ada boneka-boneka kecil yang dapat bergerak memutar, bercerita tentang sejarah kota Muenchen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Acara jalan-jalan di seputar &lt;em&gt;Altstadt&lt;/em&gt; terpaksa harus berakhir karena FaFa sudah bosan banget. Sebenarnya masih banyak lho yang bisa dilihat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0047.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Selanjutnya kita pergi ke &lt;a href="http://www.deutsches-museum.de/"&gt;Deutschen Museum&lt;/a&gt;. Sebuah museum 6 lantai dengan luas 50.000 m2 dan jika seluruh obyek kita lalui panjangnya bisa mencapai 20 km. Secara garis besar dapat dibagi menjadi: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lantai bawah dan lantai dasar bertema teknik secara umum (tambang, pengeboran minyak dan gas, dsb), sarana transportasi darat dan laut dari waktu ke waktu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lantai satu seputar ilmu-ilmu fisika dan kimia (lengkap dengan berbagai macam percobaan yang bisa dipraktekan langsung), berbagai jenis alat musik, pesawat udara dan pesawat luar angkasa &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lantai dua tentang pertukangan/kerajinan tangan (pembuatan kertas, alat cetak, keramik, gelas, dsb). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Lantai tiga keatas tentang teknik pertanian dan bahan pangan, hitech dan astronomi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0085.jpg" width="202" align="left" vspace="5" /&gt;Semuanya sangat menarik dan menakjubkan. Anak-anak bahkan lupa untuk capek dan bosan. Yang ada adalah terus berjalan, terus berkeliling dan tidak mau berhenti. Semua dipegang, semua dicoba (sampai percobaan kimia dan fisika pun dicobai satu persatu, tidak ada yang lewat... duh!). Mengherankan sekaligus mengagumkan, karena percobaan kimia atau fisika yang menurut saya dulu begitu membosankan bisa menjadi sangat menarik untuk anak usia 5 tahun sekalipun. Semuanya dikemas dalam bentuk yang sangat mudah untuk dicerna. Ck, ck... hebat sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img height="152" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/182/4437/200/DSCF0131.jpg" width="202" align="right" vspace="5" /&gt;Tidak terasa, sudah lima jam lebih kita berada di museum. Rencana awal sebenarnya kita masih ingin ke &lt;a href="http://www.palaces.org/castles/Europe/Central_Europe/Germany/Nymphenburg.htm"&gt;Schloss Nymphenburg&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.olympiapark.de/"&gt;Olympiapark&lt;/a&gt; setelah check in dan istirahat sebentar. Ternyata anak-anak sudah teler berat, kasihan kalau dipaksakan. Akhirnya kita memilih istirahat, memulihkan tenaga untuk perjalanan besok pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Oiya, kalau ingin melihat Muenchen 360 Grad Stadtpanoramen di &lt;a href="http://www.stadtpanoramen.de/muenchen/indexnav.html"&gt;sini&lt;/a&gt;, bagus banget lho...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;-posting berikutnya, liburan hari kedua-&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111204167669896728?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111204167669896728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111204167669896728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/hallo-muenchen.html' title='Hallo Muenchen...'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111195902468806637</id><published>2005-03-27T20:30:00.000+02:00</published><updated>2005-04-03T12:29:50.646+02:00</updated><title type='text'>Liburan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sudah lama kita ingin jalan-jalan ke &lt;a href="http://www.muenchen.de/"&gt;München&lt;/a&gt; (mewakili Süddeutschland). Kebetulan liburan ini ada &lt;em&gt;angebot&lt;/em&gt; dari &lt;a href="http://www.bahn.de/"&gt;die Bahn&lt;/a&gt;, tawaran yang menarik dan cukup terjangkau untuk kantong mahasiswa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Segera mencari obyek yang akan dikunjungi dan menyusun jadwal perjalanan. Harus lengkap dan detil (termasuk waktu, bea transport, bea masuk kalau ada, lama kunjungan, dsb) agar efisien. Jangan dikira pekerjaan mudah. Meski semua bisa dicari lewat internet, ternyata memakan waktu berhari-hari juga lho.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sempat juga gonta-ganti jadwal. Pertama kita ingin pakai &lt;a href="http://www.nachtzugreise.de/"&gt;NZ&lt;/a&gt; (Nachtzug, kereta malam) biar sampai sana pagi dan bisa langsung jalan-jalan. Ternyata NZ Bremen-München tempatnya habis semua. Kemudian dialihkan, berangkat pagi pakai IC kemudian ICE. Ternyata di IC kita 'hanya' mendapat tempat di gerbong perokok. Waduh, bawa anak-anak nih... nggak mau ah! Cari-cari lagi alternatif lain. Alhamdulillah masih ada tempat, berangkat pakai IC tengah malam, kemudian ganti ICE jam lima pagi. He he... ngotot banget yah? Tapi pulangnya, München-Bremen, kita dapet NZ kok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Berangkat Liburan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Horeee, akhirnya datang juga saat yang ditunggu-tunggu. Dari Vechta kita berangkat Jumat malam dengan NWB yang terakhir. Hmm... FaFa masih &lt;em&gt;kemripik&lt;/em&gt; (maksudnya mengoceh dengan riang), bersemangat tinggi memulai perjalanan panjang ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai di Bremen HBF satu jam kemudian, tapi kita masih harus menunggu kereta berikutnya 3 jam lagi. Hu hu hu... lama sekali... (kan berangkatnya tengah malam). Jam sepuluh FaFa mulai rewel, ngantuk tapi merasa tidak nyaman tidur di ruang tunggu. Setengah jam kemudian satu persatu mulai klipuk, tidur selonjor di kursi yang kosong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Seperempat jam sebelum berangkat, FaFa dibangunkan. Mengumpulkan nyawa sebentar, kemudian jalan naik ke &lt;em&gt;gleiss&lt;/em&gt; 7. Tidurnya nanti bisa dilanjutkan lagi di kereta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Begitu sudah naik di kereta, lho... tempat kita kok ditempati orang? Kebetulan kita dapat tempat di ruangan kecil berpintu untuk 5 orang. Kita bangunin, kok dianya ngotot nggak mau pergi. Laaaah... malam-malam bikin perkara. Kasihan anak-anak, nggak bisa segera melanjutkan tidur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 177px; HEIGHT: 148px" height="114" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/DSCF0006.jpg" width="144" align="left" vspace="5" /&gt;Sepuluh menit kemudian kondektur datang untuk memeriksa ticket. Kita tunjukin &lt;em&gt;reservierungplatz&lt;/em&gt;-nya dan... hush-hush, setelah diusir kondektur baru deh mereka mau pergi...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;Gambar: FaFa Melanjutkan tidur di kereta&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;-posting berikutnya, liburan hari pertama-&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111195902468806637?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111195902468806637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111195902468806637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/liburan.html' title='Liburan'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111082789052650470</id><published>2005-03-14T15:48:00.000+01:00</published><updated>2005-03-15T11:21:13.353+01:00</updated><title type='text'>Schulferien</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Secara umum&lt;em&gt; Schulferien&lt;/em&gt; (liburan sekolah yang cukup panjang) di wilayah Niedersachsen ada 4 macam. &lt;em&gt;Osterferien&lt;/em&gt; (libur Paskah, 2 minggu) sekitar awal &lt;em&gt;Frühling (&lt;/em&gt;musim semi). &lt;em&gt;Sommerferien&lt;/em&gt; (liburan musim panas, 6 minggu) adalah liburan paling panjang, juga merupakan liburan akhir tahun pelajaran. &lt;em&gt;Herbsferien&lt;/em&gt; adalah libur musim gugur yang lamanya 2 minggu, serta &lt;em&gt;Weihnachtferien&lt;/em&gt; atau libur Natal dan tahun baru yang juga sekitar 2 minggu. Masih ditambah &lt;em&gt;Winterferien&lt;/em&gt; (libur musim dingin) sekitar akhir januari dan 'hanya' 2 hari. Banyak sekali ya liburan sekolahnya? Ini belum termasuk libur-libur tanggal merah lho...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kok khusus Niedersachsen? Ya, karena masing-masing &lt;em&gt;Bundesland&lt;/em&gt; (negara bagian, yang berjumlah 16 itu) bisa mempunyai jadwal dan jenis liburan yang berbeda-beda. Di beberapa &lt;em&gt;Bundesland&lt;/em&gt;, sekitar bulan Mei, masih ada &lt;em&gt;Pfingstferien&lt;/em&gt; selama 1 atau 2 minggu&lt;em&gt;.&lt;/em&gt; Biasanya di &lt;em&gt;Bundesland&lt;/em&gt; yang mayoritas penduduknya beragama Kristen. Bahkan ada kalanya suatu hari di satu &lt;i&gt;Bundesland&lt;/i&gt; libur, tapi di &lt;i&gt;Bundesland&lt;/i&gt; lain tidak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Beberapa liburan di &lt;em&gt;Bundesland&lt;/em&gt; bagian utara dimulai lebih awal dibanding bagian Selatan. Jadi kalau kita berniat berlibur di wilayah selatan sebaiknya di awal-awal liburan. Dengan pertimbangan daerah Selatan belum libur, jadi tempat rekreasi yang akan kita kunjungi tidak/belum penuh sesak. Juga sebaliknya, jika akan berlibur di wilayah Utara sebaiknya di akhir-akhir liburan karena pada saat itu sekolah-sekolah di sana sudah masuk kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Osterferien di Niedersachsen tahun ini berlangsung tanggal 21 Maret - 2 April. Sama seperti libur-libur sebelumnya, Fariz di sekolahnya mendapat selebaran yang berisi program mengisi liburan dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.gulfhaus.de/"&gt;Gulfhaus&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;. Bagi anak-anak yang berusia 6-12 tahun dan tidak punya rencana berlibur bersama orang tuanya, pilihan ini sangatlah menarik. Coba kita lihat apa saja program yang ditawarkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Osternester aus Hefeteig&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (membuat roti Paskah), untuk usia 6-10 tahun, biaya 1,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Stadtrally&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (rally untuk lebih mengenal kota Vechta), untuk usia 8-12 tahun, tanpa biaya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kerzen giessen&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (membuat lilin warna-warni dengan tema &lt;em&gt;Frühling&lt;/em&gt;), untuk usia 8-12 tahun, biaya 1,50 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ostereierwerkstatt&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (membuat telur Paskah), untuk usia 6-12 tahun, biaya 1,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hampelhasen basteln&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (membuat boneka kelinci dari kayu yang bisa digerak-gerakkan, sendinya disambung dengan tali), untuk umur 6-10 tahun, biaya 2,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Spielenacht&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (menginap untuk bermain bersama dengan menggunakan papan permainan seperti catur, monopoli dsb, besok paginya disediakan sarapan), untuk usia 8-12 tahun, biaya 3,00 €. Membawa Luftmatratze (tilam angin) dan Schlafsack (kantung tidur) sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Serviettentechnik&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (membuat berbagai dekorasi dengan tissue roti), untuk usia 8-12 tahun, biaya 2,50 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Playstation&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (bermain playstation), mulai usia 6 tahun, tanpa biaya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Spiegel mit Fimo-Rahmen&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (membuat bingkai cermin dari Fimo, semacam tanah liat dari bahan polymer), untuk usia 6-10 tahun, biaya 2,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pizza backen&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (membuat pizza), untuk usia 8-12 tahun, biaya 1,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Knette selbsgemacht&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (membuat lilin mainan/playdough sendiri), untuk usia 6-10 tahun, biaya 1,50 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Filmnacht&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (menonton beberapa film hingga malam hari), untuk usia 8-12 tahun, biaya 3,00 €. Disediakan sarapan untuk keesokan harinya. Juga disarankan untuk membawa Luftmatratze dan Schlafsack sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Frühlingblumentöpfe&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (menanam bunga dalam pot), untuk usia 6-10 tahun, biaya 3,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Actionspiele&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (bermain di sekitar Gulfhaus), mulai usia 6 tahun, tanpa biaya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;T-Shirt bemalen&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (memberi tulisan atau gambar di T-Shirt), untuk usia 8-12 tahun, biaya 1,00 €, T-Shirt bawa sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Muffins backen&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; (membuat kue muffin), untuk usia 6-10 tahun, biaya 1,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Beberapa kegiatan pernah kita praktekan di rumah. Dalam rangka mengisi liburan sekolah atau untuk kesibukan FaFa di akhir minggu. Tapi mungkin akan berbeda rasanya jika dilakukan bersama teman-teman lainnya. Mana murah lagi...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Selain program yang diselenggarakan di Gulfhaus, ada pula kegiatan yang dilakukan di tempat lain. Kita sebagai orang tua hanya tinggal mengantar dan menjemput kembali di Gulfhaus. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Berkunjung ke &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.schloss-dankern.de/"&gt;Dankern Schloss&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;, sebuah tempat seluas 200 hektar yang bernuansa alam untuk berlibur dan berpetualang di daerah Haren, Ems. Di sana selain tempat bermain juga kolam renang dengan berbagai macam bentuk luncuran. Untuk usia 8-12 tahun, biaya 10,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Seharian penuh berkunjung ke sebuah daerah pertanian. Untuk mengenal lebih dekat kehidupan di sana. Untuk usia 8-12 tahun, biaya 7,00 €.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Karena tempat terbatas, juga demi keamanan (baca: pengawasan) dan kenyamanan bersama, peserta dibatasi. Jika anak-anak kita berminat terhadap satu, dua, tiga atau semuanya harus segera mendaftar sebelum liburan tiba. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Seandainya saya masih dalam rentang usia itu, mungkin akan bersemangat mengikuti program-program liburan tersebut. Membayangkan dapat bertemu dan berkenalan dengan banyak teman, menambah pengetahuan, juga petualangan yang mengasikkan. Mmm... seandainya saja...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111082789052650470?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111082789052650470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111082789052650470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/schulferien.html' title='Schulferien'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111049227109154610</id><published>2005-03-10T19:22:00.000+01:00</published><updated>2005-03-11T00:00:05.103+01:00</updated><title type='text'>Disetrap Fariz</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sore ini saya memang berencana mengajak FaFa keluar jika cuaca cerah. Tujuan utama membeli celana untuk mereka berdua. Celana panjang Fariz sudah banyak yang congklang, sedangkan Faza entah bagaimana minggu ini sudah dua celana panjang yang &lt;em&gt;bolong&lt;/em&gt; &lt;em&gt;dengkul&lt;/em&gt;nya. Kebutuhan yang cukup mendesak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bertiga kita pergi ke Grossestrasse, salah satu tempat perbelanjaan di Vechta. Setelah mendapatkan pilihannya masing-masing, FaFa langsung minta pulang (seperti umumnya cowok, mereka paling males diajak jalan keluar masuk toko).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="WIDTH: 241px; HEIGHT: 190px" height="183" hspace="3" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/DSCF00671.jpg" width="244" align="left" vspace="3" /&gt;Ketika mengambil sepeda, saya sempat bertanya pada Fariz route pulangnya. Dia bilang, "Cari jalan lain aja Buk, beda dengan tadi...". "Oke, kita ambil jalan lurus ya?". Dan dia pun sepertinya setuju.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Separo jalan, Faza sudah tertidur di becak. Justru Fariz mulai kak-kok kak-kok, protes kenapa tidak belok di depan&lt;em&gt; Spielzeugladen&lt;/em&gt;. Lho, gimana sih? Tadi katanya setuju ambil jalan lurus. Saya coba untuk cuek sambil meneruskan perjalanan. Waduh, makin pusing saya dengan nge-rap-nya itu (Fariz itu cepet sekali kalau ngomong Jerman. Saya baru mikir kalimat pertama, dia sudah selesai tiga kalimat. Duh...).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sekitar 100 meter sebelum sampai rumah, saya hentikan sepeda. Fariz juga ikut berhenti. Bla... bla... bla... bla... sama-sama saling mempertahankan pendapat. Saya bertahan pada persetujuan awal, sedang Fariz bertahan bahwa saya tidak mendengar(kan) ketika dia minta belok. Akhirnya, "Oke, kita balik lagi... Kamu di depan, terserah mau jalan kemana". Saya pikir, nggak papalah masih sore ini. Sekalian menyalurkan energi *).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Eh... bener deh, dia balik lagi. Dan bener-bener balik ke Grossestrasse lagi. Wow, gile beneeeer.... Alhasil, perjalanan pulang dari membeli celana itu memakan waktu sekitar 4 x 15 menit. Ha ha ha... pegel juga lho...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Begitu sampai rumah, sambil nyengir dia bilang, "&lt;em&gt;Anstrengend ne?"&lt;/em&gt; (melelahkan ya?). "Ah, nggaaak... nggaaaaak...." tapi jawabnya sambil gondok... hi hi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;*) Karena musim dan cuaca, tidak setiap hari anak-anak bisa bergerak/bermain di luar rumah. Jika kurang gerak, malam hari mereka seperti kelebihan energi. Gedebak-gedebuk tidak karuan, g&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;aduh dan berisik sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111049227109154610?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111049227109154610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111049227109154610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/disetrap-fariz.html' title='Disetrap Fariz'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-111001331792068614</id><published>2005-03-04T21:52:00.000+01:00</published><updated>2005-03-10T12:26:23.740+01:00</updated><title type='text'>Tiga Hari ini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Saljuuuuu.....&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Rabu pagi, bangun tidur, membuka korden... Haaaahh, saljunya tebal sekali...?! Dari kemaren sore memang hujan salju, tapi tidak &lt;em&gt;tlepok-tlepok&lt;/em&gt; seperti biasanya, cuma rintik-rintik aja. Ternyata sampai pagi bisa ngumpul jadi tebal begitu ya...? Iseng-iseng diukur, tebalnya sekitar 10 cm.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img height="183" hspace="3" src="http://image26.webshots.com/27/7/44/68/288374468UkvDqp_ph.jpg" width="226" align="right" vspace="3" /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sampai saatnya harus mengantar anak-anak sekolah (suBapak mengantar Fariz, suIbuk mengantar Faza) masih tetep 'gerimis' salju. Baru di sini deh, ngerasain yang namanya kelilipan salju... dingin di mata he he... Karena masih pagi, jalan-jalan belum semuanya selesai dibersihkan. Di sebagian jalan salju masih tebal dan sulit sekali dilalui sepeda. Kebetulan sekolahnya Fariz dekat, jalan 5 menit juga sampai. Saat mengantar Faza benar-benar perjuangan. Sepeda sama sekali tidak bisa dinaiki, harus dituntun. Itupun sambil terpeleset-pelesat. Hi hi hi... Faza dari dalam becak malah ketawa terus (yeee, ini kepeleset beneran Za...).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Seharian belum juga reda, bahkan sampai malam masih terus saja. Salju... salju... dan saljuuu terus... turun tak henti-hentinya dari langit. Kepingnya kecil-kecil tapi buanyaaak sekali... Anak-anak dengan berat hati patuh untuk tidak terlalu lama bermain di luar. Besok lagi ya, kalau sudah reda dan ada matahari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kamis pagi rupanya tumpukan salju makin tebal, 15 cm. Alamat menuntun sepeda sampai &lt;em&gt;Kindergarten&lt;/em&gt; lagi nih. Mungkin lebih enak pakai &lt;em&gt;Schlitten&lt;/em&gt; ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Hari ini FaFa bisa bermain salju sampai puas. Sepulang sekolah 'hujan'nya sudah reda dan matahari juga berbaik hati menampakkan sinarnya. Barangkali kalau tidak dipanggil anak-anak akan betah ya terus-menerus berada diluar sampai malam?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Minus Lima Belas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img height="183" hspace="3" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/DSCF00021.jpg" width="226" align="left" vspace="3" /&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jumat pagi, langit berwarna biru cerah. Ramah sekali menyambut datangnya matahari. Di bawah sana, tebaran salju tampak indah berkilauan. Kerlap-kerlip memantulkan cahaya. Hai, lihat... embun di ranting-ranting pohon itu membeku. Sungguh memukau... sampai akhirnya tersadar akan datangnya suara, "Buk... Ibuk... &lt;em&gt;frühstück&lt;/em&gt; (sarapan)-nya mana?".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Saatnya berangkat sekolah. Membuka pintu dan brrr... duinginnya bukan main, sangat menyengat. Suhu pagi itu -15°C. Ada salju, suhu minus, tapi kenapa tidak hitam-putih seperti kemarin ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sepulang sekolah Fariz sempat jengkel karena tidak diijinkan untuk bermain salju. Tentu saja, suhunya masih terlalu rendah. Dengan suhu serendah itu, jika kulit kita terkena salju akan terasa sangat sakit. Anak-anak cenderung untuk bermain &lt;em&gt;Schneeballschlacht &lt;/em&gt;(lempar-lemparan salju). Jika serpihan salju itu terkena kulit (muka atau masuk ke tengkuk) akan terasa sakit sekali. Saking dinginnya, rasanya mungkin kebalikan dari terbakar. Muka dan bibir juga harus diberi pelembab ekstra agar tidak kencang dan perih. Setelah jam tiga, ijin baru turun. Suhu sudah lumayan, -3°C. Ibuk mau ikut juga ah... Tapi satu jam saja ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Berita Duka&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Innalillaahi wa inna illaihi roji'un. Mbah Istijanah Moehadi Ambar (Mbah Putrinya suBapak atau Mbah Buyutnya FaFa) hari ini, Jumat 4 Maret 2005 pk 13.30 WIB meninggal dunia. Akan langsung dimakamkan hari ini juga di nDurenan, Temanggung. Semoga arwah beliau mendapat tempat yang paling indah di sisi-Nya, amien.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-111001331792068614?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111001331792068614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/111001331792068614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/tiga-hari-ini.html' title='Tiga Hari ini'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110984395982136314</id><published>2005-03-02T10:32:00.000+01:00</published><updated>2005-03-03T12:52:39.566+01:00</updated><title type='text'>Nur Bapak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Jika tiba saatnya untuk tidur malam, Fariz dan Faza kadang-kadang melakukan kerjasama untuk mengatasi kantuk. Yang bermainlah, yang loncat-loncat kasurlah, yang kejar-kejaranlah... banyak cara untuk menghilangkan rasa kantuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Selanjutnya akan ada peringatan untuk segera tidur. Begitu kamar dibuka (tanpa kata-kata), mereka cepat-cepat masuk selimut dan pura-pura tidur. Mata dipejamkan, berusaha tidak bergerak sama sekali. Beberapa saat kemudian mulai mengintip dari balik selimut, masih ada Ibuk tidak? Kalau masih ada, mereka cekikikan sebentar kemudian pura-pura tidur lagi. Sampai kemudian tidur betulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Suatu saat, Bapak yang masuk kamar. Mereka berdua langsung gedubrak-gedubruk cepat-cepat masuk selimut. Beberapa saat kemudian mulai mengintip, ujarnya, "Ooo... &lt;em&gt;nur &lt;/em&gt;Bapak" (ooo... cuma Bapak). Fyuh, lega... ternyata bukan Ibuk...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110984395982136314?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110984395982136314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110984395982136314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/nur-bapak.html' title='Nur Bapak'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110971754741513629</id><published>2005-03-01T22:39:00.000+01:00</published><updated>2005-03-02T09:59:09.263+01:00</updated><title type='text'>Awal Maret</title><content type='html'>&lt;img style="WIDTH: 95px; HEIGHT: 95px" height="1" hspace="5" src="http://simplyuniquebaskets.com/images/Pink%20Spring%20Flower%20Basket%20and%20Bear8.JPG" width="144" align="left" vspace="20" /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Awal Maret selalu mengingatkanku pada ulang tahun beruntun orang-orang yang pernah dan masih dekat di hati... Selamat berbahagia sahabatku, semoga hanya yang terbaiklah yang kalian dapatkan di hari ini, juga di hari yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sungguh, aku sangat merindukan kalian...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;2 Maret&lt;/strong&gt;. Kau, masih ingatkah saat-saat itu? Saat kita sering pulang larut malam dari satu turnamen ke turnamen catur lainnya. Begitu gagah berani kita dulu membelah malam. Jam 11 malam, jam 12 malam bahkan pernah lebih larut lagi. Pulang dari jalan Trikora, pulang dari Ngasem bahkan pernah juga dari Babarsari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dan barangkali kau masih ingat ketika lewat tengah malam kita lapar berat, kemudian beli sate madura yang kebetulan lewat (untung muka penjualnya tidak 'rata' ya? hiii...). Atau saat liburan ke Kediri, jalan-jalan sampai Malang... Juga rumahmu, yang di ruang manapun selalu ada papan catur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;3 Maret&lt;/strong&gt;. Sudah lama kulewatkan tanggal ini. Tanpa kabar, tanpa berita. Kau tidak pernah kutemukan lagi. Aku selalu terkenang akan keceriaanmu. Di rumahmu, di jalan Menur, di Parangtritis... Setia ya motormu yang antik itu? Hhh... di manakah kau berada kini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;4 Maret&lt;/strong&gt;. Tahun ini adalah tahun kedua usia kepala tiga. Masih ingatkah ketika kita dulu suka lembur hingga pagi hanya untuk 'bicara'. Kulakan di Malioboro dari ujung utara sampai ujung selatan, kemudian balik sampai ujung utara lagi. Atau saat pernikahanmu yang tak bisa kusaksikan itu. Aku merasa kehilangan sesuatu. Tapi tahun ini adalah tahun bahagiamu... kudoakan, semoga menjadi ibu yang baik bagi anakmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img class="phostImg" style="WIDTH: 174px; HEIGHT: 121px" height="155" src="http://simplyuniquebaskets.com/images/Pink%20Flower%20Basket7.JPG" width="224" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Foto von&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt; &lt;a href="http://simplyuniquebaskets.com/images/"&gt;hier&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110971754741513629?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110971754741513629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110971754741513629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/03/awal-maret.html' title='Awal Maret'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110961135173482538</id><published>2005-02-28T17:03:00.000+01:00</published><updated>2005-03-01T20:38:26.856+01:00</updated><title type='text'>Winter Hitam-Putih</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Winter tahun ini memang membingungkan. Berdasarkan kalender, winter akan berlangsung dari tanggal 21 Desember sampai dengan 19 maret. Tapi di dua bulan pertamanya belum terasa benar winternya. Suhu bukannya makin turun tapi malah cenderung hangat. Karena suhunya yang hangat itu bunga-bunga liar di sela-sela rumput mulai tumbuh. Ada ungu, kuning, putih... Orang-orang bilang &lt;em&gt;Frühling im Winter&lt;/em&gt;... he he...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 158px; HEIGHT: 124px" height="114" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/200/DSCF0060.jpg" width="144" align="left" vspace="5" /&gt;Winter tahun ini diwarnai cukup banyak kejadian. Selain salju dan &lt;em&gt;Glatteis&lt;/em&gt; (lapisan es di atas jalan) yang mengakibatkan banyak kecelakaan kendaraan bermotor, juga diwarnai dengan &lt;em&gt;Sturm&lt;/em&gt;, badai dengan kecepatan angin sampai 120 km/jam. Ngeri bener deh denger suaranya... ngebayangin kalau angin ini lewat di Indonesia, apa atap/genteng rumah nggak terbang semua?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dan yang paling mengganggu adalah wabah flu yang melanda hampir di seluruh Jerman. Padahal di Indonesia, orang kena flu itu biasa. Di sini virus itu bisa mematikan, tapi kalau yang kena kita-kita ini ya biasa aja tuh. Rasanya sama aja seperti kalau pas lagi kena flu di Indonesia. Cuma bedanya, jika kena flu di sini waktunya lebih lama. Seminggu penuh &lt;em&gt;klipuk&lt;/em&gt;, seminggu berikutnya mulai membaik tapi masih batuk dan pilek berat, kemudian minggu ketiganya baru mengarah ke sehat. Kena flu di sini betul-betul membutuhkan kesabaran yang tinggi. Dan flu seperti itulah yang di dapat su-Bapak, tahan lama he he... Kita-kita yang lain sih sudah dapet, tapi nggak separah itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="WIDTH: 160px; HEIGHT: 123px" height="114" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/DSCF0035.jpg" width="144" align="right" vspace="5" /&gt;Masuk bulan Februari, suhu mulai turun tapi masih belum juga turun salju, kita sudah berpikiran "Yaaa.... tahun ini kita tidak ketemu salju nih...". Rasanya agak kecewa, winter terakhir tapi kok tidak ketemu salju sama sekali. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya oh, akhirnya... pertengahan Februari turun salju... horreee...!! Seminggu penuh dapat kita hirup kembali udara segarnya yang khas. FaFa cukup puas bermain salju, meski tidak bisa membuat &lt;em&gt;Schneemann&lt;/em&gt; seperti tahun lalu. Saljunya masih kurang banyak sih... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Akhir Februari semakin sering turun salju dan suhu pun semakin turun. Kabarnya di Jerman Selatan suhu minimum sampai -20°C. Wih, dinginnya seperti apa itu ya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 145px; HEIGHT: 118px" height="114" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/DSCF0098.jpg" width="144" align="left" vspace="5" /&gt;Salju terindah terlihat hari Jumat minggu terakhir bulan ini. Tipis saja, tapi membuat dunia seperti kehilangan warna. Tidak ada warna lain selain hitam dan putih. Meski tahun-tahun sebelumnya sudah pernah mengalam&lt;img style="WIDTH: 159px; HEIGHT: 117px" height="114" hspace="5" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/DSCF0108.jpg" width="144" align="right" vspace="5" /&gt;i, tapi masih tetap terkagum-kagum juga... Luar biasa indahnya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Menjelang siang cuaca semakin cerah, matahari mulai melelehkan beberapa salju yang menempel di dahan dan ranting pohon. Perlahan-lahan... sedikit demi sedikit... dunia kembali berwarna...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110961135173482538?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110961135173482538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110961135173482538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/02/winter-hitam-putih.html' title='Winter Hitam-Putih'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110954316425383524</id><published>2005-02-27T23:16:00.000+01:00</published><updated>2005-02-28T15:30:17.180+01:00</updated><title type='text'>Vechta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sudah pernah mendengar nama kota Vechta di Jerman?&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.vechta.de/"&gt;Vechta&lt;/a&gt; adalah sebuah kota kecil dengan luas daerah 87.79 km2 di wilayah &lt;a href="http://www.niedersachsen.de/"&gt;Niedersachsen&lt;/a&gt; yang terletak di antara &lt;a href="http://www.bremen.de/"&gt;Bremen&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.osnabrueck.de/"&gt;Osnabrück&lt;/a&gt;. Dari data yang tercatat pada 31.12.2003 jumlah penduduknya 29.335 jiwa dan sekitar 9,72%-nya adalah &lt;em&gt;Ausländer&lt;/em&gt; (orang asing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/letak%20vechta.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/letak%20vechta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari peta di atas tampak bahwa Vechta sangat dekat dengan &lt;em&gt;Autobahn A1&lt;/em&gt; (jalan raya utama kelas A1) yang menghubungkan 3 kota besar yaitu Oldenburg, Bremen dan Osnabrück. Tetapi kota ini berkembang lebih pesat sejak dilewati kereta antar kota &lt;a href="http://www.nordwestbahn.de/"&gt;Nordwestbahn (NWB)&lt;/a&gt; yang melayani jalur Bremen - Osnabrück. Jika pada awal operasinya pada tahun 1998 hanya 2 kali sehari, saat ini hampir setiap jam ada. Dari jam 4 pagi hingga hampir jam 12 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Vechta tidak ada&lt;em&gt; Strassenbahn&lt;/em&gt; (trem) atau Bus untuk angkutan umum dalam kota. Karena kita tidak mempunyai mobil, maka untuk perpanjangan kaki kita menggunakan sepeda. Di segala musim dan segala cuaca tetap bersepeda... hidup sepeda!!&lt;br /&gt;Musim gugur kemarin ada uji coba angkutan umum dalam kota dengan menggunakan bus kecil. Agaknya sambutan dan minat masyarakat cukup baik, sehingga akan direalisasikan mulai awal tahun 2006 (sayang, saat itu kita sudah pulang ke Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk kota pada umumnya sangat ramah, juga terhadap orang asing. Tidak jarang kita saling bertegur sapa jika bertemu di jalan meskipun tidak saling kenal. Keramahan yang mungkin sudah jarang dijumpai di kota-kota besar di Jerman, bahkan mungkin juga di Indonesia. Ada beberapa kejadian yang sangat berkesan tentang keramahan mereka. Dari nenek-nenek ramah yang mengajak ngobrol panjang lebar sambil mengelus-elus pundak, sampai seorang bapak-bapak pengendara mobil yang bersusah payah mencoba mencegatku (saat itu di becak ada Faza) hanya untuk menanyakan apakah boneka yang jatuh di belakang tadi tadi punya Faza. Kok ya sempat-sempatnya gitu lho... Emang sih, biasanya anak kecil di sini punya &lt;em&gt;Kuscheltiere&lt;/em&gt;/boneka kesayangan. Jika sampai hilang bisa celaka… akan rewel dan tidak bisa tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, kita cukup kerasan tinggal di Vechta. Kota kecil yang tenang dan ramah. Kota kecil yang sering dijadikan tempat liburan teman-teman yang tinggal di kota besar. Berlibur di desa katanya...&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110954316425383524?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110954316425383524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110954316425383524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/02/vechta.html' title='Vechta'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110946415216316995</id><published>2005-02-27T00:28:00.000+01:00</published><updated>2005-03-01T13:19:33.613+01:00</updated><title type='text'>Penumpang Becakku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Becak...?! Untuk apa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ya, k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;ita punya sebuah becak yang disambungkan ke sepeda, di sini disebut &lt;em&gt;Kinderfahrradanhänger&lt;/em&gt;. Fungsi sebenarnya dari becak itu adalah untuk mengangkut anak-anak. Bisa untuk mengangkut 2 orang anak (ada sabuk pengamannya pula), dengan batas beban maksimum 35 kg. Lebih aman dan nyaman jika dibandingkan memboncengkan langsung di belakang sepeda dengan menggunakan &lt;em&gt;Fahrradkindersitz&lt;/em&gt;. Aman karena lebih stabil. Jika kita terjatuh, terutama jika jalanan licin karena salju, penumpang becak akan tetap duduk manis di dalamnya. Nyaman karena jika hujan tidak basah, jika angin kencang tutup becak bisa ditutup rapat dan jika panas tutup depan bisa dibuka (dibuka setengah atau dibuka penuh). Dan jika si penumpang tertidur dia akan tetap dalam posisi yang aman juga nyaman. Kadang suka ngeri membayangkan seandainya sedang memboncengkan anak di boncengan sepeda, lalu tiba-tiba terpeleset dan jatuh... Kita sebagai pengendara mungkin masih bisa loncat tapi yang diboncengkan bagaimana, apa tidak terbanting? Hiii... semoga jangan deh!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sering kali muncul pertanyaan dari beberapa orang teman, berat tidak sih menarik becak itu? Jawabannya tidak sama sekali. Justru lebih ringan dibandingkan dengan memboncengkan seorang anak di bocengan sepeda. Ringan karena kelembamannya tinggi, setelah kayuhan pertama hampir tidak terasa kalau sebenarnya sedang 'narik becak'. Pada umumnya rangka terbuat dari aluminium yang ringan dan tutup dari bahan nylon yang kuat dan kedap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Penumpang utama becakku adalah Faza. Tugas hariannya adalah untuk antar jemput ke &lt;em&gt;Kindergarten&lt;/em&gt;. Istimewa, karena penumpang yang satu ini punya kekuasaan penuh untuk menentukan siapa yang akan menarik becak yang akan dinaikinya. Masalah kadang timbul pada saat menjemput. Teman sekelasnya kadang berebutan ingin ikut naik becak sampai ke tempat parkir mobil mereka. Karena becak ini hanya bisa menambah muatan satu orang saja, siapa cepat dialah yang dapat. Tapi karena teman dekat Faza adalah Vincent, maka Vincent-lah yang lebih sering memenangkan perebutan itu. Curang ya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0020.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0020.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;Faza dan Vincent di becak&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Fungsi kedua dari becak ini adalah untuk belanja. Pergi belanja sendiri pun bisa membeli dan membawa banyak barang, di bagian depan juga di bagian belakang (ada semacam bagasi kecil di belakang tempat duduk). Milsalnya belanja susu, S&lt;em&gt;aft (juice)&lt;/em&gt;, minyak goreng, beras dan yang berat-berat lainnya. Belanja satu kali untuk satu minggu tentu lebih irit jika dibandingkan belanja setiap dua atau tiga hari sekali bukan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0139.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0139.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;Becaknya penuh barang belanjaan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Acara belanja mingguan ini biasanya dilakukan pada hari Jumat, setelah mengantar Faza ke &lt;em&gt;Kindergarten&lt;/em&gt;. Pertama tidak mengurangi jatah muatan belanjaan, kedua tidak menambah anggaran jajan (tidak ada yang ini-itu) dan ketiga akhir minggu bisa dipakai untuk santai di rumah. &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110946415216316995?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110946415216316995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110946415216316995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/02/penumpang-becakku.html' title='Penumpang Becakku'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110917057980166996</id><published>2005-02-23T15:56:00.000+01:00</published><updated>2005-02-28T17:01:39.370+01:00</updated><title type='text'>Terang Bulan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Terang bulan yang tampak dari jendela ruang tengah. Sang bulan tidak akan pernah terlihat naik lebih tinggi lagi, dia hanya akan begeser ke kanan. Dan seterusnya, hingga kemudian tenggelam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0003.jpg"&gt;&lt;img class="phostImg" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/DSCF0003.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Bulan itu terbit dari balik apartemen sebelah&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110917057980166996?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110917057980166996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110917057980166996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/02/terang-bulan.html' title='Terang Bulan'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110910262805277094</id><published>2005-02-22T21:03:00.000+01:00</published><updated>2005-02-27T01:42:54.400+01:00</updated><title type='text'>Faza Vorsorge</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Akhirnya Faza dapat termin untuk &lt;em&gt;Vorsorge&lt;/em&gt; (di kamus sih artinya tindakan/persiapan untuk masa depan; tindakan pencegahan/penjagaan) hari Jumat sore kemaren, setelah mundur 2 minggu karena &lt;em&gt;Kinderarzt-&lt;/em&gt;nya sakit. Iya nih, di Jerman lagi wabah &lt;em&gt;Grippe (influenza)&lt;/em&gt;. Kali Frau Mattauschowitz juga kena Grippe nih, termin pasiennya jadi mundur semua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Setelah dipanggil, Faza masuk ke ruangan khusus untuk Vorsorge. Pertama disuruh buka sweater sendiri, trus sepatu, lalu celana panjang dan terakhir kaos lengan panjangnya. Kita yang melihat Faza buka baju sendiri sampai terpingkal-pingkal deh. Yang paling sulit adalah ketika melepas kaos lengan panjangnya itu. Tangan disilangkan sambil memegang bagian bawah kaos, kemudian diangkat keatas sambil menarik kaos itu keluar dari badan. Nah, pada saat sudah keangkat kan mukanya udah ketutup tuh... dia sampai hilang kontrol, &lt;em&gt;ungkak-ungkek&lt;/em&gt;, sampai nabrak-nabrak tembok juga. Dan akhirnya bisa berhasil dengan sukses... hoorreeeee.... Terakhir tinggal pakai kaos singet dan &lt;em&gt;kathok buntet&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Strumpfhose&lt;/em&gt;) doang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Berikutnya menimbang berat badan (19,2 kg) dan mengukur tinggi badan (107 cm). Kemudian disuruh kembali memakai baju dan sepatunya lagi. Biar cepet boleh dibantu Ibuk. Pada saat melakukan test mata, kayaknya mata kanannya agak kurang awas deh... (waduuuh, anaknya Bu Pipin semua nih... berkacamata). Dan pas tes kuping dia suka bingung dengan arah datangnya suara, di telinga kiri atau kanan. Kali karena sedang pilek ya, jadi pendengarannya ikut terganggu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kemudian diberi kertas, disuruh membuat lingkaran, tanda plus, dan segiempat. Kertas dibalik, kemudian disuruh menggambar orang. Asik dia menggambar orang... lho, tapi itu kok matanya cuma satu? Sudah cuma satu, besar lagi... mana letakknya di tengah-tengah. Sempet adu pendapat dengan perawatnya, akhirnya Faza mengalah dan bilang gini, "Ya udah, matanya ditambah satu lagi... tapi kecil aja ya?!". Lalu Faza menambahkan satu mata lagi, keciiiil sekali. Ha ha ha...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Setelah disuruh pipis (diperiksa juga sampel pipisnya), kita langsung masuk ke kamar periksa untuk diperiksa Dokter. Waktu dokternya melihat gambar orangnya Faza komentarnya, "Anak ini suka melucu ya?". Hasil pemeriksaan badan semuanya baik, cuma agak pilek aja. Dan kayaknya dia perlu therapy bicara karena nggak bisa mengucapkan '&lt;em&gt;sch&lt;/em&gt;' (walah, di Indo mah nggak penting nggak bisa bilang '&lt;em&gt;sch'&lt;/em&gt;). Hasil pemeriksaan telinga dengan alat diketahui bahwa telinga kirinya agak basah. Tapi hasil USG organ dalamnya oke, bagus. Dan mejelang pulang kita dikasih sekaligus 3 lembar &lt;em&gt;med. überweisung&lt;/em&gt; (surat pengantar untuk ke dokter lain). Satu untuk test kuping, satu untuk periksa mata dan satu lagi untuk therapy bicara. Kayaknya yang terakhir ini perlu telpon asuransinya deh, ntar diganti atau tidak. Kalau nggak diganti ya mendingan nggak usah aja, toh di Indo juga nggak terlalu berpengaruh penting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Keluar dari tempat praktek, kita langsung cari termin ke dokter mata. Yaaa... sudah tutup. Ternyata kalau hari Jumat cuma praktek sampai tengah hari doang. Habis itu kita ke dokter gigi, cari termin untuk Fariz. Lho... tempatnya pindah. Tapi tutup juga. Lupa kalau hari Jumat praktek dokter biasanya tutup jam 5 sore. Ya udah, pulang aja kalau gitu... Udah kedinginan juga sih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Hobby Faza&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Faza punya hobby bastel, alias prakarya. Tidak bisa melihat barang bekas nganggur. Entah itu kertas, kotak kardus/karton bekas, ranting kayu, daun, bunga, biji-bijian keras bahkan juga batu, semua akan dia kumpulkan. Kalau ditanya untuk apa, pasti jawabnya, "Aku mau bikin bastel". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Salah satu hasil karya yang dia banggakan berjudul WUTAH atau tumpah. Faza mencoba menggambarkan bagaimana jika segelas kopi tumpah (mungkin dalam bayangan dia, orang lain pun akan seperti dia memakai sedotan jika minumannya masih panas). Cukup bagus dan detil dia dalam menuangkan imajinasinya. Misalnya sapuan warna hitam di gelas yang menggambarkan sisa kopi yang tertinggal. Atau sedotan yang ditempel agak keatas, tidak menempel dasar gelas, yang menggambarkan barang yang terlempar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 305px; HEIGHT: 228px" height="136" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/320/bastelfaza.jpg" width="183" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;Faza dengan hasil karya kebanggaannya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi Faza sekarang punya keasyikan baru, dengerin lagu pakai headphone. Betah banget, sampai 2 jam juga kuat dia di depan komputer. Sambil bolak-balik dia klak-klik sendiri mengganti lagu yang pengen didengar sambil melihat video klipnya. Tuh liat aja gayanya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/640/Headphone5.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #aaaaaa 1px solid; BORDER-TOP: #aaaaaa 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #aaaaaa 1px solid; WIDTH: 308px; BORDER-BOTTOM: #aaaaaa 1px solid; HEIGHT: 231px" height="133" src="http://photos1.blogger.com/img/62/3706/200/Headphone5.jpg" width="180" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;Faza baru dengerin lagu apa? Asik banget....&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000000;"&gt;Sudah dulu ya Za dengerin lagunya... anak kecil nggak boleh lama-lama di depan komputer. Nggak baik. Nggak sehat. Gantian Ibuk ya... (yeee!! he he he..)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110910262805277094?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110910262805277094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110910262805277094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/02/faza-vorsorge.html' title='Faza Vorsorge'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10916859.post-110897977427690940</id><published>2005-02-18T10:21:00.000+01:00</published><updated>2005-02-26T20:19:09.016+01:00</updated><title type='text'>kok kecil ya...?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kamis kemarin, pulang dari mengantar Faza ke Kindergarten, seperti biasa langsung masuk kamar anak-anak. Buka-buka jendela (mumpung yang punya kamar lagi sekolah), beres-beres dan bersih-bersih. Lho, itu kok Federmappe (kotak alat tulis)-nya Fariz masih di meja? Lho, itu buku PR Mathe-nya juga ketinggalan? Langsung deh, pakai jaket lagi, pakai sepatu (biar cepet pakai sepatu kets ajah), trus ngebut, &lt;em&gt;ngonthel&lt;/em&gt; ke sekolahnya Fariz.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Sampai di sana pk. 08.45 pas pergantian jam pelajaran kedua. Sewaktu jalan ke arah kelasnya Fariz, barengan dengan 2 orang cewek (sepertinya anak kelas 4 deh) yang akan pindah ke ruangan lain. Kedua cewek itu sempat memberikan senyum. Setelah kubalas senyum salah satu dari cewek itu bertanya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;+ &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bist du neu?&lt;/strong&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;(Kamu baru yah?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;- Emm... nein. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;(emm, tidak) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Karena terburu-buru aku tinggal aja dua cewek itu. Begitu dia tahu kalau aku menuju ke ruang kelas 2 dia berkata lagi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;+ &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ooh... sie ist eine Mutter...&lt;/strong&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;em&gt;(ooh... dia itu ibu-ibu...) &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;+ So klein wie ich...&lt;/strong&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;(sama kecilnya seperti aku...).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- (Waaaks?!)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Kali bener ya, memang tinggiku yang 'hanya' 156 cm ini sepantaran dengan anak SD. Ini adalah kali kedua aku dianggap anak-anak. Beberapa minggu yang lalu waktu ke Bibliothek, petugas perpusnya waktu menanyakan nomor kartu menyapaku dengan 'du' (kamu). Setelah beberapa saat dia minta maaf, karena dikiranya aku sama seperti sebelahku (cewek seumuran anak SMP deh). Hi hi...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10916859-110897977427690940?l=farizfaza.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110897977427690940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10916859/posts/default/110897977427690940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://farizfaza.blogspot.com/2005/02/kok-kecil-ya.html' title='kok kecil ya...?'/><author><name>Pipin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07878356922905003679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_h51toU-G8tA/S0YMN4knivI/AAAAAAAAACA/6pkE_QRILMA/S220/DSC00687.JPG'/></author></entry></feed>
